UNSMUH.AC.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar akan menggelar Wisuda ke-89 pada 20–21 Oktober 2026. Sekitar 1.600 lulusan dijadwalkan mengikuti prosesi yang dibagi dalam dua hari itu.
Persiapan wisuda dibahas dalam rapat panitia di Ruang Teater I-Gift, Menara Iqra, Makassar, Senin, 5 Oktober 2026. Rapat juga membicarakan rencana penandatanganan kerja sama antara Unismuh dan Pemerintah Kabupaten Sinjai serta Pemerintah Kabupaten Maros.
Rapat ini dihadiri Rektor Unismuh, para Wakil Rektor, Direktur Direktorat Akademik dan Kemahasiswaan, serta Direktur Direktorat Sumber Daya, Keuangan, dan Aset. Hadir pula puluhan panitia Wisuda 89 Unismuh Makassar.
Dalam rapat dibahas, Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, M.Si. dan Bupati Maros, Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H, diundang untuk hadir pada hari yang berbeda. Panitia masih mengoordinasikan jadwal kehadiran keduanya. Masing-masing juga direncanakan menyampaikan pesan kepada wisudawan.
Rektor Unismuh Makassar Dr. Ir Abd. Rakhim Nanda ST MT IPU mengatakan wisuda merupakan momen bahagia dan sakral bagi para lulusan. Karena itu, ia meminta panitia memperhatikan pelayanan kepada wisudawan dan keluarga.
“Wisuda itu adalah momen bahagia dan sakral bagi alumni kita. Jadi, sedapat mungkin diselenggarakan sebaik mungkin,” kata Abd. Rakhim.
Ia meminta panitia menyiapkan ruang tunggu bagi keluarga yang tidak tertampung di Balai Sidang, termasuk layar untuk menyaksikan prosesi. Penataan parkir, arus kedatangan tamu, dan durasi sambutan juga menjadi perhatian agar acara berlangsung tertib.
Wakil Rektor I Unismuh, Prof Andi Sukri Syamsuri, mengingatkan panitia agar memperlakukan wisudawan dan keluarga sebagai tamu kampus. “Yang diwisuda ini adalah tamu-tamu kita, tamu agung kita,” ujarnya.
Sebelum pembahasan teknis, Wakil Rektor III Unismuh, Mawardi Pewangi, menyampaikan kultum tentang pentingnya memudahkan dan menggembirakan orang lain. Ia mengutip pesan Nabi, “Mudahkan, jangan dipersulit; gembirakan, jangan membuat orang menjauh.”
Ketua Panitia Wisuda ke-89 Munirah mengatakan data sementara mencatat 1.637 peserta. Jumlah tersebut masih dapat berubah setelah pendataan susulan selesai. Rapat juga membahas konsumsi, pengaturan pedagang, undangan, buku alumni, dan imbauan kepada masyarakat untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar kampus.

