June 24, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS

Mahasiswa PGSD Unismuh Latih Keterampilan Kerajinan Anak Panti

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR, — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di Panti Asuhan Ummu Aiman Aisyiyah Cabang Mamajang, Kota Makassar, Ahad 7 Juni 2026. Kegiatan bertema “Pelatihan Keterampilan Kerajinan Tangan Berbasis Kain Flanel dan Teknik Sulam bagi Anak Panti Asuhan Ummu Aiman” itu diikuti 15 anak binaan dengan tujuan meningkatkan kreativitas, keterampilan motorik halus, dan rasa percaya diri melalui aktivitas kerajinan tangan.

Pelatihan dilaksanakan melalui pendampingan langsung oleh mahasiswa PGSD mulai dari pengenalan alat dan bahan, pembuatan pola, proses menjahit, hingga dekorasi hasil karya. Selain pelatihan keterampilan, peserta juga mengikuti permainan edukatif dan kegiatan penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Ketua panitia kegiatan mengatakan program tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Menurut dia, mahasiswa tidak hanya berbagi keterampilan praktis, tetapi juga berupaya menanamkan nilai karakter kepada anak-anak panti.

“Kegiatan ini merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kami ingin berbagi ilmu sekaligus menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian kepada adik-adik di panti,” ujar Ketua Panitia.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pihak Panti Asuhan Ummu Aiman. Pengurus panti menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program yang dinilai memberikan pengalaman baru sekaligus keterampilan bermanfaat bagi anak-anak binaan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan mahasiswa Unismuh Makassar karena memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak panti,” kata perwakilan pengurus panti.

Usai sesi pembukaan, mahasiswa dan peserta mengikuti perkenalan serta ice breaking untuk membangun suasana yang lebih akrab. Langkah tersebut dilakukan agar peserta merasa nyaman sebelum memasuki sesi pelatihan utama.

Pada sesi inti, peserta belajar membuat dompet berbahan kain flanel yang dihias menggunakan teknik sulam sederhana dengan benang wol. Mahasiswa mendampingi setiap peserta secara langsung agar mereka memahami tahapan pembuatan kerajinan dari awal hingga selesai.

Sejumlah peserta awalnya mengalami kesulitan saat menggunakan jarum dan benang. Namun, melalui pendampingan intensif dari mahasiswa, mereka mampu menyelesaikan hasil karya secara mandiri hingga akhir kegiatan.

Ketua panitia menjelaskan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus melatih keterampilan motorik halus anak-anak. Ia menambahkan, proses pembuatan kerajinan tangan juga dapat melatih kesabaran, ketelitian, dan rasa percaya diri peserta.

Selain pelatihan keterampilan, mahasiswa mengadakan permainan edukatif yang bertujuan mempererat hubungan dengan anak-anak panti. Kegiatan itu kemudian dilanjutkan dengan sesi hafalan surah-surah pendek Al-Qur’an sebagai bagian dari penguatan nilai AIK.

Dosen pengampu Al-Islam dan Kemuhammadiyahan VI, Dr Alamsyah S.Pd.I M.H., menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat ganda, baik dalam aspek pengembangan keterampilan maupun pembentukan karakter. Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat terus dikembangkan setelah kegiatan berakhir.

“Melalui program ini, diharapkan keterampilan yang telah diperoleh peserta dapat terus dikembangkan sehingga mampu menghasilkan karya-karya kreatif yang bermanfaat dan bernilai guna di masa mendatang serta meningkatkan kemandirian ekonomi anak-anak panti,” ujar Alamsyah.

Alamsyah juga menjelaskan bahwa keterampilan sederhana seperti kerajinan kain flanel dapat menjadi bekal produktif bagi anak-anak apabila dikembangkan secara berkelanjutan. Menurut dia, kemampuan tersebut berpotensi mendukung kemandirian ekonomi di masa depan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada pihak panti asuhan, pembagian konsumsi, penyampaian kesan dan pesan, serta foto bersama. Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari peserta maupun pengurus panti.

Program PKM AIK ini menjadi salah satu bentuk komitmen mahasiswa PGSD Unismuh Makassar dalam menghadirkan kegiatan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan untuk memperluas manfaat pendidikan, keterampilan, dan pembinaan karakter bagi anak-anak di berbagai komunitas sosial.