UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) menggelar Ramah Tamah Wisuda Ke-88 di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Jalan Boulevard Raya Nomor 55, Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi momentum pelepasan 99 alumni FISIP Unismuh Makassar yang telah menyelesaikan studi dan bersiap memasuki fase baru sebagai sarjana.
Acara yang berlangsung di Diamond Ballroom Lantai 2 itu dihadiri pimpinan universitas, pimpinan fakultas, pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA), dosen, tenaga kependidikan, wisudawan, dan keluarga alumni. Ramah tamah digelar sebagai bentuk syukur, silaturahmi, sekaligus penguatan pesan moral dan akademik bagi alumni agar siap menghadapi dunia kerja dan pengabdian di masyarakat.
Dekan FISIP Unismuh Makassar, Dr. Andi Luhur Prianto, S.IP., M.Si., menyampaikan selamat kepada para alumni yang telah menyelesaikan proses akademik di fakultas tersebut. Ia mengatakan, kelulusan ini menjadi hasil dari proses panjang yang melibatkan mahasiswa, orang tua, dosen, dan seluruh unsur fakultas.
“Alhamdulillah hari ini kita semua telah berhasil mengantarkan para alumni yang hebat. Selamat dan sukses dalam mengarungi fase kehidupan selanjutnya,” ujar Andi Luhur.
Andi Luhur menjelaskan, FISIP Unismuh Makassar terus berupaya menjadi ruang pembelajaran yang mendukung mahasiswa tumbuh secara akademik, sosial, dan moral. Ia menilai alumni harus tetap menjadikan kampus sebagai bagian dari perjalanan hidup, meski telah menyelesaikan pendidikan formal.
Menurut Andi Luhur, gelar sarjana bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk meningkatkan kualitas diri di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya kompetensi, semangat, dan daya juang bagi alumni yang akan memasuki dunia kerja maupun ruang pengabdian sosial.
“Para alumni harus selalu belajar, meningkatkan kompetensi, menjaga semangat, dan memiliki daya juang dalam memasuki dunia kerja. Jadilah manusia yang banyak memberi manfaat bagi sesama,” kata Andi Luhur.
Pada kesempatan itu, Andi Luhur juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses akademik terdapat hal-hal yang kurang berkenan bagi mahasiswa dan alumni. Ia berharap hubungan antara alumni dan fakultas tetap terjaga melalui jejaring akademik, sosial, dan kelembagaan.
Ketua Komisariat IKA FISIP Unismuh Makassar, Adnan Ma’ruf, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan selamat kepada 99 alumni yang dilepas dalam ramah tamah tersebut. Ia menilai momentum wisuda menjadi penanda berakhirnya satu tahapan pendidikan sekaligus awal dari tanggung jawab baru.
Adnan mengatakan, perjalanan selama kurang lebih empat tahun di kampus harus menjadi bekal untuk membangun solidaritas antarsesama alumni. Ia mengingatkan alumni agar tetap saling mendukung, menghormati, dan membantu dalam meraih keberhasilan.
“Perjalanan panjang selama empat tahun berakhir indah pada momentum ramah tamah dan wisuda ini. Para alumni harus selalu saling menghormati, saling mendukung, dan saling menarik agar dapat berhasil bersama-sama,” ujar Adnan.
Ketua Umum IKA Unismuh Makassar, Prof. Dr. H. Andi Syukri Syamsuri, M.Hum., juga memberikan pesan kepada alumni FISIP Unismuh Makassar. Ia mengajak alumni meneladani filosofi pohon bambu yang membutuhkan waktu untuk tumbuh kuat, tetapi kemudian seluruh bagiannya dapat memberi manfaat.
“Tiru filosofi pohon bambu. Semuanya bermanfaat, tetapi berproses dalam waktu tertentu agar kuat, tinggi, dan memberi manfaat untuk semuanya,” kata Andi Syukri.
Andi Syukri menyampaikan bahwa alumni perlu memahami arti proses dalam membangun masa depan. Menurut dia, keberhasilan tidak selalu datang secara cepat, tetapi membutuhkan ketekunan, kesabaran, dan kesiapan untuk terus tumbuh.
