August 2, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
Berita Kampus

Pengurus Baru Himabio Unismuh Didorong Perkuat Edukasi Lingkungan

MAKASSAR — Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi (Himabio) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar pelantikan pengurus periode 2026–2027 di Mini Hall FKIP Unismuh Makassar, Ahad, 2 Agustus 2026.

Pelantikan pengurus baru dilakukan secara resmi oleh Wakil Dekan III FKIP Unismuh Makassar, Dr Muhammad Nawir, M.Pd. Sebelum prosesi pelantikan, Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Rahmatia Thahir, S.Pd., M.Pd., membacakan surat keputusan pengangkatan pengurus Himabio periode 2026–2027.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri atas pengurus himpunan mahasiswa se-FKIP, demisioner pengurus Himabio, pengurus baru, serta mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi.

Muhammad Nawir mengatakan, pelantikan bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan momentum untuk membangun sinergi kepemimpinan antara mahasiswa, program studi, fakultas, dan pengurus organisasi sebelumnya.

Ia menyampaikan tiga pesan kepada pengurus baru Himabio. Pertama, pengurus diminta menjalankan program kerja yang mendukung agenda dan pengembangan Program Studi Pendidikan Biologi.

Kedua, Nawir mengingatkan agar seluruh kegiatan kemahasiswaan dilaksanakan secara edukatif dan menghindari tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun. Organisasi mahasiswa, menurutnya, harus menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan yang sehat, dialogis, dan menjunjung nilai kekeluargaan.

Ketiga, pengurus Himabio diminta turut mempromosikan Program Studi Pendidikan Biologi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di tengah masyarakat. Kegiatan organisasi diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat kehadiran program studi di ruang publik.

Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Rahmatia Thahir, berharap kepengurusan baru menghadirkan program yang selaras dengan visi keilmuan program studi, terutama dalam bidang pendidikan biologi yang berwawasan lingkungan.

“Salah satu bagian dari visi keilmuan prodi adalah Pendidikan Biologi yang berwawasan lingkungan. Kami berharap ada program kerja himpunan yang mengedukasi masyarakat mengenai kepedulian lingkungan, termasuk edukasi pemilahan sampah,” ujar Rahmatia.

Menurutnya, program tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Sampah organik yang telah dipilah dapat diolah menjadi pupuk kompos sehingga edukasi lingkungan tidak berhenti pada penyampaian teori, tetapi diwujudkan melalui praktik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ketua Umum Himabio periode 2026–2027, Faisal, berharap sinergi dan silaturahmi antara pengurus baru, pimpinan fakultas, program studi, pengurus sebelumnya, dan seluruh mahasiswa Pendidikan Biologi terus terpelihara.

“Kami berharap tetap terbangun sinergi dan silaturahmi yang baik antara pimpinan fakultas, program studi, pengurus Himabio sebelumnya, serta seluruh mahasiswa sehingga Pendidikan Biologi Unismuh semakin maju,” kata Faisal.

Melalui kepengurusan baru tersebut, Himabio diharapkan menjadi ruang pengembangan kepemimpinan, kreativitas, dan kepedulian sosial mahasiswa. Program edukasi pemilahan sampah dan pengolahan sampah organik menjadi kompos juga sejalan dengan SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.