June 4, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA UTAMA

Diterima Mitra Sekolah, Mahasiswa Unismuh Makassar Mulai KKN Internasional di Thailand Selatan

UNISMUH.AC.ID, NARATHIWAT, THAILAND — Sebanyak 30 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mulai menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Batch 2 di Thailand Selatan. Kegiatan terbaru di lapangan ditandai dengan penerimaan resmi oleh mitra sekolah di Provinsi Narathiwat, Rabu (3/6/2026), sekaligus pembagian mahasiswa ke 11 lokasi pengabdian di Narathiwat dan Yala.

Selama satu bulan, para mahasiswa akan menjalankan program pengabdian masyarakat di bidang pendidikan, teknologi, lingkungan, literasi keuangan, kewirausahaan, hingga pemberdayaan masyarakat. Program ini merupakan bagian dari International Community Service yang diselenggarakan Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Unismuh Makassar.

Sebelum ditempatkan di lokasi masing-masing, peserta mengikuti orientasi dan koordinasi di Aula Rachprachanukhroh School, salah satu sekolah negeri Kerajaan Thailand di Provinsi Narathiwat. Kegiatan itu menjadi forum pengenalan lingkungan pengabdian, pemahaman sistem pendidikan setempat, serta koordinasi awal antara mahasiswa dan mitra pelaksana.

Setelah penerimaan resmi tersebut, mahasiswa dibagi ke 11 sekolah yang tersebar di Provinsi Narathiwat dan Yala. Lokasi penempatan meliputi Rachprachanukhroh School, Darulhikmah School, Bribanthaweewutcitpakdee School, Darul Islah School, Chaerun Wittayanusorn School, Islam Burapha School, Ban Tanyong School, Mattayom Sungai Padi School, Iqra Islam Wittaya School, Samanmit Wittaya School, dan Narawit Islam School.

Meski penempatan berpusat di lingkungan sekolah, program pengabdian tidak hanya menyasar aktivitas pembelajaran di kelas. Mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu akan menyusun dan melaksanakan program sesuai kebutuhan mitra serta masyarakat sekitar sekolah.

Program tersebut antara lain pengajaran bahasa, pendidikan karakter, penguatan literasi digital, pemanfaatan teknologi pendidikan, literasi keuangan, kewirausahaan, pengelolaan lingkungan, pertanian berkelanjutan, serta penerapan teknologi sederhana yang dapat dimanfaatkan sekolah dan komunitas setempat.

Manager Darulhikmah School sekaligus Sekretaris Jenderal PERSAIT atau Persatuan Alumni Indonesia–Thailand, Aminah Chuma, mengapresiasi kehadiran mahasiswa Unismuh Makassar di Thailand Selatan. Menurut dia, program tersebut tidak hanya bermanfaat bagi sekolah, tetapi juga memperkuat hubungan pendidikan, budaya, dan persahabatan Indonesia-Thailand.

“Kami sangat senang dapat kembali menerima mahasiswa dari Indonesia, khususnya dari Universitas Muhammadiyah Makassar. Kami berharap mahasiswa dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa dan masyarakat di lingkungan masing-masing,” kata Aminah.

Aminah menambahkan, kerja sama antara PERSAIT dan Unismuh Makassar menunjukkan komitmen kedua pihak dalam membangun kolaborasi pendidikan internasional yang berkelanjutan.

Ketua Divisi Kerja Sama Pusat Studi dan Inkubasi Bisnis LP3M Unismuh Makassar, Dr Wildhan Burhanuddin, mengatakan, KKN Internasional tahun ini menggunakan pendekatan multidisiplin. Mahasiswa dari berbagai program studi didorong untuk berkolaborasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat di lingkungan mitra.

“Sekolah menjadi pusat kegiatan pengabdian, namun sasaran program tidak hanya siswa dan guru, melainkan juga masyarakat di sekitar sekolah. Setiap mahasiswa hadir membawa keilmuan dan solusi sesuai bidangnya masing-masing,” ujar Wildhan.

Ia menjelaskan, mahasiswa bidang pendidikan akan berkontribusi dalam proses pembelajaran dan penguatan karakter. Mahasiswa teknik mengembangkan program berbasis teknologi dan lingkungan, mahasiswa pertanian berbagi praktik pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan, mahasiswa ekonomi mendukung literasi keuangan dan kewirausahaan, sedangkan mahasiswa komunikasi dan teknologi pendidikan memperkuat aspek media serta pembelajaran digital.

Menurut Wildhan, model pengabdian berbasis sekolah dan komunitas dirancang untuk memberi dampak yang lebih luas. Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran global bagi mahasiswa untuk melatih komunikasi lintas budaya, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi.

Ketua LP3M Unismuh Makassar, Dr Muh Arief Muhsin, mengatakan, KKN Internasional merupakan bagian dari strategi kampus dalam mencetak lulusan berwawasan global.

“Kami berharap mahasiswa dapat menjadi duta terbaik Unismuh Makassar dan Indonesia, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat selama menjalankan program pengabdian di Thailand Selatan,” kata Arief.

KKN Internasional Batch 2 Unismuh Makassar dijadwalkan berlangsung hingga 30 Juni 2026. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memperluas jejaring internasional kampus melalui pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi global.