UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR – Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), menggelar seminar bertema lingkungan serta pelatihan pemanfaatan minyak jelantah di Kompleks BTN Pao-pao Permai, Kecamatan Sompa Opu, Kabupaten Gowa, Jumat 5 Mei 2023.
Acara bertajuk “Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat dan Pelatihan Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aroma Terapi” ini menghadirkan Majelis Ta’lim Ishlahul Ummah sebagai mitra kolaborasi. Ketua Majelis Ta’lim, Dra. Hj. Suaeba, M.Pd.I., dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif tersebut, seraya menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi Majelis Taklim untuk mengembangkan ilmu dan keterampilan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat relevan dengan visi kami untuk meningkatkan keterampilan anggota, khususnya dalam bidang ekonomi,” ujar Suaeba.
Ketua Panitia, Tri Ardiansyah Alimuddin, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh mahasiswa PPG yang telah bekerja keras mewujudkan acara ini. “Semangat dan kekompakan teman-teman menjadi kunci suksesnya acara ini,” katanya.
Sementara itu, dalam seminar tersebut, Hadisaputra, M.Si., dosen pengampu mata kuliah Projek Kepemimpinan, menekankan pentingnya pendidikan dalam menghadapi tantangan global, terutama terkait perubahan iklim. Ia menyampaikan bahwa peran guru masa depan sangat krusial, terutama dalam menguasai empat kompetensi utama: pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial.
Seminar ini juga menghadirkan Syamsuddin, SE., MM., dari Komunitas Bank Sampah, yang membawakan materi tentang pengelolaan sampah. Ia menyampaikan bahwa konsep bank sampah dapat menjadi solusi dalam mengelola sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomi.
“Bank sampah bukan hanya tentang menabung sampah, tapi juga bagaimana mengelola dan memanfaatkannya untuk kepentingan bersama,” jelasnya.
Pemanfaatan Sampah Anorganik: Pembuatan Lilin Aromaterapi
Selain seminar, mahasiswa PPG juga memberikan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah. DikePelatihan ini bertujuan untuk mengajarkan masyarakat cara mengolah minyak bekas menjadi produk bernilai ekonomis. Proses pembuatan lilin melibatkan beberapa tahapan, mulai dari penyaringan minyak jelantah, pencampuran dengan stearin, hingga penambahan pewarna dan essential oil untuk aroma.
Pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan baru bagi masyarakat, tetapi juga solusi kreatif untuk mengelola limbah rumah tangga. Diharapkan, kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih kreatif dalam mengolah limbah serta menciptakan peluang usaha ramah lingkungan.
Acara ini membuktikan kontribusi nyata mahasiswa PPG Prajabatan dalam mengedukasi masyarakat, meningkatkan kesadaran lingkungan, serta memanfaatkan sumber daya yang ada dengan optimal.

