June 29, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS

FEB Unismuh Gelar PKM Berbasis Masjid untuk Pemberdayaan Jamaah

UNISMUH.AC.ID, GOWA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema Digital Eco-Masjid and Smart Sustainability di Masjid Khaerul Huda, Ahad, 28 Juni 2026. Kegiatan yang melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Manajemen itu bertujuan memperkuat kapasitas ekonomi jamaah melalui literasi keuangan syariah, penguatan manajemen usaha mikro, serta optimalisasi dana sosial masjid sebagai implementasi mata kuliah Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK) IV.

Program tersebut dihadiri Wakil Dekan I FEB Unismuh Makassar Agusdiwana Suarni, S.E., M.Acc., dosen FEB Kasriani, S.E., M.Ak., serta Penasehat Masjid Khaerul Huda Drs. Anhalim Anas. Melalui pendekatan pemberdayaan berbasis masjid, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FEB Unismuh dalam menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendukung program kampus berdampak.

Penasehat Masjid Khaerul Huda, Drs. Anhalim Anas, menyambut baik pelaksanaan PKM tersebut. Ia menilai kehadiran sivitas akademika Unismuh membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi dan masyarakat.

“Masjid ini terbuka menjadi rumah ilmu dan pengabdian. Kami berharap kolaborasi dengan FEB dapat melahirkan program yang berdampak nyata bagi jamaah,” kata Anhalim Anas saat memberikan sambutan.

Wakil Dekan I FEB Unismuh Makassar, Agusdiwana Suarni, menjelaskan bahwa PKM menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi dan penyelesaian persoalan nyata di lapangan.

“Melalui PKM ini, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga mengasah empati, problem solving, dan kemampuan komunikasi langsung dengan masyarakat. Masjid kami pilih sebagai titik sentral karena perannya yang strategis dalam pemberdayaan umat,” ujar Agusdiwana.

Ia menambahkan, mata kuliah AIK IV dengan konsentrasi Manajemen dirancang untuk membangun karakter kepemimpinan mahasiswa melalui pendekatan Eco-Leadership. Konsep tersebut dipadukan dengan penguatan ekonomi masyarakat agar mahasiswa mampu menghadirkan solusi yang berkelanjutan.

Menurut Agusdiwana, fokus utama kegiatan meliputi peningkatan literasi keuangan syariah, pendampingan manajemen usaha mikro dan kecil (UMKM), serta penguatan pengelolaan dana sosial masjid. Ia menilai ketiga aspek tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan kemandirian ekonomi jamaah.

Harapan kami, kegiatan ini berkelanjutan dan menjadi model pengabdian berbasis masjid yang dapat direplikasi,” kata Agusdiwana.

Kasriani selaku dosen pendamping menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam PKM menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Ia menilai mahasiswa memperoleh kesempatan mengintegrasikan kompetensi akademik dengan kebutuhan riil masyarakat sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual.

Kegiatan tersebut juga memperlihatkan keterlibatan aktif mahasiswa dalam mendampingi masyarakat melalui berbagai sesi edukasi dan diskusi. Selain menyampaikan materi, mahasiswa berdialog dengan jamaah untuk mengidentifikasi persoalan ekonomi yang dihadapi serta merumuskan solusi yang dapat diterapkan sesuai kondisi setempat.

Program bertema Digital Eco-Masjid and Smart Sustainability ini menjadi salah satu implementasi konsep kampus berdampak yang dikembangkan FEB Unismuh Makassar. Melalui sinergi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat, fakultas berharap pengabdian tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi program pemberdayaan yang berkelanjutan dan mampu memperkuat peran masjid sebagai pusat pengembangan sosial dan ekonomi masyarakat di Sulawesi Selatan.