June 5, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA UTAMA

Lolos Pendanaan RIIM, Tim Periset Unismuh Teliti Biodiversitas Ikan dan Efektivitas Tangga Ikan di Danau Tempe

UNISMUH.AC.ID, WAJO, — Tim periset Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memulai penelitian lapangan di kawasan Danau Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, untuk mengkaji biodiversitas ikan dan efektivitas tangga ikan sebagai penghubung ekosistem perairan. Kegiatan pengambilan sampel telah berlangsung sejak 1 Juni 2026 dan akan berlanjut sesuai tahapan penelitian yang telah disusun.

Penelitian tersebut merupakan bagian dari program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi pada bidang Hayati dan Lingkungan. Proposal riset yang diajukan tim Unismuh Makassar berhasil memperoleh pendanaan selama dua tahun dengan judul “Efektivitas Tangga Ikan sebagai Penghubung Ekosistem dalam Menanggulangi Fragmentasi Habitat untuk Menjaga Kelestarian Ikan Lokal di Danau Tempe, Provinsi Sulawesi Selatan.”

Riset ini dipimpin oleh Dr. Ir. Rahmi, S.Pi., M.Si., IPU dari Universitas Muhammadiyah Makassar. Dalam pelaksanaannya, tim berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Dr. Andi Chadijah, S.Pi., M.Si. dari Pusat Riset Konservasi Sumber Daya Laut dan Perairan Darat. Selain itu, tim juga diperkuat oleh Dr. Reni Fatmasari, S.P., M.Si. dari Unismuh Makassar yang memiliki kepakaran pada bidang strategi penghidupan masyarakat (livelihood strategy).

Penelitian ini bertujuan memperoleh data terbaru mengenai keanekaragaman hayati ikan di Danau Tempe, termasuk mengidentifikasi spesies kunci, ikan endemik, ikan asli, spesies invasif, ikan migratori, hingga jenis ikan yang memiliki nilai ekonomi penting. Kajian tersebut juga diarahkan untuk mengetahui dampak keberadaan bendung gerak dan tangga ikan terhadap dinamika populasi ikan di kawasan danau.

Selama penelitian lapangan, tim melakukan berbagai kegiatan, antara lain pengambilan sampel ikan, pengamatan kondisi habitat, pengukuran kualitas air, serta pengumpulan sampel lingkungan untuk dianalisis lebih lanjut di laboratorium. Data tersebut akan digunakan untuk menggambarkan kondisi aktual biodiversitas ikan pascapembangunan bendung gerak serta menilai sejauh mana tangga ikan mampu berfungsi sebagai jalur migrasi yang menghubungkan wilayah hulu dan hilir.

Ketua tim peneliti, Dr. Rahmi, menjelaskan bahwa Danau Tempe memiliki peran strategis sebagai ekosistem perairan darat sekaligus sumber penghidupan bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Namun, berbagai perubahan lingkungan, fluktuasi muka air, serta pembangunan infrastruktur pengendali air berpotensi memengaruhi pola migrasi dan keberlanjutan populasi ikan lokal.

“Melalui riset ini, kami ingin memperoleh gambaran ilmiah mengenai kondisi biodiversitas ikan di Danau Tempe serta efektivitas tangga ikan dalam menjaga konektivitas ekosistem. Data yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi kebijakan konservasi sumber daya ikan lokal,” ujar Rahmi. Jum’at 5 Juni 2026.

Keterlibatan BRIN dalam penelitian ini diharapkan dapat memperkuat aspek identifikasi dan analisis sumber daya ikan, khususnya yang berkaitan dengan biodiversitas dan konservasi perairan darat. Sementara itu, kajian yang dilakukan Dr. Reni Fatmasari berfokus pada strategi penghidupan masyarakat di sekitar Danau Tempe, terutama dalam melihat hubungan antara kondisi sumber daya ikan, aktivitas penangkapan, tingkat pendapatan, dan ketergantungan masyarakat nelayan terhadap ekosistem danau.

Selain menghasilkan data biologis, penelitian ini juga diarahkan untuk mendukung pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan. Hasil riset diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan panduan restocking ikan lokal, strategi pengendalian spesies invasif, serta rekomendasi konservasi bagi ikan asli dan endemik yang hidup di Danau Tempe.

Tahap pengambilan sampel yang kini berlangsung menjadi fondasi penting dalam pengumpulan data lapangan. Selanjutnya, seluruh data akan dianalisis untuk menghasilkan informasi ilmiah yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mendukung pengelolaan Danau Tempe secara berkelanjutan.

Melalui partisipasinya dalam program RIIM Kompetisi, Universitas Muhammadiyah Makassar menegaskan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, konservasi sumber daya perairan, serta upaya perlindungan ikan lokal yang menjadi bagian penting dari keseimbangan ekosistem dan kehidupan masyarakat di sekitar Danau Tempe.