UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Program Pembinaan Karakter dan Kepemimpinan (P2KK) mahasiswa baru Ma’had Al-Birr Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) resmi ditutup setelah berlangsung selama sepekan, Kamis, 3 September 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Subulussalam Unismuh Makassar itu diikuti 347 orang, termasuk peserta dan panitia, sebagai bagian dari pembekalan awal sebelum mahasiswa memasuki proses pendidikan di Ma’had Al-Birr.
Ketua Panitia P2KK, Ust. Radhi Al Mardhi, Lc., M.A., mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk membekali mahasiswa dengan materi keagamaan, karakter, dan kepemimpinan melalui rangkaian agenda yang berlangsung sejak pagi hingga malam. “Pesan dan harapan tentunya ingatlah bahwa penutupan ini hanyalah justru hanyalah awal,” ujar Radhi dalam acara penutupan P2KK.
Menurut Radhi, jumlah peserta mengalami penambahan dibandingkan hari pertama karena proses penerimaan mahasiswa baru masih berlangsung. Sebagian peserta baru mendaftar atau menyelesaikan ujian tertulis berbasis komputer (CBT) di Ma’had Al-Birr beberapa hari sebelum kegiatan dimulai.
Selama sepekan, peserta mengikuti kegiatan yang cukup padat, mulai dari salat tahajud berjemaah, halaqah tahsin, kultum, olahraga, kerja bakti, hingga berbagai materi pembinaan. Materi tersebut antara lain mencakup penanaman akidah, fikih praktis, serta pembekalan dari sejumlah alumni Ma’had Al-Birr yang telah berkiprah di berbagai bidang.
Radhi menilai daya tahan dan antusiasme peserta menjadi salah satu catatan penting selama pelaksanaan P2KK. Menurut dia, para peserta mampu mengikuti rangkaian kegiatan dengan disiplin, hadir tepat waktu, dan menyelesaikan materi hingga akhir meskipun menghadapi jadwal yang padat.
Wakil Direktur Ma’had Al-Birr, Ust. Dr. Muhammad Ali Bakri, S.Sos., M.Pd., mengatakan pelaksanaan P2KK selama sepekan menjadi bagian penting dalam proses pembentukan mahasiswa baru. Ia menyebut kegiatan tahun ini menjadi pelaksanaan selama sepekan dengan kurikulum kepemimpinan dan pembelajaran yang adaptif, kolaboratif, partisipatif, serta inovatif.
Ali Bakri berharap pembekalan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut dalam proses pendidikan mahasiswa di Ma’had Al-Birr. “Saya berharap pelatihan ini, daurah ini, kegiatan ini mampu memberikan energi yang positif bagi keberlangsungan proses pendidikan antum di Ma’had,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya mahasiswa memiliki orientasi kepemimpinan yang berdampak bagi lingkungan. Menurut Ali Bakri, mahasiswa dan calon alumni Ma’had Al-Birr tidak cukup hanya mengembangkan diri, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat melalui ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menjalani pendidikan.
Direktur Ma’had Al-Birr, K.H. Lukman Abd. Shamad, Lc., M.Pd., menyampaikan bahwa P2KK merupakan tahap awal sebelum mahasiswa memasuki proses pendidikan inti di Ma’had Al-Birr. Ia meminta peserta menjaga bekal kedisiplinan, kesungguhan, dan karakter yang telah diperoleh selama kegiatan agar dapat menjadi modal menjalani pendidikan dalam beberapa tahun ke depan.
Salah satu agenda lanjutan yang ditekankan Lukman ialah pembentukan lingkungan berbahasa Arab atau biah lughawiyah di Ma’had Al-Birr. “Dan untuk mencapai itu kita harus menciptakan lingkungan,” kata Lukman. Ia menjelaskan, kemampuan berbahasa Arab tidak hanya diperoleh melalui materi pembelajaran, tetapi juga perlu diperkuat dengan praktik dan lingkungan yang mendorong mahasiswa menggunakan bahasa tersebut dalam keseharian.
Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr. H. Mawardi Pewangi, M.Pd.I., dalam arahannya mengingatkan peserta bahwa proses pendidikan di Ma’had Al-Birr membutuhkan kesungguhan dan kesabaran. Ia juga mencontohkan keberhasilan sejumlah alumni Ma’had Al-Birr yang berkiprah sebagai pendidik, pengusaha, dan politisi sebagai gambaran bahwa proses panjang dapat menghasilkan capaian ketika dijalani dengan sungguh-sungguh.
“Jadi inti kesuksesan masa depan kita adalah sungguh-sungguh dan sabar,” ujar Mawardi. Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nama baik orang tua, menghormati guru, menjaga kejujuran, serta membangun sikap saling menghargai dan saling membantu dengan sesama mahasiswa.
Mawardi menambahkan, mahasiswa baru tersebut akan memasuki tahapan berikutnya sebagai bagian dari proses resmi menjadi mahasiswa Unismuh Makassar. Berdasarkan arahannya, penyambutan mahasiswa secara keseluruhan dijadwalkan pada 12 September, sedangkan pengukuhan mahasiswa dijadwalkan pada 17 September 2026.
Penutupan P2KK sekaligus menjadi penanda berakhirnya masa orientasi dan pembinaan awal bagi mahasiswa baru Ma’had Al-Birr tahun akademik 2026/2027. Panitia berharap nilai-nilai karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, dan kemampuan berbahasa Arab yang diperkenalkan selama sepekan dapat diterapkan dalam kehidupan akademik dan menjadi bekal mahasiswa menjalani proses pendidikan selanjutnya.
Kontributor: Arinal Hidayah
Editor: Hadisaputra

