UNISMUH.AC.ID, NARATHIWAT, Thailand Selatan — Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Batch 2, Respiani dan Andi Hilyatul Mar’ah, melaksanakan pendampingan pembuatan akun student email bagi siswa sekolah mitra di Narathiwat, Thailand Selatan, Ahad 21 Juni 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui pemanfaatan teknologi informasi yang mendukung proses pembelajaran dan komunikasi akademik.
Melalui program tersebut, para siswa memperoleh pendampingan mulai dari registrasi akun, aktivasi email, pengelolaan kata sandi yang aman, hingga pemanfaatan email untuk kebutuhan akademik. Kegiatan berlangsung secara langsung dan interaktif sehingga siswa dapat memahami setiap tahapan penggunaan layanan digital secara tepat.
Respiani mengatakan bahwa kemampuan menggunakan email telah menjadi keterampilan dasar yang dibutuhkan peserta didik di era digital. Menurut dia, hampir seluruh aktivitas pendidikan saat ini telah terintegrasi dengan teknologi informasi.
“Saat ini hampir seluruh aktivitas pendidikan memanfaatkan teknologi digital. Melalui kegiatan ini kami ingin membantu siswa memahami penggunaan email sebagai sarana komunikasi dan pembelajaran sehingga mereka lebih siap menghadapi perkembangan teknologi di masa depan,” kata Respiani.
Selama kegiatan berlangsung, siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi pendampingan. Mereka tidak hanya mempraktikkan pembuatan akun email, tetapi juga aktif berdiskusi mengenai cara memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung aktivitas belajar sehari-hari.
Selain praktik teknis, mahasiswa juga memberikan materi tentang keamanan data pribadi, etika berkomunikasi di ruang digital, serta penggunaan teknologi informasi secara bertanggung jawab. Materi tersebut diberikan untuk membangun kesadaran digital sejak dini sekaligus mengurangi risiko penyalahgunaan teknologi.
Andi Hilyatul Mar’ah menilai penguasaan literasi digital menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda. Karena itu, pendampingan email dinilai dapat menjadi langkah awal bagi siswa untuk mengakses berbagai sumber belajar berbasis digital.
“Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa. Dengan memiliki akun email dan memahami cara penggunaannya, mereka akan lebih mudah mengakses berbagai sumber belajar digital serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pendidikan,” ujar Andi.
Ketua Program Studi Teknik Informatika Unismuh Makassar, Rizki Yusliana Bakti, S.T., M.T., mengapresiasi kontribusi mahasiswa dalam mengimplementasikan kompetensi teknologi informasi melalui program pengabdian internasional. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun budaya pemanfaatan teknologi yang aman dan produktif.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Teknik Informatika dapat berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan literasi digital masyarakat. Pendampingan penggunaan email bukan hanya mengajarkan aspek teknis, tetapi juga membangun kesadaran mengenai pemanfaatan teknologi yang aman, produktif, dan bertanggung jawab,” kata Rizki.
Rizki menjelaskan, program seperti ini menjadi contoh implementasi keilmuan teknologi informasi yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menurut dia, mahasiswa mampu menerjemahkan kompetensi akademik menjadi solusi sederhana yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini.
Apresiasi serupa disampaikan Dekan Fakultas Teknik Unismuh Makassar, Ir. Muhammad Syafaat S. Kuba, S.T., M.T. Ia menilai kegiatan pendampingan student email sejalan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21 yang semakin terdigitalisasi dan membutuhkan penguasaan teknologi sejak dini.
“Kemampuan literasi digital merupakan salah satu kompetensi penting abad ke-21. Kami sangat mengapresiasi mahasiswa yang mampu menghadirkan program-program berbasis teknologi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Melalui KKN Internasional, mahasiswa tidak hanya mengembangkan wawasan global, tetapi juga mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan nyata di lingkungan mitra,” ujarnya.
Muhammad Syafaat menambahkan bahwa program berbasis teknologi yang dijalankan mahasiswa menjadi bagian dari upaya memperluas dampak pengabdian perguruan tinggi di tingkat internasional. Ia juga menilai kegiatan tersebut menunjukkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui pendekatan kolaboratif dan solutif.
Program KKN Internasional Batch 2 yang dikelola oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unismuh Makassar merupakan bagian dari skema International Community Service. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman global kepada mahasiswa melalui kegiatan pengabdian masyarakat lintas negara.
Dari total 30 peserta KKN Internasional, sebanyak 11 mahasiswa berasal dari Fakultas Teknik. Mereka menjalankan berbagai program yang berfokus pada teknologi, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat di Thailand Selatan.
Melalui pendampingan pembuatan student email ini, mahasiswa Unismuh Makassar menunjukkan bahwa transformasi digital dapat dimulai dari langkah sederhana yang memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan. Program tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi peningkatan literasi digital siswa sekaligus memperkuat kontribusi Unismuh Makassar dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi di tingkat internasional.

