UNIMUH.AC.ID, MAKASSAR — Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar meluncurkan aplikasi JIAN CONNECT untuk meningkatkan efektivitas layanan akademik berbasis digital. Peluncuran yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu, 31 Oktober 2026, ini menjadi bagian dari implementasi visi program studi yang menekankan Ethics and Digital Governance atau tata kelola digital berlandaskan etika.
Aplikasi tersebut dikembangkan sebagai pusat layanan akademik terintegrasi yang dapat dimanfaatkan mahasiswa, dosen, dan alumni. Melalui JIAN CONNECT, program studi berupaya menyederhanakan proses administrasi sekaligus memperluas akses terhadap layanan akademik yang lebih cepat, transparan, dan terarah.
Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Negara Unismuh Makassar, Nurbiah Tahir, S.Sos., M.AP., membuka kegiatan sekaligus menjelaskan arah pengembangan layanan digital tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran JIAN CONNECT tidak sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga menjadi wujud penerapan visi program studi dalam pelayanan akademik.
“JIAN CONNECT bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan langkah nyata kami dalam mengimplementasikan visi Ethics and Digital Governance. Kami ingin memastikan transformasi digital benar-benar memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, dan seluruh pengguna layanan akademik,” ujar Nurbiah dalam sambutannya.
Menurut Nurbiah, transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi harus berjalan beriringan dengan penguatan etika, tanggung jawab, dan transparansi. Pemanfaatan teknologi, kata dia, perlu diarahkan untuk menjawab kebutuhan sivitas akademika, bukan sekadar memindahkan prosedur administrasi konvensional ke dalam sistem elektronik.
Baca Juga: Aksara Peduli 2026, Unismuh Makassar Terjunkan 40 Mahasiswa ke Dua Kabupaten
“Teknologi harus mempermudah pelayanan, bukan justru menciptakan hambatan baru. Karena itu, pengembangan layanan digital harus tetap mengedepankan etika, transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan pengguna,” kata Nurbiah.
Pengembangan JIAN CONNECT juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan antara program studi dan mahasiswa. Melalui sistem yang lebih terintegrasi, proses administrasi diharapkan menjadi lebih tertib, mudah dipantau, serta memberikan kepastian layanan kepada pengguna.
Permudah Akses Layanan Akademik
Setelah pembukaan, Sekretaris Program Studi Ilmu Administrasi Negara Unismuh Makassar, Rusliadi, S.Sos., M.AP., memandu sosialisasi sekaligus menjelaskan mekanisme penggunaan JIAN CONNECT. Dalam sesi tersebut, ia memperkenalkan sejumlah fitur aplikasi, kategori pengguna, serta tahapan mengakses berbagai menu layanan akademik.
Rusliadi menjelaskan bahwa aplikasi tersebut dirancang untuk memudahkan mahasiswa, dosen, dan alumni mengakses kebutuhan administrasi akademik melalui satu sistem. Pengguna dapat memilih layanan sesuai kategori dan kebutuhan masing-masing sehingga proses pengajuan administrasi menjadi lebih praktis.
“Melalui JIAN CONNECT, kami berupaya menghadirkan layanan akademik dalam satu sistem yang lebih mudah diakses. Mahasiswa, dosen, dan alumni dapat memanfaatkan layanan sesuai kebutuhan masing-masing tanpa harus melalui proses administrasi yang berbelit-belit,” jelas Rusliadi.
Selain mempermudah akses, JIAN CONNECT diharapkan membantu program studi mengelola pengajuan layanan secara lebih sistematis. Rusliadi menerangkan bahwa pengembangan aplikasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung pemantauan status pelayanan sehingga proses administrasi dapat berlangsung lebih terukur.
“Harapan kami, aplikasi ini tidak hanya memudahkan pengajuan layanan, tetapi juga membantu program studi meningkatkan ketertiban administrasi dan pemantauan proses pelayanan. Dengan demikian, kualitas layanan akademik dapat terus dievaluasi dan ditingkatkan,” ujarnya.
Sosialisasi yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting tersebut mempertemukan pengelola program studi dan mahasiswa dalam pengenalan layanan digital. Peserta mengikuti pemaparan mengenai mekanisme penggunaan aplikasi sebagai langkah awal sebelum memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia.
Kehadiran JIAN CONNECT sekaligus menunjukkan upaya Program Studi Ilmu Administrasi Negara dalam menyesuaikan tata kelola pendidikan tinggi dengan perkembangan teknologi informasi. Digitalisasi pelayanan dipandang sebagai salah satu kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi administrasi sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan program studi.
Implementasi Ethics and Digital Governance
Pengembangan aplikasi tersebut berkaitan dengan visi Ethics and Digital Governance yang menjadi orientasi Program Studi Ilmu Administrasi Negara Unismuh Makassar. Konsep ini menempatkan pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari tata kelola kelembagaan yang tetap mengedepankan prinsip etika, tanggung jawab, transparansi, dan pelayanan publik.
Dalam konteks pendidikan tinggi, penerapan tata kelola digital tidak hanya berkaitan dengan penyediaan perangkat teknologi. Keberhasilannya juga ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia, keteraturan prosedur, serta kemampuan institusi memastikan setiap layanan dapat diakses secara adil dan bertanggung jawab.
Karena itu, peluncuran JIAN CONNECT menjadi tahap awal dalam pengembangan ekosistem layanan akademik berbasis digital di tingkat program studi. Efektivitas penerapannya akan bergantung pada pemanfaatan aplikasi oleh pengguna, pengelolaan sistem, serta evaluasi terhadap kualitas pelayanan yang diberikan.
Inovasi tersebut juga relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan tujuan ke-16 mengenai kelembagaan yang efektif, akuntabel, dan inklusif. Penguatan layanan akademik berbasis teknologi dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung kedua tujuan tersebut.
Melalui JIAN CONNECT, Program Studi Ilmu Administrasi Negara Unismuh Makassar berharap dapat membangun layanan akademik yang semakin mudah diakses, responsif, dan terintegrasi. Pengembangan serta evaluasi berkelanjutan diperlukan agar aplikasi tersebut tidak berhenti sebagai inovasi teknologi, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, alumni, dan pengelolaan program studi.

