June 19, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA UTAMA

Tim PKM LP3M Unismuh Makassar Latih Kader PKK Desa Timbuseng Gowa, Sambil Edukasi Stunting Juga Sosialisasi PMB

UNISMUH.AC.ID, GOWA — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memanfaatkan pelatihan media edukasi digital dan pencegahan stunting untuk menyosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 kepada masyarakat Desa Timbuseng, Kabupaten Gowa. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Timbuseng itu melibatkan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), kader posyandu, dan pemerintah desa sebagai sasaran utama penyebaran informasi pendidikan tinggi.

Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan sekaligus memperluas akses informasi pendidikan tinggi bagi masyarakat desa. Tim PKM memadukan edukasi kesehatan dan sosialisasi PMB dengan harapan informasi yang disampaikan dapat menjangkau lebih banyak keluarga melalui jaringan kader yang aktif di tengah masyarakat.

Ketua Tim PKM Unismuh Makassar, Dr. Muhammad Yahya Mustafa, mengatakan sosialisasi PMB sengaja diintegrasikan dalam kegiatan pengabdian karena kader PKK dan posyandu memiliki kedekatan dengan masyarakat serta mampu menjadi perpanjangan tangan kampus dalam menyebarkan informasi pendidikan.

“Kami ingin memastikan informasi tentang penerimaan mahasiswa baru dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kader PKK dan posyandu memiliki jaringan yang luas di masyarakat sehingga diharapkan dapat membantu menyebarluaskan informasi PMB Unismuh kepada keluarga dan warga yang memiliki putra-putri yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ujar Yahya.

Dalam kegiatan tersebut, tim PKM membagikan brosur PMB serta menjelaskan berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru, pilihan program studi, dan peluang beasiswa yang tersedia di Unismuh Makassar. Informasi itu diberikan agar masyarakat memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Yahya menjelaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak hanya dilakukan melalui program kesehatan masyarakat, tetapi juga melalui perluasan akses pendidikan tinggi. Menurut dia, pengabdian masyarakat menjadi ruang yang efektif untuk memperkenalkan berbagai peluang pendidikan kepada warga hingga tingkat desa.

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dilakukan secara menyeluruh. Karena itu, kami memandang kegiatan pengabdian masyarakat sebagai sarana yang tepat untuk menghadirkan informasi pendidikan tinggi secara langsung kepada masyarakat,” kata Yahya.

Selain sosialisasi PMB, tim yang terdiri atas Dr. Muhammad Yahya Mustafa, Dr. Hafiz Alfiansyah, dan Erni, S.Kom., M.I.Kom., memberikan pelatihan pemanfaatan media digital untuk edukasi kesehatan. Para peserta dibekali keterampilan menggunakan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi yang cepat, mudah diakses, dan menjangkau lebih banyak warga.

Yahya menuturkan bahwa kader PKK dan posyandu memiliki posisi strategis sebagai agen edukasi di lingkungan masyarakat. Dengan kemampuan digital yang lebih baik, para kader diharapkan mampu memperluas kampanye kesehatan, terutama dalam upaya pencegahan stunting yang masih menjadi perhatian di berbagai daerah.

“Kami berharap para kader tidak hanya menjadi penyampai informasi kesehatan, tetapi juga menjadi mitra kampus dalam menyebarluaskan informasi pendidikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Timbuseng, Arifai, S.Sos., menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai program yang dibawa Unismuh memberikan manfaat ganda karena tidak hanya memperkuat kapasitas kader kesehatan, tetapi juga membuka wawasan masyarakat mengenai peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Menurut Arifai, keberadaan perguruan tinggi yang hadir langsung di desa membantu masyarakat memperoleh informasi yang selama ini belum tentu mudah diakses. Ia berharap kerja sama serupa dapat terus dilakukan agar warga desa mendapatkan pendampingan dalam berbagai bidang, termasuk kesehatan dan pendidikan.

Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Selain menerima materi mengenai pencegahan stunting dan media edukasi digital, mereka juga berdiskusi mengenai peluang beasiswa serta proses pendaftaran mahasiswa baru di Unismuh Makassar.

Melalui kegiatan ini, Unismuh berharap informasi mengenai PMB Tahun Akademik 2026/2027 dapat menjangkau lebih banyak masyarakat pedesaan. Kampus juga menargetkan terbangunnya kolaborasi berkelanjutan dengan kader PKK dan posyandu sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat di Kabupaten Gowa.