June 25, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS

Mahasiswi Magister Pendidikan Bahasa Inggris Unismuh Hadirkan Pembelajaran Bermakna di Thailand

UNISMUH.AC.ID, Provinsi Trang, Thailand – kegiatan Light of Faith Family Bonding digelar di Khao Pek Choi Park, Provinsi Trang, Thailand oleh Saengtham Wittaya Foundation School, Rabu 3 Juni 2026. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Makassar, Nurul Azizah, yang bertindak sebagai fasilitator utama dalam program penguatan kolaborasi dan komunikasi Bahasa Inggris di lingkungan asrama sekolah.

Program tersebut diikuti oleh seluruh penghuni asrama yang terdiri atas siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, serta guru, pembina asrama, dan manajer sekolah. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat hubungan kekeluargaan sekaligus membangun budaya kolaboratif melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif.

Kegiatan Light of Faith Family Bonding menekankan pembelajaran berbasis pengalaman yang menggabungkan aktivitas edukatif dengan penguatan karakter. Berbagai permainan dirancang untuk mendorong kerja sama, komunikasi efektif, serta kemampuan pemecahan masalah dalam suasana yang menyenangkan.

Beragam aktivitas seperti estafet bola, permainan bisik berantai, hingga pencarian kalimat tersembunyi menjadi media pembelajaran utama. Setiap kegiatan dikemas untuk melatih interaksi sosial sekaligus memperkenalkan penggunaan Bahasa Inggris dalam konteks nyata.

Nurul Azizah menjelaskan bahwa pendekatan tersebut memberi ruang bagi siswa untuk belajar secara langsung. “Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun keberanian siswa untuk berkomunikasi dalam Bahasa Inggris melalui pengalaman langsung yang menyenangkan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa proses pembelajaran menjadi lebih efektif ketika siswa terlibat aktif dalam situasi yang tidak formal. “Ketika mereka bermain, mereka sebenarnya sedang belajar berkomunikasi, bekerja sama, dan memahami nilai-nilai kehidupan,” kata Nurul Azizah.

Ketua Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris Dr. Radiah Hamid menilai kegiatan ini memiliki kontribusi penting dalam pengembangan pembelajaran bahasa. Ia menegaskan bahwa pengalaman lintas negara menjadi sarana strategis bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan teori ke praktik nyata.

“Program seperti ini memberikan ruang nyata bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori pembelajaran bahasa Inggris dengan praktik sosial yang bermakna,” ujar Dr. Radiah Hamid, M.Pd. Ia menilai pendekatan berbasis aktivitas mampu memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa di tingkat internasional.

Dr. Radiah juga menyoroti dampak kegiatan terhadap kepercayaan diri siswa dalam berbahasa Inggris. “Kami melihat bagaimana siswa lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris ketika mereka berada dalam situasi yang menyenangkan dan tidak formal,” katanya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa kolaborasi internasional menjadi bagian penting dari penguatan kualitas pendidikan. Menurutnya, pengalaman langsung di luar negeri memberi nilai tambah bagi pengembangan profesional calon pendidik.

Pihak sekolah dari Saengtham Wittaya Foundation School menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Mereka menilai kegiatan ini berhasil menciptakan suasana asrama yang lebih harmonis dan komunikatif.

Salah satu guru pendamping juga menyebutkan bahwa siswa menunjukkan peningkatan partisipasi selama kegiatan berlangsung. Ia menilai metode pembelajaran berbasis permainan membuat siswa lebih aktif dan terbuka dalam berinteraksi.

Setelah rangkaian kegiatan utama, peserta melaksanakan Salat Zuhur berjamaah di Masjid Madinatussalam, kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama dan sesi kebersamaan di Robinson Lifestyle Trang. Momen tersebut memperkuat hubungan sosial antar peserta dalam suasana yang lebih santai.

Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Makassar menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan lintas negara. Program Light of Faith Family Bonding diharapkan menjadi model pembelajaran kolaboratif yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan kompetensi bahasa dan karakter peserta didik di tingkat internasional.