UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar adakan kolaborasi dengan Universitas PGRI Madiun (Unipma) dalam Workshop Gerakan Literasi Sekolah.

Dosen Pendidikan Matematika Unismuh Makassar melaksanakan pengabdian masyarakat Kolaborasi Nasional bersama Unipma dengan mengangkat judul Gerakan Literasi Sekolah.

Kegiatan ini dilakukan secara daring dengan ratusan peserta yang berasal dari Madiun, Makassar dan beberapa Kabupaten lainnya di Sulawesi ikut bergabung dalam Zoom meeting pada Selasa, 15 November 2022, pukul 19.00 WIB.

Dalam kegiatan ini ada dari pembelajaran Literasi, yakni, memiliki pengetahuan dan kecakapan dalam melakukan perencanaan dan pengelolaan kegiatan, mampu melakukan perhitungan dan penafsiran terhadap data yang ada didalam kehidupan sehari-hari, dan mampu mengambil keputusan yang tepat didalam setiap aspek kehidupan.

Dr Andi Mulawakkang Firdaus sebagai salah satu pemateri dalam kegiatan daring ini mengatakan bahwa strategi utama Gerakan Literasi Numerasi Sekolah berupa Literasi Numerasi Lintas Kurikulum (Numeracy Across Curriculum).

Literasi Numerasi Lintas Kurikulum merupakan sebuah pendekatan penerapan numerasi secara konsisten dan menyeluruh di sekolah untuk mendukung pengembangan literasi numerasi bagi setiap peserta didik.

“Kenyataannya peserta didik sering kali tidak dapat menerapkan pengetahuan matematika mereka di bidang lain secara langsung, hal itu menunjukkan adanya suatu kebutuhan bahwa semua pendidik perlu memfasilitasi proses tersebut,” tuturnya.

Ia juga mengatakan keterampilan literasi numerasi secara eksplisit diajarkan di dalam mata pelajaran matematika. Namun, peserta didik diberikan berbagai kesempatan untuk menggunakan matematika di luar mata pelajaran matematika, di berbagai situasi.

Dalam hal ini menggunakan keterampilan matematika lintas kurikulum dapat memperkaya pembelajaran bidang studi lain dan memberikan kontribusi dalam memperluas dan memperdalam pemahaman numerasi.

“Selain melalui kurikulum, literasi numerasi juga dimunculkan dalam lingkungan sekolah oleh staf nonguru atau melalui kegiatan rutin yang terjadi di sekolah, misalnya, membuat anggaran untuk berbagai kegiatan sekolah yang sudah dilaksanakan secara rutin,” pungkas Andi Mulawakkang.

Adapun keterampilan yang diharapkan dalam Gerakan Literasi Sekolah yaitu, berpikir logis dan Sistematis, bernalar menggunakan konsep dan pengetahuan yang telah dipelajari, dan dapat memilah dan mengolah informasi.

(Rls)

Leave a Reply