June 19, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA UTAMA

Wamendiktisaintek Prof Fauzan Bakal Buka Bank Sampah SWSC dan Orasi Ilmiah di Wisuda Ke-88 Unismuh

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof Dr Fauzan MPd, dijadwalkan menghadiri Wisuda Ke-88 Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar), Sabtu, 20 Juni 2026, di Balai Sidang Muktamar, Kampus Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Makassar.

Dalam agenda tersebut, Prof Fauzan dijadwalkan menyampaikan orasi ilmiah sekaligus membuka pengoperasian Bank Sampah Sustainable Waste Solutions Center (SWSC) Unismuh Makassar. Kehadiran Wamendiktisaintek menjadi bagian penting dari rangkaian Wisuda Ke-88 yang tidak hanya berisi prosesi akademik, tetapi juga penegasan komitmen Unismuh dalam membangun kampus hijau, berkelanjutan, dan berdampak.

Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof Andi Sukri Syamsuri, yang akrab disapa Prof Andis, mengatakan kehadiran Wamendiktisaintek menjadi kehormatan bagi Unismuh Makassar. Menurutnya, kehadiran Prof Fauzan tidak hanya memberi penguatan pada momentum wisuda, tetapi juga menunjukkan perhatian pemerintah terhadap transformasi pendidikan tinggi, penguatan mutu, dan inovasi kampus di kawasan timur Indonesia.

“Insyaallah, Wisuda Ke-88 Unismuh Makassar akan dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof Dr Fauzan MPd. Beliau dijadwalkan menyampaikan orasi ilmiah sekaligus membuka Bank Sampah SWSC Unismuh Makassar,” ujar Prof Andis.

Jumlah Wisudawan

Ketua Panitia Wisuda 88 Unismuh, Prof Munirah menambahkan, Wisuda Ke-88 akan diikuti 1.411 lulusan dari sembilan fakultas dan program pascasarjana. “Dari jumlah tersebut, sebanyak 366 lulusan laki-laki dan 1.045 lulusan perempuan,” tambah Prof Munirah.

Para lulusan tersebut terdiri atas Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 255 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 404 orang, Fakultas Agama Islam (FAI) 280 orang, Fakultas Teknik 48 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 99 orang, Fakultas Pertanian 68 orang, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) 153 orang, Fakultas Hukum 3 orang, dan Pascasarjana 101 orang.

Menurut Prof Munirah, wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga bentuk pertanggungjawaban akademik universitas kepada masyarakat. Melalui wisuda, Unismuh menyerahkan lulusan yang telah melalui proses pendidikan, pembinaan akademik, penguatan karakter, dan pendampingan kelembagaan agar dapat berkontribusi di tengah masyarakat.

“Wisuda adalah momentum pertanggungjawaban akademik. Di dalamnya ada amanah ilmu, ada doa orang tua, ada kerja keras mahasiswa, dan ada tanggung jawab kampus untuk melahirkan lulusan yang bermanfaat,” ujarnya.

Spirit I-GIFt

Sementara itu, Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Dr Ihyani Malik menegaskan bahwa Unismuh bergerak dalam kerangka transformasi I-GIFt, yakni Integrated, Green, Islamic, and Futuristic. Dalam kerangka tersebut, aspek Green diwujudkan melalui langkah konkret membangun budaya kampus hijau, salah satunya melalui penguatan SWSC dan Bank Sampah Unismuh.

Ihyani mengatakan Bank Sampah SWSC merupakan bagian dari ikhtiar Unismuh membangun tata kelola kampus yang tidak hanya tertib secara administrasi, tetapi juga bertanggung jawab secara ekologis. Menurutnya, kampus harus hadir sebagai ruang edukasi yang membentuk perilaku sivitas akademika dalam mengelola sampah dari sumbernya.

“Bank Sampah ini bukan sekadar tempat menampung sampah. Ia adalah instrumen edukasi, perubahan budaya, dan penguatan tata kelola lingkungan kampus. Kita ingin warga kampus terbiasa memilah, mengumpulkan, menimbang, mencatat, dan melihat sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai,” ujar Ihyani.

Ihyani menjelaskan, SWSC telah dikembangkan sebagai pusat pengelolaan sampah berkelanjutan di lingkungan Unismuh. Program ini mencakup pemilahan sampah dari sumbernya, penguatan bank sampah, pengurangan plastik sekali pakai, pengolahan sampah organik melalui komposter dan maggot, serta pengembangan produk kreatif dari sampah anorganik. Melalui sistem tersebut, sampah tidak lagi dipahami sebagai beban akhir, tetapi bagian dari ekonomi sirkular yang dapat memberi manfaat ekologis dan ekonomi.

SWSC telah ditetapkan sebagai lembaga resmi pengelola sampah kampus melalui Surat Keputusan Rektor Nomor 494 Tahun 2025. Sejak awal, gerakan ini tidak hanya diarahkan pada penyediaan fasilitas, tetapi juga membangun perilaku baru warga kampus. Program awal SWSC dimulai melalui sosialisasi dan pelatihan teknis pemilahan sampah bagi cleaning service sebagai garda terdepan kebersihan kampus.

Dalam perkembangannya, SWSC tidak hanya mengelola bank sampah, tetapi juga membangun ekosistem edukasi lingkungan. Bank Sampah dan Rumah Kompos SWSC diperkenalkan sebagai contoh perpaduan aspek ekologi dan ekonomi, sekaligus menjadi laboratorium pembelajaran mahasiswa tentang ekonomi sirkular, pengelolaan sampah, dan amal sosial.

Gerakan Bank Sampah Unismuh kini menghasilkan sejumlah produk dari sampah anorganik dan limbah rumah tangga, seperti sabun dan lilin dari minyak jelantah, serta tas kreatif dari limbah botol plastik. Program ini membuka peluang pengelolaan sampah berbasis komunitas yang tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi.

“Bagi kami, pembukaan Bank Sampah SWSC oleh Prof Fauzan pada momentum Wisuda Ke-88 ini sangat strategis. Jadi wisuda bukan hanya seremoni melepas lulusan, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan arah transformasi kampus yang sedang kami bangun. Unismuh ingin membuktikan bahwa perguruan tinggi tidak hanya melahirkan lulusan dan mengembangkan riset, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata untuk persoalan lingkungan,” ujar Ihyani.

Melalui SWSC dan Bank Sampah, Unismuh Makassar berupaya menjadikan prinsip tersebut sebagai budaya kerja dan gerakan bersama. Kehadiran Prof Fauzan dalam Wisuda Ke-88 sekaligus pembukaan Bank Sampah SWSC diharapkan memperkuat dukungan terhadap langkah Unismuh menuju kampus yang berkemajuan, berdampak, dan bereputasi global dalam spirit I-GIFt.