UNISMUH.AC.ID, MAROS — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) Universitas Muhammadiyah Makassar membuat penanda rumah Ketua RT di Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Kegiatan yang dilaksanakan Selasa, 15 September 2026, tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa perempuan untuk mengambil peran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Penanda rumah Ketua RT itu nantinya ditempatkan di sejumlah wilayah Desa Purnakarya. Keberadaannya diharapkan dapat memudahkan masyarakat maupun pendatang mengenali dan menemukan lokasi rumah Ketua RT di setiap wilayah.
Penanda Memudahkan Warga Mengenali Wilayah RT
Penanda dibuat dengan desain yang seragam dan menarik. Selain mencantumkan informasi mengenai Ketua RT dan wilayahnya, penanda tersebut diharapkan membantu masyarakat mengenali lingkungan RT di Desa Purnakarya.
Keberadaan penanda tersebut juga diharapkan dapat memudahkan masyarakat maupun pendatang ketika mencari lokasi rumah Ketua RT. Dengan informasi yang tercantum pada penanda, warga dapat lebih mudah mengenali wilayah RT di desa tersebut.
Mahasiswa Perempuan Terlibat dari Awal hingga Akhir
Hal yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah seluruh proses pembuatan penanda dilakukan oleh mahasiswa perempuan peserta KKN-DIK Unismuh Makassar.
Mahasiswa terlibat mulai dari menyiapkan bahan, melakukan pengecatan, menuliskan nama wilayah, hingga menyelesaikan penanda. Seluruh tahapan dikerjakan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong.
Koordinator Desa KKN-DIK Universitas Muhammadiyah Makassar, Nurul Magfirah Saidir, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa selama menjalankan pengabdian di Desa Purnakarya.
Menurut dia, keterlibatan mahasiswa perempuan dalam seluruh proses pembuatan penanda juga menunjukkan bahwa perempuan dapat mengambil peran secara langsung dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Uniknya, kegiatan ini seluruhnya dikerjakan oleh perempuan. Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan juga mampu berkarya, bekerja sama, dan mengambil peran secara langsung dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Nurul Magfirah Saidir.
Pengabdian Sekaligus Membangun Semangat Gotong Royong
Nurul mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pembuatan sarana penanda bagi masyarakat. Proses pengerjaannya juga menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan dan semangat gotong royong di antara mahasiswa.
“Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya tentang membuat sebuah penanda, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan semangat gotong royong,” kata Nurul.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-DIK Unismuh Makassar berharap penanda rumah Ketua RT dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Purnakarya. Kegiatan itu juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa selama menjalankan program pengabdian di tengah masyarakat.

