UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Seventeen Community Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) menggelar silaturahmi bersama mahasiswa baru dan alumni di Aula Lantai 16 Gedung Iqra, Kampus Unismuh Makassar, Kamis, 24 September 2026.
Silaturahmi tersebut menjadi ruang perjumpaan antargenerasi Seventeen Community sekaligus ajang pengenalan bagi mahasiswa baru angkatan 2026. Komunitas ini selama bertahun-tahun dibina oleh Prof Dr Andi Sukri Syamsuri dalam kapasitasnya sebagai penasihat akademik, sekaligus menjadi wadah pendampingan mahasiswa dalam bidang akademik, organisasi, dan pengembangan diri.
Dalam arahannya, Prof Andis menyambut mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar Seventeen Community. Ia menegaskan bahwa peran penasihat akademik tidak sekadar berkaitan dengan urusan administrasi perkuliahan, tetapi juga mendampingi mahasiswa selama menempuh pendidikan hingga menyelesaikan studi.
“Selama Anda kuliah, kalau ada masalah, kabari saya. Kita saling berkomunikasi. Saya ini menjadi pengganti orang tua Anda sampai sarjana,” pesan Prof Andis kepada mahasiswa baru.
Mahasiswa baru yang hadir berasal dari sejumlah program studi di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unismuh, antara lain Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan IPA, Pendidikan Seni Rupa, dan Pendidikan Kepelatihan Olahraga.
Prof Andis mengatakan mahasiswa yang bergabung dengan Seventeen Community memiliki keuntungan karena berada dalam jejaring yang tidak hanya terdiri atas mahasiswa aktif, tetapi juga alumni yang telah menyelesaikan studi dan bekerja di berbagai bidang.
Menurutnya, jejaring tersebut perlu dimanfaatkan untuk membangun budaya saling membantu, saling mengingatkan, serta mendampingi mahasiswa baru ketika menghadapi kendala akademik maupun persoalan selama menjalani kehidupan kampus.
Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi
Dalam kesempatan itu, Prof Andis secara khusus mengingatkan mahasiswa baru agar tidak menjadikan aktivitas perkuliahan sebagai satu-satunya pengalaman selama berada di kampus.
Ia mendorong mahasiswa aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan, baik di tingkat program studi, fakultas maupun organisasi otonom Muhammadiyah.
“Saya harapkan jangan hanya kuliah. Ikut organisasi. Supaya Anda bisa bergaul, berkomunikasi, dan belajar banyak hal,” ujarnya.
Prof Andis antara lain mendorong mahasiswa mengikuti kegiatan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Hizbul Wathan, maupun organisasi lain sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.
Namun demikian, ia mengingatkan aktivitas organisasi tidak boleh menyebabkan mahasiswa mengabaikan kewajiban akademiknya.
“Jangan karena ikut organisasi sampai lupa kuliah. Kuliahnya tetap berjalan, organisasi juga berjalan. Amanah orang tua tetap harus dijalankan,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan utama dalam silaturahmi. Seventeen Community diharapkan menjadi ruang belajar bersama yang mempertemukan pengalaman akademik, organisasi, dan kehidupan sosial mahasiswa.
Prof Andis juga meminta pengurus dan anggota Seventeen Community memperkuat komunikasi antarsesama. Setiap mahasiswa yang mengalami kendala, termasuk dalam urusan akademik, diminta tidak ragu berkomunikasi dengan pengurus maupun penasihat akademik.
“Pokoknya kalau ada masalah, bisa WhatsApp saya atau pengurus Seventeen. Belajar dengan baik,” pesannya.
Perkenalkan Pengurus dan Mahasiswa Baru
Silaturahmi juga diisi dengan sesi perkenalan mahasiswa baru. Satu per satu mahasiswa memperkenalkan nama, program studi, serta daerah asal mereka.
Beberapa mahasiswa berasal dari Gowa, Kepulauan Selayar, Soppeng, hingga Makassar. Suasana perkenalan berlangsung akrab dan menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru mengenal sesama anggota Seventeen Community dari program studi berbeda.
Selain mahasiswa baru, pengurus Seventeen Community periode 2026–2027 turut memperkenalkan diri. Dalam sesi tersebut, Fitra memperkenalkan diri sebagai Ketua Seventeen Community periode 2026–2027. Sejumlah pengurus lain dari unsur sekretaris, bendahara dan wakil pengurus juga diperkenalkan kepada anggota baru.
Pertemuan tersebut sekaligus memperlihatkan karakter Seventeen Community sebagai ruang silaturahmi lintas angkatan. Alumni dan mahasiswa senior diharapkan menjadi pendamping bagi anggota yang baru memasuki kehidupan perguruan tinggi.
Pengurus juga menyampaikan rencana menggelar silaturahmi lanjutan yang diperkirakan berlangsung pada 3–4 Oktober 2026. Kegiatan tersebut direncanakan menjadi ruang kebersamaan yang lebih intensif bagi anggota baru, pengurus, dan senior Seventeen Community.
Melalui silaturahmi tersebut, Seventeen Community meneguhkan kembali semangat kekeluargaan, pendampingan akademik, serta pembinaan organisasi bagi mahasiswa Unismuh. Mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan dengan kehidupan akademik, tetapi juga diajak membangun jejaring, pengalaman organisasi, dan kepedulian terhadap sesama selama menjalani pendidikan di Kampus Unismuh Makassar.

