June 8, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS

Mahasiswi Arsitektur Unismuh Kembangkan Program Desain Edukatif di Sekolah Thailand Selatan

UNISMUH.AC.ID, YALA, Thailand Selatan — Mahasiswi Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Rezqi Ayu Amaliyah Syam, mengembangkan program desain edukatif di sekolah mitra selama mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Batch 2 di Thailand Selatan. Senin 8 Juni 2026.

Program tersebut dijalankan di THAWEEWUT CHITPHAKDI C&E SCHOOL, Yala, Thailand Selatan, sebagai bagian dari upaya mahasiswa Unismuh Makassar mengimplementasikan keilmuan mereka dalam lingkungan internasional.

KKN Internasional Batch 2 melibatkan 30 mahasiswa Unismuh Makassar, dengan 11 di antaranya berasal dari Fakultas Teknik. Mereka terdiri atas empat mahasiswa Program Studi Arsitektur, empat mahasiswa Teknik Informatika, dua mahasiswa Teknik Pengairan, dan satu mahasiswa Teknik Elektro.

Di lokasi pengabdian, Rezqi berkolaborasi dengan Wafiq Azizah, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika. Keduanya menjalankan program yang berfokus pada pengembangan pembelajaran dan kegiatan edukatif di lingkungan sekolah.

Pada pekan pertama, mereka menjalani masa adaptasi, observasi lingkungan sekolah, serta melakukan koordinasi dengan kepala sekolah dan guru mitra guna menyelaraskan program kerja. Tahapan tersebut menjadi dasar untuk memahami kebutuhan sekolah sekaligus menentukan bentuk kontribusi yang relevan dengan bidang keilmuan masing-masing.

Sebagai mahasiswa Arsitektur, Rezqi merancang program edukatif yang memperkenalkan konsep ruang belajar yang nyaman, sehat, dan mendukung aktivitas pendidikan. Melalui program tersebut, siswa diajak memahami pentingnya kualitas lingkungan fisik dalam menunjang proses belajar sekaligus kesehatan pengguna ruang.

Selain mengembangkan program berbasis arsitektur, Rezqi juga terlibat dalam pembelajaran bahasa Arab yang menjadi salah satu kebutuhan sekolah. Sementara itu, Wafiq memberikan pendampingan dalam pembelajaran bahasa Inggris.

Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan pendekatan interaktif melalui diskusi, permainan edukatif, dan praktik komunikasi sederhana. Metode tersebut dirancang untuk mendorong partisipasi aktif siswa sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam berkomunikasi.

Materi yang diberikan selama minggu pertama mencakup pengenalan diri, kalimat tanya, serta pola kalimat dasar. Berbagai materi tersebut dikemas dalam aktivitas yang menyenangkan sehingga mendapat respons positif dari siswa maupun guru.

Dekan Fakultas Teknik Unismuh Makassar, Muhammad Syafaat S. Kuba, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa Teknik dalam program KKN Internasional di Thailand Selatan.

Menurutnya, program tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dalam konteks global.

“KKN Internasional mendorong mahasiswa agar tidak hanya mampu beradaptasi dengan budaya baru, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata sesuai bidang keilmuan masing-masing. Pengalaman ini akan memperkuat kompetensi profesional dan wawasan internasional mahasiswa,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Program Studi Arsitektur Unismuh Makassar, Citra Amalia Amal, menilai keterlibatan mahasiswa dalam program internasional membuka ruang bagi pengembangan perspektif global dalam bidang desain dan lingkungan binaan.

Ia mengatakan, mahasiswa Arsitektur tidak hanya mempelajari bangunan dan ruang, tetapi juga memahami bagaimana lingkungan dirancang untuk menjawab kebutuhan manusia. Pengalaman di Thailand Selatan dinilai memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempelajari pendekatan ruang dan budaya yang berbeda sekaligus mengembangkan solusi yang relevan bagi masyarakat.

Program KKN Internasional Batch 2 yang dikelola oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Unismuh Makassar merupakan bagian dari skema International Community Service yang bertujuan memperkuat kompetensi global mahasiswa melalui pengabdian masyarakat lintas negara. Melalui program ini, Unismuh Makassar terus memperluas jejaring kolaborasi internasional sekaligus mendorong kontribusi nyata perguruan tinggi bagi masyarakat dan dunia pendidikan.