UNISMUH.AC.ID, BATU — Mahasiswa Unismuh yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAS) Kelompok 82 Desa Sidomulyo memberikan edukasi kesehatan kepada siswa SMA Muhammadiyah 3 Batu tentang pemenuhan nutrisi dan pencegahan Forward Head Posture (FHP).
Kegiatan bertema “Mewujudkan Generasi Sehat melalui Pencegahan Forward Head Posture dan Optimalisasi Pertumbuhan” tersebut memadukan bidang Farmasi dan Fisioterapi untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya pola makan bergizi dan postur tubuh yang baik selama masa pertumbuhan.
Kepala SMA Muhammadiyah 3 Batu, Aris Sahruli, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh siswa dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
“Sosialisasi dari Kak Thalita dan Kak Naura tentang nutrisi dan postur tubuh sangat bermanfaat bagi siswa. Semoga ilmu yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan untuk menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Edukasi Nutrisi untuk Pertumbuhan
Sebelum mengikuti materi, siswa terlebih dahulu mengerjakan pretest untuk melihat pengetahuan awal mengenai nutrisi dan kesehatan postur.
Pada sesi pertama, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai pemenuhan nutrisi yang dibutuhkan remaja selama masa pertumbuhan.
Siswa diperkenalkan pada pentingnya pola makan bergizi seimbang serta sejumlah zat gizi yang diperlukan tubuh, antara lain protein, kalsium, vitamin D, zinc, fosfor, dan magnesium.
Selain memperhatikan jenis zat gizi, mahasiswa juga mendorong siswa mengonsumsi makanan yang beragam dan membangun kebiasaan hidup sehat sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan secara optimal.
Kenali Forward Head Posture
Materi selanjutnya membahas Forward Head Posture, yakni kondisi ketika posisi kepala cenderung berada lebih maju dibandingkan posisi tubuh yang ideal.
Siswa diajak mengenali kebiasaan yang berkaitan dengan postur tubuh ketika duduk, berdiri, belajar, maupun menggunakan gawai.
Edukasi tersebut menekankan pentingnya kesadaran terhadap posisi tubuh dalam aktivitas sehari-hari sehingga siswa dapat mulai membangun kebiasaan postur yang lebih baik.
Kolaborasi mahasiswa Farmasi dan Fisioterapi membuat materi kesehatan disampaikan dari dua sisi yang saling berkaitan, yakni kebutuhan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan serta kebiasaan menjaga postur tubuh.
Setelah sesi materi selesai, peserta mengerjakan posttest untuk mengevaluasi pemahaman yang diperoleh selama kegiatan.
Mahasiswa juga menggelar kuis interaktif. Siswa terlibat aktif menjawab sejumlah pertanyaan sekaligus mengingat kembali materi yang telah disampaikan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama antara mahasiswa KKN MAS Kelompok 82, pihak sekolah, dan para siswa.
Melalui program tersebut, KKN MAS Kelompok 82 berharap siswa memiliki kesadaran lebih baik dalam memenuhi kebutuhan nutrisi, menjaga posisi tubuh, serta menerapkan pola hidup sehat sejak usia remaja.
Kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui edukasi nutrisi, pencegahan gangguan postur, dan pembentukan kebiasaan hidup sehat, serta SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan literasi kesehatan siswa berbasis edukasi langsung di lingkungan sekolah.
Editor: Hadisaputra

