UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Ma’had Al-Birr Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar kuliah tamu internasional di Masjid Subulussalam Al Khoory, Kampus Unismuh Makassar, Sabtu, 6 Juni 2026.
Kegiatan bertema “Membangun Fondasi Keilmuan dan Penguatan Manhaj bagi Penuntut Ilmu” itu menghadirkan ulama dan akademisi asal Yaman, Prof. Dr. Ṭālib bin ‘Umar bin Ḥaidarah Al-Katsīrī, Rektor Universitas Ahlul Hadits Yaman.
Kuliah tamu tersebut diikuti para mahasiswa sebagai bagian dari upaya penguatan dasar-dasar keilmuan Islam. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami pentingnya metodologi yang benar dalam menuntut ilmu syar’i serta mengambil faedah dari ulama yang memiliki pengalaman luas dalam bidang fikih Islam.
Prof. Dr. Thalib Al-Katsiri merupakan Guru Besar Fikih dan Isu-Isu Kontemporer di Universitas Seiyun, Republik Yaman. Ia dikenal sebagai spesialis fikih Islam, Ketua Dewan Ilmiah Fatwa dan Riset pada Rabithah Ahlul Hadis Yaman, serta pembina sejumlah lembaga pendidikan dan sosial.
Selain aktif dalam dunia akademik dan pendidikan, Prof. Thalib juga menjadi narasumber fatwa di lima stasiun televisi Yaman. Ia turut membina program kepemudaan serta sejumlah lembaga tahfiz dan pelatihan dai di Yaman.
Dalam kuliahnya, Prof. Thalib menekankan pentingnya membangun fondasi ilmu yang kuat bagi setiap penuntut ilmu. Menurut dia, ilmu syar’i tidak dapat diperoleh secara instan, tetapi membutuhkan kesabaran, ketekunan, dan bimbingan dari para guru yang memiliki dasar keilmuan yang kokoh.
Ada tiga poin utama yang disampaikan Prof. Thalib dalam kuliah tamu tersebut. Pertama, ia membuka peluang beasiswa penuh di Universitas Ahlul Hadits Yaman bagi satu mahasiswa terbaik, khususnya yang memiliki kemampuan unggul dalam bahasa Arab dan hafalan Al-Qur’an.
Kedua, Prof. Thalib menekankan pentingnya mempelajari akidah yang benar serta dasar-dasar fikih sebagai bekal utama dalam memahami agama. Ketiga, ia mengingatkan bahwa proses menuntut ilmu memerlukan kesabaran, kesungguhan, dan ketekunan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para santri dan mahasiswa untuk lebih serius dalam menempuh jalan ilmu. Para peserta juga diharapkan mampu memperkuat pemahaman agama, menjaga manhaj yang lurus, serta mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kuliah tamu internasional ini, Ma’had Al-Birr menegaskan komitmennya dalam menghadirkan majelis ilmiah yang bermanfaat dan membuka ruang interaksi keilmuan antara penuntut ilmu dengan ulama serta akademisi internasional.

