October 15, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
Kemahasiswaan dan Prestasi

IMM FKIP Unismuh Makassar Dorong Tradisi Intelektual melalui Akselerasi Jilid IX

Pembukaan kegiatan Akselerasi Jilid IX di Minihall Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Lantai 8 Unismuh Makassar, Kamis, 15 Oktober 2026.

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) membuka kegiatan Akselerasi Jilid IX di Minihall Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Lantai 8 Unismuh Makassar, Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan bertema “Menajamkan Nalar, Mewujudkan IMM FKIP Visioner” ini bertujuan memperkuat kemampuan berpikir kritis, kapasitas intelektual, dan kepemimpinan kader.

Pembukaan berlangsung pukul 10.00–12.00 Wita, sedangkan rangkaian kegiatan dijadwalkan pada 15–18 Oktober 2026 di Mes Kehutanan, Malino, Kabupaten Gowa. Melalui kegiatan tersebut, IMM FKIP Unismuh Makassar berupaya membangun tradisi intelektual sekaligus menanamkan nilai-nilai ideologis agar kader mampu merespons perkembangan zaman dan persoalan masyarakat.

Ketua Panitia Akselerasi Jilid IX, Meuty Muthmainnah, mengatakan kegiatan ini dirancang sebagai ruang pengembangan potensi kader, terutama untuk mengasah daya pikir, memperluas wawasan, dan meningkatkan kesadaran intelektual. Ia berharap tema yang diangkat dapat diwujudkan melalui proses pembelajaran yang mendorong kader berpikir kritis dan terarah.

“Melalui tema ‘Menajamkan Nalar, Mewujudkan IMM FKIP Visioner’, kami berharap kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang mampu mengasah daya pikir dan memperkuat kualitas intelektual kader IMM,” ujar Meuty dalam laporannya.

Meuty juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, pimpinan komisariat, dan pimpinan fakultas yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan. Menurut dia, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memastikan proses perkaderan tersebut dapat berlangsung dengan baik.

Ketua Umum Pimpinan Komisariat IMM FKIP Unismuh Makassar, Muh. Farel, menegaskan bahwa Akselerasi merupakan bagian dari upaya pengawalan dan pembinaan kader. Ia mengingatkan bahwa perkaderan tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi proses berkelanjutan untuk membentuk kader yang memiliki ketajaman berpikir, kepekaan sosial, dan kemampuan memahami perubahan zaman.

“Akselerasi ini merupakan bagian dari pengawalan kader, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai intelektualitas. Kami berharap tema yang diangkat tidak sekadar menjadi slogan, tetapi benar-benar mampu menajamkan nalar dan membangkitkan semangat berpikir kritis kader IMM FKIP,” kata Farel.

Farel juga mengapresiasi dukungan pimpinan fakultas, pimpinan cabang IMM, dosen, dan para undangan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat budaya berpikir kritis di lingkungan kader IMM FKIP sehingga nilai-nilai intelektualitas tidak hanya dipahami secara konseptual, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan organisasi dan masyarakat.

Apresiasi serupa disampaikan Pimpinan Cabang IMM Kota Makassar, Jusdi. Ia menilai Akselerasi Jilid IX sebagai langkah positif untuk menjaga kesinambungan perkaderan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya kader. Menurut dia, kader perlu memiliki wawasan luas dan orientasi kepemimpinan yang jelas, selain aktif dalam organisasi.

Baca Juga: IMM FKIP UNISMUH Makassar Gelar Safari Ramadhan di Takalar

“Kami mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini. Harapannya, Akselerasi dapat melahirkan kader-kader yang memiliki daya kritis, intelektualitas yang baik, serta pandangan visioner sesuai dengan nilai-nilai Tri Kompetensi Dasar IMM, yakni religiusitas, intelektualitas, dan humanitas,” ujar Jusdi.

Jusdi juga mengaitkan penguatan intelektualitas dengan pesan Al-Qur’an dalam Surah Al-‘Alaq tentang perintah membaca. Menurut dia, membaca tidak cukup dimaknai sebagai kegiatan memahami teks, tetapi juga mencakup kemampuan menelaah realitas sosial secara kontekstual agar kader dapat mengenali persoalan dan merumuskan solusi yang relevan.

Sementara itu, Wakil Dekan IV FKIP Unismuh Makassar, Dr. Abd. Rahman, S.Ag., M.Pd.I., mengingatkan peserta tentang tanggung jawab generasi muda dalam mempersiapkan diri menjadi penerus kepemimpinan. Ia menekankan pentingnya pengembangan potensi diri, penguatan karakter, dan pembelajaran kepemimpinan sejak mahasiswa masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Dalam arahannya, Abd. Rahman merujuk Surah Ali ‘Imran ayat 104 yang menyerukan umat untuk mengajak kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah kemungkaran. Ia menjelaskan bahwa pesan tersebut dapat menjadi landasan bagi kader IMM untuk mengembangkan kapasitas diri dan mengambil peran positif dalam kehidupan sosial.

“Kalian adalah generasi penerus yang kelak akan mengemban amanah kepemimpinan. Karena itu, manfaatkan kegiatan ini sebagai ruang pembelajaran untuk meningkatkan kecerdasan, memperkuat karakter, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang bertanggung jawab,” pesan Abd. Rahman.

Ia berharap proses perkaderan melalui Akselerasi Jilid IX dapat melahirkan pemimpin yang cerdas secara intelektual, matang secara moral, dan memiliki komitmen terhadap nilai-nilai Islam serta Kemuhammadiyahan. Ia juga mendorong peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai kesempatan untuk memperluas pengetahuan serta mengembangkan kemampuan diri.

“Semoga ke depan lahir pemimpin-pemimpin yang cerdas dan amanah dari proses perkaderan ini. Oleh karena itu, ikutilah kegiatan dengan sungguh-sungguh, teruslah belajar, dan manfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan diri,” ujar Abd. Rahman.

Melalui kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut, IMM FKIP Unismuh Makassar diharapkan dapat memperkuat budaya literasi, tradisi berpikir kritis, dan kesadaran kepemimpinan di kalangan kader. Penguatan ketiga aspek itu menjadi bagian dari upaya membentuk kader yang religius, intelektual, dan humanis serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi persyarikatan, kampus, dan masyarakat.

Akselerasi Jilid IX diharapkan tidak hanya menjadi agenda perkaderan rutin, tetapi juga menjadi pijakan untuk membangun gerakan mahasiswa yang responsif terhadap persoalan sosial dan tantangan masa depan. Dengan semangat “Menajamkan Nalar, Mewujudkan IMM FKIP Visioner”, para kader didorong mengembangkan gagasan, menjaga integritas, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat. (Rilis)

Editor: Bukhairul Iman