Kartini dalam Kritik Sastra: Pemberdayaan Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045
UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR – Nama Raden Ajeng Kartini tidak pernah benar-benar menjadi masa lalu. Ia terus hadir dalam ruang-ruang diskusi, dalam teks-teks yang dibaca ulang, dan dalam kesadaran kolektif yang terus tumbuh. Setiap peringatan Hari Kartini seharusnya tidak berhenti pada seremoni simbolik, melainkan menjadi momentum refleksi kritis tentang sejauh mana perjuangan perempuan telah bergerak, dan ke

