UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Dua peserta Jalan Sehat Milad Ke-63 Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar), Siti Walida Mustamin dan Tsabitah Alkhansa, meraih hadiah utama paket umrah di Kampus Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Selasa, 16 Juni 2026. Hadiah itu diserahkan dalam kegiatan yang diikuti 3.832 peserta sebagai bagian dari rangkaian Milad Ke-63 dan Wisuda Ke-88 Unismuh Makassar.
Hadiah utama tersebut disponsori oleh BSI dan Bank Sulselbar. Pengundian dilakukan secara digital untuk menjaga transparansi dan memberi peluang yang sama kepada seluruh peserta yang telah mendaftar.
Ketua Panitia Jalan Sehat Milad Ke-63 dan Wisuda Ke-88 Unismuh Makassar, Dr Muhammad Akhir, mengatakan hadiah utama umrah menjadi salah satu bentuk apresiasi kepada peserta. Menurut dia, antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan milad tidak hanya menjadi agenda internal kampus, tetapi juga mendapat sambutan luas dari masyarakat.
“Peserta tidak hanya berasal dari lingkungan kampus, tetapi juga dari berbagai kalangan masyarakat. Karena pendaftaran gratis, minat masyarakat sangat tinggi untuk ikut serta,” kata Muhammad Akhir.
Muhammad Akhir menjelaskan, panitia menerapkan sistem digital sejak proses pendaftaran hingga pengundian hadiah. Sistem itu digunakan agar proses berjalan terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Sistem yang digunakan berbasis digital sehingga semua peserta memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan hadiah,” ujarnya.
Selain dua paket umrah, panitia menyiapkan sejumlah hadiah lain bagi peserta. Hadiah itu antara lain sepeda motor, sepeda listrik, televisi, kulkas, mesin cuci, sepeda, telepon genggam, lemari, serta ratusan hadiah hiburan.
Rektor Unismuh Makassar, Dr Ir Abd Rakhim Nanda MT IPU, dalam sambutannya mengingatkan panitia agar hadiah umrah segera ditindaklanjuti setelah rangkaian milad selesai. Ia menekankan agar pemenang memperoleh kepastian layanan dan keberangkatan sesuai mekanisme yang telah disiapkan.
“Umrah dua orang, tapi saya ingatkan panitia, sesudah acara milad berlangsung jangan dilupakan, jangan bertahun-tahun baru diberangkatkan. Harus diurusi sesudahnya,” kata Rakhim.
Menurut Rakhim, jalan sehat tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga atau hiburan. Ia menyebut kegiatan itu terutama dimaksudkan untuk mempererat hubungan antara kampus, sivitas akademika, dan masyarakat umum.
“Kegiatan ini paling utama adalah membangun silaturahmi bersama seluruh sivitas akademika dan juga mengundang masyarakat umum untuk lebih dekat kepada Universitas Muhammadiyah Makassar,” ujarnya.
Jalan sehat tersebut dilepas dari Kampus Unismuh Makassar. Peserta menempuh rute dari Jalan Sultan Alauddin menuju Jalan AP Pettarani, berputar di sekitar kawasan depan pos flyover, lalu kembali ke kampus.
Rakhim mengatakan, rute itu dipilih agar kegiatan berjalan terbuka dan dapat menghadirkan suasana kebersamaan. Ia berharap jalan sehat menjadi ruang saling menyapa dan berbagi kegembiraan.
“Kita berharap dengan Milad atau Gerak Jalan Sehat ini tercipta suatu kondisi di mana bisa saling bersapa, saling membagi kebahagiaan, dan dengan begitu kita bekerja bersama-sama dalam suasana bahagia,” katanya.
Kegiatan jalan sehat itu juga bertepatan dengan 1 Muharram 1448 Hijriah. Selain diikuti sivitas akademika, kegiatan tersebut dihadiri unsur Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Badan Pembina Harian, pimpinan fakultas, unit kerja, mitra perbankan, dan masyarakat umum.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Prof Ambo Asse MAg, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai jalan sehat menjadi bagian dari kegembiraan warga Muhammadiyah dalam menyambut tahun baru Islam sekaligus Milad Ke-63 Unismuh Makassar.
“Atas nama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, saya menyampaikan rasa gembira dan senang. Bapak Ibu turut serta menggembirakan tanggal 1 Muharram sebagai tahun baru Islam 1448 Hijriah,” kata Ambo Asse.
Pada kesempatan yang sama, kegiatan juga dirangkaikan dengan peluncuran penyusunan Ensiklopedi Hadis Tematik Syarah At-Tanwir Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Ambo Asse menjelaskan, karya tersebut direncanakan terdiri atas empat jilid, yakni akidah, akhlak, ibadah, dan muamalah duniawiah.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Irwan Akib, menyampaikan selamat kepada Unismuh Makassar yang memasuki usia 63 tahun. Ia menilai perjalanan Unismuh Makassar merupakan bagian dari ikhtiar panjang Muhammadiyah membangun pendidikan tinggi di kawasan Indonesia bagian timur.
“Atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah, saya menyampaikan selamat kepada Universitas Muhammadiyah Makassar yang insyaallah pada tanggal 19 Juni 2026 berusia 63 tahun,” kata Irwan Akib.
Irwan berharap Milad Ke-63 menjadi penguat semangat Unismuh Makassar untuk terus berkembang. Ia juga mendorong kampus tersebut memperkuat sinergi dengan Persyarikatan Muhammadiyah dan masyarakat Sulawesi Selatan.
Puncak Milad Ke-63 Unismuh Makassar dijadwalkan berlangsung Jumat, 19 Juni 2026, melalui rapat senat luar biasa. Adapun Wisuda Ke-88 Unismuh Makassar dijadwalkan berlangsung Sabtu, 20 Juni 2026, dengan 1.411 alumni dari program diploma, sarjana, magister, dan doktor.
Bagi Unismuh Makassar, hadiah umrah dalam jalan sehat tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan milad yang menggembirakan, terbuka, dan dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kampus berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam perayaan milad terus berlanjut dalam agenda akademik dan pengabdian kepada masyarakat.

