July 31, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
Berita Kampus Fakultas

Mahasiswa Pendidikan Fisika Unismuh Kenalkan Sains Berbasis Al-Qur’an di Panti Asuhan

NEWS.UNISMUH.AC.ID, GOWA– Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) VI di Panti Asuhan Amrullah Aisyiyah Cabang Limbung, Kabupaten Gowa, Senin 13 Juli 2026. Melalui tema Belajar Bersama Fisika dalam Perspektif Al-Qur’an: Menumbuhkan Pemahaman Sains dan Keimanan melalui Fenomena Alam, mahasiswa mengajak anak-anak panti memahami konsep fisika sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman.

Kegiatan tersebut menjadi implementasi pembelajaran AIK yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan ajaran Islam. Mahasiswa tidak hanya menerapkan kompetensi akademik yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menghadirkan edukasi yang relevan dan mudah dipahami masyarakat, khususnya anak-anak panti asuhan.

Baca juga: Kaprodi Pendidikan Fisika Unismuh Jadi Narasumber Nasional di Universitas Lambung Mangkurat

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang diikuti mahasiswa, peserta, dan pengurus panti. Suasana khidmat pada pembukaan menjadi penegasan bahwa seluruh aktivitas pengabdian dilandasi semangat dakwah, ibadah, dan pengembangan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Ketua Tingkat Program Studi Pendidikan Fisika yang diwakili Riza Ardillah menjelaskan bahwa PKM AIK VI merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan menyampaikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi adik-adik di Panti Asuhan Amrullah Aisyiyah, tidak hanya menambah wawasan tentang ilmu fisika, tetapi juga menumbuhkan rasa syukur kepada Allah Swt. melalui pemahaman terhadap berbagai fenomena alam yang dijelaskan dalam Al-Qur’an,” ujarnya.

Pada sesi utama, mahasiswa mengenalkan berbagai konsep fisika yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti gravitasi, cahaya, gerak, dan keteraturan alam semesta. Setiap materi dipadukan dengan ayat-ayat Al-Qur’an yang mendorong manusia untuk berpikir, mengamati, serta mentadabburi tanda-tanda kebesaran Allah.

Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui demonstrasi sederhana, diskusi, permainan edukatif, hingga sesi tanya jawab. Pendekatan tersebut membuat peserta lebih mudah memahami konsep-konsep sains sekaligus melihat keterkaitannya dengan nilai-nilai keislaman.

Anak-anak panti tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Selain mendengarkan penjelasan, mereka juga terlibat dalam berbagai praktik sederhana yang membantu memahami fenomena fisika secara langsung. Suasana belajar yang komunikatif menciptakan pengalaman baru sekaligus menumbuhkan minat terhadap ilmu pengetahuan.

Dosen Pengampu Mata Kuliah AIK VI, Dr. Alamsyah, S.Pd.I., M.H., menilai kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata konsep Mahasiswa Berdampak yang terus dikembangkan Universitas Muhammadiyah Makassar. Ia menegaskan pembelajaran AIK tidak berhenti di ruang kelas, tetapi harus diwujudkan melalui aksi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca juga: Artikel Scopus Q2 Antar Melani Raih Gelar Sarjana Pendidikan Fisika dari Unismuh Makassar

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata mahasiswa berdampak. Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi turun langsung ke masyarakat untuk berbagi pengetahuan, memadukan sains fisika dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Inilah esensi AIK, yaitu menghadirkan ilmu pengetahuan yang membawa kemaslahatan serta memperkuat keimanan dan ketakwaan,” kata Alamsyah.

Ia menambahkan, integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam merupakan ciri khas pendidikan di Unismuh Makassar. Karena itu, mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menyebarluaskan nilai-nilai keislaman yang mencerahkan masyarakat.

Melalui PKM AIK VI, mahasiswa Pendidikan Fisika FKIP Unismuh Makassar memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual sekaligus meningkatkan kepedulian sosial, kemampuan komunikasi, dan keterampilan mengimplementasikan ilmu sesuai bidang keahliannya. Program tersebut juga memperkuat hubungan perguruan tinggi dengan masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang memberikan manfaat nyata.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi, penyerahan cendera mata kepada pengurus panti asuhan, foto bersama, dan doa penutup. Seluruh rangkaian acara berlangsung hangat dan meninggalkan kesan positif bagi mahasiswa maupun anak-anak Panti Asuhan Amrullah Aisyiyah Cabang Limbung.