June 23, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA UTAMA

Career Launchpad 2026, Unismuh Makassar Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR— Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar melalui Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni atau LPKA menggelar Career Launchpad 2026 bagi calon wisudawan dan wisudawati Unismuh Makassar, Jumat, 19 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Sidang Muktamar, Lantai 3 Unismuh Makassar itu mengangkat tema “Strategi Menjadi Lulusan Unggul dan Berkarakter Pilihan Industri”. Program ini menjadi bagian dari masa orientasi dunia kerja bagi calon alumni sebelum mengikuti prosesi wisuda. Kegiatan ini diikuti ribuan calon wisudawan.

Ketua LPKA Unismuh Makassar, Dr Ir Nenny, ST, MT, IPM, dalam pengantarnya menekankan pentingnya kesiapan lulusan memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif. Menurut dia, lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan ijazah dan indeks prestasi, tetapi juga perlu memiliki karakter, keterampilan, jejaring, dan kemampuan beradaptasi.

Nenny mengatakan, kegiatan tersebut dirancang untuk memberi bekal praktis kepada calon alumni agar mampu mengenali potensi diri, menyusun rencana karier, dan memahami tuntutan dunia industri.

“LPKA ingin memastikan calon wisudawan tidak hanya siap mengikuti wisuda, tetapi juga siap menghadapi fase berikutnya, yakni dunia kerja dan kehidupan profesional,” ujar Nenny.

Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr KH Mawardi Pewangi, yang turut memberi pengantar, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut, kampus memiliki tanggung jawab moral untuk mendampingi mahasiswa hingga memasuki dunia pascakampus.

Menurut Mawardi, lulusan Unismuh diharapkan tidak sekadar mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat, menjaga akhlak, dan membawa nama baik almamater di tengah masyarakat.

“Lulusan Unismuh harus hadir sebagai pribadi yang unggul, berkarakter, dan memberi dampak. Dunia kerja membutuhkan kompetensi, tetapi juga membutuhkan integritas,” kata Mawardi.

Materi utama disampaikan oleh Coach Misriadi Mise, seorang professional trainer. Dalam pemaparannya, Misriadi mengajak calon wisudawan untuk tidak menunda langkah setelah lulus kuliah.

Ia menekankan bahwa setiap lulusan perlu memiliki tujuan yang jelas. Menurut dia, kesuksesan tidak bisa diseragamkan karena setiap orang memiliki jalan masing-masing. Ada yang memilih menjadi karyawan, pekerja mandiri, pengusaha, maupun investor.

“Yang tidak bagus bukan pilihan jalannya. Yang tidak bagus adalah ketika seseorang tidak punya mimpi, tidak punya tujuan, dan tidak tahu mau ke mana,” kata Misriadi.

Misriadi juga mengingatkan bahwa memenuhi syarat saja tidak cukup dalam persaingan kerja saat ini. IPK tinggi, kata dia, penting, tetapi lulusan tetap perlu memiliki pembeda agar mampu menonjol di antara banyak kandidat lain.

Ia menyebut konsep excellent atau keunggulan sebagai kunci. Seorang lulusan harus mampu menunjukkan nilai lebih yang tidak dimiliki orang lain. Keunggulan itu bisa berupa kemampuan komunikasi, keberanian mengambil tantangan, keterampilan teknis, pengalaman organisasi, portofolio, maupun sikap profesional.

“Di antara banyak lulusan, harus ada sesuatu yang membuat Anda menonjol. Itulah yang disebut unggul,” ujarnya.

Dalam sesi tersebut, Misriadi memperkenalkan formula “Ta-Ta-Bu-Di” sebagai bekal membangun karakter dan mental positif. Formula itu terdiri atas tahu diri, tantang diri, buka diri, dan disiplin diri.

Tahu diri, jelasnya, berarti mengenali kekuatan dan area yang perlu diperbaiki. Tantang diri berarti berani melakukan hal-hal yang sebelumnya ditakuti. Buka diri berarti memperluas pergaulan, jejaring, dan pengalaman belajar. Adapun disiplin diri menjadi fondasi untuk menjaga konsistensi dalam waktu, keuangan, ibadah, dan pengembangan diri.

Misriadi juga menekankan pentingnya growth mindset. Ia mengajak peserta tidak mudah mengatakan “tidak bisa”, tetapi menggantinya dengan kesadaran bahwa mereka hanya belum terbiasa.

“Bukan tidak bisa, hanya tidak terbiasa. Karena itu, sebelum menyerah, tanyakan dulu, sudah berapa kali dicoba, sudah mencari cara lain, dan sudahkah bertanya kepada orang yang lebih tahu,” katanya.

Sesi berlangsung interaktif. Misriadi beberapa kali mengajak peserta berdialog, menjawab pertanyaan, dan tampil di depan forum. Salah satu peserta bahkan diminta berbicara di hadapan hadirin sebagai contoh praktik menantang diri dan melatih keberanian berbicara di depan umum.

Di akhir sesi, Misriadi berpesan agar calon alumni Unismuh menjadi pribadi yang membanggakan kampus, keluarga, dan diri sendiri. Ia menyebut lulusan Unismuh memiliki modal besar untuk bersaing, asalkan berani bergerak, terus belajar, dan tidak berhenti memperbaiki diri.

Kegiatan Career Launchpad 2026 ini menjadi salah satu bentuk pendampingan Unismuh Makassar terhadap calon alumni. Melalui kegiatan tersebut, kampus berharap para lulusan tidak hanya siap mengikuti prosesi wisuda, tetapi juga siap memasuki dunia kerja dengan karakter, mental, dan kompetensi yang lebih matang.