September 30, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
Berita Kampus

Halal Center Unismuh dan Prodi Ekonomi Islam Perkuat Sinergi Ekosistem Halal Sulsel

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ekosistem halal di Sulawesi Selatan. Melalui Halal Center dan Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Unismuh mengambil bagian dalam sinergi lintas lembaga untuk mendorong percepatan sertifikasi halal, pendampingan UMKM, serta penguatan literasi halal.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi Halal Center Unismuh Makassar dan Prodi Ekonomi Islam FEB dalam Rapat Sinergi Pengembangan Ekosistem Halal Sulawesi Selatan yang digelar secara daring, Rabu, 30 September 2026.

Pertemuan yang diinisiasi dalam rangka persiapan nota kesepahaman atau MoU stakeholder halal di Sulawesi Selatan bersama Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (PJPH) Sulsel itu mempertemukan berbagai pemangku kepentingan.

Selain perguruan tinggi, forum tersebut melibatkan unsur pemerintah, lembaga keuangan, lembaga pemeriksa halal, organisasi profesi, asosiasi usaha, serta institusi ekonomi dan keuangan syariah.

Keterlibatan Halal Center dan Prodi Ekonomi Islam memperkuat posisi Unismuh Makassar sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berkontribusi dalam aspek akademik, tetapi juga dalam edukasi dan literasi halal, riset, pengembangan sumber daya manusia, serta pendampingan pelaku usaha.

Dosen Program Studi Ekonomi Islam FEB Unismuh Makassar, Dr M Yusuf K, SE, ME, mengatakan perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekosistem halal karena dapat mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Sinergi dengan BPJPH menjadi momentum penting untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ekosistem halal di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Menurut Yusuf, Prodi Ekonomi Islam bersama Halal Center Unismuh siap mengambil peran melalui edukasi dan literasi halal, penelitian, pendampingan UMKM, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.

“Harapannya, implementasi jaminan produk halal semakin luas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha,” tambahnya.

Sinergi antara BPJPH, pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga halal, lembaga keuangan syariah, dan dunia usaha dinilai penting untuk membangun ekosistem halal yang terintegrasi.

Dalam ekosistem tersebut, perguruan tinggi dapat berperan sebagai simpul yang menghubungkan regulasi, pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, pemberdayaan UMKM, hingga kebutuhan masyarakat terhadap produk yang terjamin kehalalannya.

Rapat sinergi turut menghadirkan Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal Provinsi Sulawesi Selatan Rusfandy, ST, serta Kepala Divisi Industri Produk Halal KDEKS Provinsi Sulawesi Selatan Safri Haliding, SE, MSc, ACC, sebagai pemateri.

Pertemuan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab untuk memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan dalam pengembangan industri dan ekosistem halal di Sulawesi Selatan.

Ke depan, Halal Center Unismuh Makassar bersama Prodi Ekonomi Islam FEB diarahkan semakin memperluas kolaborasi dengan BPJPH dan stakeholder lainnya, terutama dalam pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM, peningkatan literasi dan kesadaran halal, pengembangan riset industri halal, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi Unismuh Makassar dalam mendorong terbangunnya ekosistem industri halal Sulawesi Selatan yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

Penguatan sertifikasi dan pendampingan diharapkan turut meningkatkan daya saing produk UMKM Sulawesi Selatan, baik di pasar regional, nasional, maupun global.