October 1, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
Berita Utama

Prodi Magister Teknik Sumber Daya Air Unismuh Jalani Asesmen Lapangan LAM Teknik

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Program Studi Magister Teknik Sumber Daya Air (Teknik Pengairan) Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjalani asesmen lapangan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (LAM Teknik), Kamis, 1 Oktober 2026.

Asesmen dilakukan oleh dua asesor LAM Teknik, yakni Prof. Dr. Ir. Muh. Arsyad Thaha, MT., IPM. dari Universitas Hasanuddin dan Prof. Dr. Ir. Tiny Mananoma, MT., IPM., ASEAN.Eng. dari Universitas Sam Ratulangi.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA. Penyambutan tim asesor berlangsung di Ruang Rektor, Lantai 17 Gedung Iqra Unismuh Makassar.

Tim asesor diterima oleh Rektor Unismuh Dr. Ir. Abd Rakhim Nanda, MT IPU, didampingi Direktur Program Pascasarjana Unismuh Prof Erwin Akib, Asisten Direktur Pascasarjana Dr Sukmawati, dan Ketua Badan Penjaminan Mutu Dr Amrullah Mansida.

Asesmen tersebut merupakan Asesmen Lapangan Skema Pasca Akreditasi Pertama. Proses ini menjadi bagian dari evaluasi eksternal untuk melakukan konfirmasi dan verifikasi terhadap penyelenggaraan pendidikan pada Prodi Magister Teknik Sumber Daya Air.

LAM Teknik menegaskan asesmen dilaksanakan dengan asas kerahasiaan, bebas dari konflik kepentingan, serta diarahkan sebagai evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan.

Rektor Paparkan Capaian Unismuh

Dalam penyambutan tim asesor, Rektor Unismuh Makassar Dr Ir H Abd Rakhim Nanda, ST, MT, IPU, memaparkan transformasi dan sejumlah capaian universitas pada tingkat nasional maupun internasional.

Ia mengatakan, berbagai capaian institusi merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya mutu secara berkelanjutan.

“Unismuh terus bertumbuh sebagai perguruan tinggi yang memadukan keunggulan akademik, nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan, serta orientasi reputasi internasional. Seluruh capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika,” ujar Rakhim.

Unismuh Makassar telah meraih Akreditasi Institusi Unggul berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 31/SK/BAN-PT/Ak/PT/I/2024.

Unismuh juga masuk peringkat 801–1.000 dunia dalam Times Higher Education Sustainability Impact Ratings 2026 serta masuk dalam radar Times Higher Education World University Rankings 2026.

Pada pemeringkatan Asia, Unismuh menempati posisi 1.201–1.300 dalam QS World University Rankings: Asia. Kampus tersebut juga berada pada peringkat ke-502 dunia dalam UI GreenMetric World University Rankings.

“Pemeringkatan dan akreditasi bukan tujuan akhir. Capaian tersebut harus berdampak pada peningkatan mutu pembelajaran, produktivitas riset, kualitas pengabdian kepada masyarakat, serta pelayanan yang semakin baik kepada mahasiswa,” katanya.

Rakhim turut menyampaikan bahwa Unismuh berhasil meraih dan mempertahankan sertifikasi ISO 21001:2018. Dalam bidang tata kelola keuangan, Unismuh memperoleh status Wajar Tanpa Pengecualian dari kantor akuntan publik.

Pada Anugerah Diktisaintek 2025, Unismuh meraih peringkat kedua kategori perguruan tinggi swasta dengan jumlah usulan program studi terbanyak yang memperoleh rekomendasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Unismuh juga membukukan 18 penghargaan dalam LLDIKTI Wilayah IX Awards 2025. Capaian tersebut mencerminkan penguatan tata kelola, layanan akademik, kemahasiswaan, penelitian, dan publikasi yang dilakukan secara berkelanjutan.

Rektor berharap asesmen lapangan dapat menjadi bagian dari penguatan budaya mutu, sekaligus memberikan masukan konstruktif bagi pengembangan Program Magister Teknik Sumber Daya Air.

“Kami berharap asesmen lapangan ini tidak hanya menghasilkan penilaian, tetapi juga memberikan masukan yang konstruktif untuk penguatan program studi. Kami terbuka terhadap setiap rekomendasi agar kualitas penyelenggaraan pendidikan terus meningkat,” tutur Rakhim.

Asesor Telusuri Tata Kelola hingga Kurikulum

Berdasarkan jadwal asesmen, setelah pembukaan, tim asesor melakukan sesi bersama pimpinan Unit Pengelola Program Studi (UPPS). Sesi tersebut mengonfirmasi kebijakan makro pengembangan institusi, sistem tata pamong dan pengelolaan, capaian institusi, serta rencana pengembangan UPPS.

Tim asesor selanjutnya melakukan pendalaman terhadap pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), termasuk seluruh siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Dokumen standar, manual, instrumen, laporan berkala, serta bukti tindak lanjut hasil penjaminan mutu turut diperiksa.

Aspek kurikulum juga menjadi salah satu fokus utama. Tim asesor melakukan konfirmasi terhadap profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan (CPL), struktur dan bahan kajian kurikulum, Basic Science, Capstone Design, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), proses pembelajaran, hingga mekanisme monitoring dan evaluasi ketercapaian CPL.

Selain itu, asesmen mencakup verifikasi data kuantitatif program studi serta profil dosen, mulai dari kecukupan dan kualifikasi dosen homebase/DTPS, rasio dosen dan mahasiswa, distribusi jabatan akademik, kompetensi, hingga kesesuaian bidang keahlian dengan kebutuhan program studi.

Tinjau Laboratorium dan Sarana Pembelajaran

Pada sesi berikutnya, asesor dijadwalkan melakukan kunjungan ke fasilitas laboratorium dan sarana-prasarana pembelajaran.

Peninjauan tersebut ditujukan untuk memverifikasi kesesuaian, kecukupan, kualitas, aksesibilitas, pemanfaatan, pemeliharaan, serta aspek keselamatan fasilitas dalam mendukung ketercapaian CPL dan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Rangkaian asesmen dijadwalkan berakhir dengan penyampaian saran dan rekomendasi, penandatanganan berita acara asesmen lapangan, serta penutupan pada pukul 16.00–16.30 WITA.

Asesmen lapangan ini menjadi momentum bagi Program Pascasarjana dan Prodi Magister Teknik Sumber Daya Air Unismuh Makassar untuk melakukan refleksi terhadap penyelenggaraan pendidikan sekaligus memperkuat budaya mutu secara berkelanjutan.

Melalui proses tersebut, program studi diharapkan semakin mampu mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang sumber daya air, sekaligus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi profesional dan mampu menjawab tantangan pengelolaan sumber daya air di tengah perubahan lingkungan dan kebutuhan pembangunan.