July 27, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
Keislaman dan Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah Tetapkan Puasa 18 Februari, Observatorium Unismuh Tetap Fasilitasi Rukyatul Hilal Kemenag

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memastikan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sesuai dengan keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Meski demikian, Unismuh tetap membuka diri menjadi tuan rumah pemantauan hilal yang diselenggarakan Kementerian Agama dalam rangka penentuan 1 Ramadan 1447 H. Pengamatan hilal

Read More
Keislaman dan Kemuhammadiyahan

Puasa Senin dan Kamis, Sunnah Rasul dengan Keutamaan Pengampunan Dosa

UNISMUH.AC.ID, — Puasa sunah pada hari Senin dan Kamis merupakan amalan yang secara konsisten dilakukan Nabi Muhammad saw. dan memiliki keutamaan besar dalam ajaran Islam. Amalan ini tidak hanya bernilai mengikuti sunnah Rasul, tetapi juga berkaitan erat dengan momentum penting dalam perjalanan risalah Islam. Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa ketika Nabi Muhammad saw. ditanya

Read More
Keislaman dan Kemuhammadiyahan

Puasa Senin hingga Jumat, Di Mana Batas yang Dianjurkan Islam?

UNISMUH.AC.ID, — Puasa sunah seperti Senin dan Kamis memiliki dasar kuat dalam hadis Nabi Muhammad saw. Namun, bagaimana hukum berpuasa hampir setiap hari dengan hanya satu atau dua hari tidak berpuasa dalam sepekan? Pertanyaan ini kerap muncul di tengah semangat umat Islam dalam meningkatkan ibadah. Menjawab hal tersebut, para ulama menjelaskan bahwa larangan Nabi Muhammad

Read More
Keislaman dan Kemuhammadiyahan

Mengenal Puasa Wajib dan Puasa Sunah dalam Ajaran Islam

Puasa merupakan salah satu bentuk ibadah penting dalam ajaran Islam. Dari segi hukumnya, puasa terbagi ke dalam dua kategori utama, yakni puasa wajib dan puasa sunah. Meski sebagian umat Islam telah mengenal puasa Ramadhan sebagai puasa wajib serta puasa Senin dan Kamis sebagai puasa sunah, pemahaman menyeluruh mengenai jenis-jenis puasa masih kerap memerlukan penjelasan lebih

Read More
Keislaman dan Kemuhammadiyahan

Kapan Doa Buka Puasa Dibaca? Ulama Tegaskan Sesudah Berbuka

Praktik membaca doa sebelum berbuka puasa kerap dijumpai di berbagai masjid dan tempat ibadah selama bulan Ramadhan. Namun, tidak sedikit pula jamaah yang mempertanyakan ketepatan waktu pembacaan doa tersebut. Pasalnya, doa yang lazim dibaca saat berbuka dinilai lebih sesuai secara makna apabila diucapkan setelah membatalkan puasa. Doa berbuka puasa yang umum dibaca berbunyi “Dzahabazh-zhama’u wabtallatil-‘uruqu

Read More
Keislaman dan Kemuhammadiyahan

Doa Buka Puasa: Perbedaan Pendapat soal Waktu Membacanya

Doa berbuka puasa yang berbunyi “Dzahaba azh-zhama’u wabtallatil ‘uruuq wa tsabatal ajru insyaa Allah” kerap dibaca oleh umat Islam saat mengakhiri puasa. Namun, perbedaan pendapat mengenai waktu pembacaannya—apakah sebelum atau sesudah berbuka—masih menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Perdebatan ini mencuat setelah adanya pandangan sebagian ulama yang menyatakan bahwa doa tersebut seharusnya dibaca sebelum berbuka puasa.

Read More
Keislaman dan Kemuhammadiyahan

Puasa Wishal: Nabi Pernah Melakukan, Umat Dilarang Menirunya

Puasa wishal, yakni puasa yang dilakukan secara terus-menerus dari siang hingga malam hari tanpa berbuka dan sahur, kembali menjadi perhatian sebagian umat Islam. Pertanyaan mengenai praktik puasa ini kerap muncul, terutama terkait apakah Nabi Muhammad SAW pernah melakukannya dan bagaimana hukumnya bagi umat. Sejumlah hadis menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW memang pernah melaksanakan puasa wishal.

Read More
Keislaman dan Kemuhammadiyahan

Puasa Orangtua yang Telah Wafat Dapat Dilunasi Anak, Tidak Bertentangan dengan Al-Quran

Kebolehan anak melunasi puasa orangtua yang telah meninggal dunia tidak dipandang bertentangan dengan firman Allah SWT dalam Surat An-Najm ayat 38 dan 39, yang menegaskan bahwa seseorang tidak memikul dosa orang lain dan hanya memperoleh balasan dari apa yang diusahakannya sendiri. Ketentuan tersebut justru dipahami sebagai penjelasan hadis sahih terhadap keumuman ayat Al-Quran, bukan sebagai

Read More
Keislaman dan Kemuhammadiyahan

Kerja Berat Jadi Alasan Rukhsah Puasa, Wajib Diganti di Hari Lain

UNISMUH.AC.ID, JAKARTA — Membatalkan puasa Ramadhan karena tidak mampu menahan beban kerja fisik yang berat diperbolehkan dalam Islam dan tidak termasuk perbuatan dosa, sepanjang ketidakmampuan itu nyata dan tidak dibuat-buat. Puasa yang dibatalkan tersebut wajib diganti (qadha) pada hari lain, bukan dengan membayar fidyah. Penegasan itu disampaikan pengasuh Rubrik Fatwa Agama Suara Muhammadiyah dalam menjawab pertanyaan

Read More
Keislaman dan Kemuhammadiyahan

Penderita Diabetes Kronis Dibolehkan Tidak Puasa dan Membayar Fidyah

Penderita diabetes kronis yang secara medis tidak memungkinkan menjalankan ibadah puasa Ramadhan dibolehkan untuk tidak berpuasa dan menggantinya dengan membayar fidyah. Ketentuan tersebut berlaku apabila berdasarkan pertimbangan dokter ahli, puasa berpotensi menimbulkan dampak kesehatan yang lebih serius dan tidak memungkinkan untuk mengganti puasa di waktu lain. Penjelasan tersebut disampaikan dalam jawaban atas pertanyaan H. Agusnur

Read More