Pesan serupa disampaikan Wakil Rektor IV Unismuh Makassar, Dr. Burhanuddin, M.Si. Ia mengingatkan alumni bahwa dunia kerja saat ini semakin kompetitif sehingga lulusan tidak cukup hanya mengandalkan ijazah.
Burhanuddin mendorong alumni memperkuat kompetensi, keterampilan, dan sertifikasi sesuai bidang ilmu masing-masing. Menurut dia, sertifikat kompetensi dapat menjadi nilai tambah bagi lulusan ketika bersaing di pasar kerja.
“Ananda alumni akan memasuki fase pencarian kerja yang sangat kompetitif. Tingkatkan kualitas kompetensi dan skill. Sebaiknya semua lulusan memiliki sertifikat kompetensi sesuai bidang ilmu masing-masing,” ujar Burhanuddin.
Selain aspek profesional, Burhanuddin menekankan pentingnya menjaga hubungan spiritual dan sosial. Ia mengajak alumni memperkuat hablumminallah melalui ibadah serta menjaga hablumminannas melalui hubungan baik dengan sesama manusia.
Suasana ramah tamah semakin khidmat ketika mubalig nasional, Dr. Das’ad Latif, S.Ag., S.Sos., M.Si., Ph.D., memberikan motivasi kepada wisudawan dan keluarga. Dalam pesannya, Das’ad mengingatkan alumni agar tidak berprasangka buruk terhadap situasi hidup dan ketentuan Allah SWT.
Menurut Das’ad, setiap orang memiliki masalah dan ujian masing-masing. Ia menilai kesabaran, doa, dan kedekatan kepada Allah SWT menjadi bekal penting bagi alumni dalam menghadapi tantangan setelah meninggalkan bangku kuliah.
“Jangan berprasangka buruk dengan situasi dan ketentuan Allah. Perbaiki diri dengan memulai dari memperbaiki salat,” pesan Das’ad.
Das’ad juga menekankan bahwa salat dan sabar harus menjadi jalan utama dalam menghadapi persoalan hidup. Ia menyampaikan bahwa memperbaiki hubungan dengan Allah SWT akan membantu seseorang menata kembali arah hidupnya.
“Semua orang punya masalah. Jadikan sabar dan salat sebagai solusi. Allah akan memperbaiki hidup kita,” ujar Das’ad.
Dalam motivasinya, Das’ad mengajak alumni membiasakan salat Dhuha sebelum keluar rumah. Ia menjelaskan, kebiasaan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar spiritual untuk mencari keberkahan dalam kehidupan dan rezeki.
Pada sesi kesan dan pesan, Widyastudi selaku wisudawan terbaik FISIP Unismuh Makassar menyampaikan terima kasih kepada kedua orang tuanya. Ia menyebut dukungan dan pengorbanan keluarga menjadi bagian penting dari keberhasilannya menyelesaikan studi.
Widyastudi juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor Unismuh Makassar, Dekan FISIP Unismuh Makassar, para wakil dekan, ketua program studi, dosen, dosen pembimbing, dan tenaga kependidikan. Ia turut berterima kasih kepada teman-teman mahasiswa atas kebersamaan selama menjalani proses perkuliahan.
Ramah tamah tersebut turut dihadiri Wakil Rektor II Unismuh Makassar sekaligus mantan Dekan FISIP Unismuh Makassar, Dr. Hj. Ihyani Malik, M.Si.; Wakil Dekan I Bidang Akademik, Nasrul Haq, S.Sos., M.PA.; Wakil Dekan II Bidang Keuangan dan Administrasi Umum, Nur Khaerah, S.IP., M.I.P.; Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Nur Wahid, S.Sos., M.Si.; dan Wakil Dekan IV Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Abdul Gafur, S.Sos., M.AP. Para ketua program studi di lingkungan FISIP Unismuh Makassar juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Ramah Tamah Wisuda Ke-88 FISIP Unismuh Makassar tidak hanya menjadi seremoni pelepasan alumni, tetapi juga ruang silaturahmi dan refleksi. Melalui kegiatan ini, alumni diharapkan terus menjaga nama baik almamater, memperkuat kompetensi, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

