UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memperkuat kerja sama internasional dengan Southern Leyte State University (SLSU), Filipina, melalui keterlibatan sebagai mitra penyelenggara 3rd International Conference on Transformative Extension and Community Outreach atau ICTECO 2026.
Tahap awal kolaborasi itu berlangsung secara daring melalui Microsoft Teams, Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan konferensi yang dijadwalkan berlangsung pada 18–20 November 2026 di Southern Leyte State University, Filipina.
Agenda kegiatan meliputi penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara SLSU dan perguruan tinggi mitra, peluncuran ICTECO 2026 Conference Management System, serta orientasi dan peluncuran Facebook Reels Competition sebagai bagian dari promosi konferensi.
Wakil Rektor I Unismuh Makassar Prof. Dr. H. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum., menyampaikan message of commitment bersama empat pimpinan perguruan tinggi mitra. Perguruan tinggi yang terlibat dalam kolaborasi tersebut berasal dari Indonesia, Filipina, dan Kazakhstan.
“Bagi Unismuh Makassar, kerja sama ini bukan sekadar keikutsertaan dalam konferensi, melainkan komitmen untuk mengembangkan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata. Kami berharap kolaborasi ini membuka ruang yang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa untuk bekerja bersama mitra internasional,” ujar Prof Andis, sapaan akrabnya.
Menurut dia, perguruan tinggi perlu membangun kerja sama lintas negara untuk menjawab persoalan masyarakat yang semakin kompleks. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarkampus diharapkan tidak berhenti pada forum ilmiah, tetapi dilanjutkan melalui program riset dan pengabdian yang dapat diterapkan di tengah masyarakat.
“Kolaborasi internasional harus menghasilkan dampak. Pengetahuan dan inovasi yang dibahas dalam konferensi ini diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Pengelolaan Konferensi secara Digital
Dalam kegiatan tersebut, penyelenggara juga memperkenalkan ICTECO 2026 Conference Management System. Platform itu dirancang untuk mendukung seluruh tahapan pengelolaan konferensi secara digital, mulai dari pengajuan artikel, penelaahan sejawat atau peer review, hingga penerbitan karya ilmiah.
Penggunaan sistem digital diharapkan meningkatkan efisiensi dan keterbukaan dalam penyelenggaraan konferensi. Sistem tersebut sekaligus memperluas kesempatan bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai negara untuk berpartisipasi.
Unismuh Makassar terlibat sebagai salah satu co-host ICTECO 2026. Partisipasi tersebut menjadi bagian dari strategi internasionalisasi universitas untuk memperluas jejaring akademik, meningkatkan kolaborasi riset dan pengabdian, serta membuka kesempatan bagi dosen dan mahasiswa mengikuti kegiatan ilmiah tingkat internasional.
ICTECO 2026 mengangkat tema “Building Sustainable and Resilient Communities through Science-Based and Digitally Transformative Extension Innovations.” Tema tersebut menempatkan inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan transformasi digital sebagai instrumen untuk membangun masyarakat yang tangguh dan berkelanjutan.
Konferensi itu akan mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara. Para peserta dijadwalkan berbagi hasil penelitian, praktik baik, serta model inovasi dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
Keterlibatan Unismuh Makassar dalam ICTECO 2026 berkaitan dengan pencapaian SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui pertukaran pengetahuan dan penguatan kapasitas akademik; SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pemanfaatan sains dan teknologi digital; SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui pengembangan inovasi untuk membangun masyarakat tangguh; serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang diwujudkan melalui kolaborasi perguruan tinggi lintas negara.

