June 16, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS

Mahasiswa Arsitektur Unismuh Kenalkan Dunia Desain dan Arsitektur kepada Siswa Thailand Selatan

UNISMUH.AC.ID, NARATHIWAT, Thailand Selatan — Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Firman Ruandi Zafitra, memperkenalkan dunia desain dan arsitektur kepada siswa Samanmitwittaya School, Thailand Selatan, dalam kegiatan edukasi yang digelar pada 11 Juni 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program KKN Internasional Batch 2 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengkajian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Unismuh Makassar melalui skema International Community Service.

Melalui kegiatan ini, para siswa diperkenalkan pada bidang ilmu arsitektur, peran arsitek dalam pembangunan, serta berbagai peluang pendidikan dan karier yang dapat ditempuh di masa depan. Edukasi tersebut bertujuan memperluas wawasan siswa tentang dunia perguruan tinggi sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya arsitektur dalam kehidupan masyarakat modern.

Dalam pemaparannya, Firman menjelaskan bahwa arsitektur tidak hanya berkaitan dengan desain bangunan yang menarik secara visual, tetapi juga mencakup perencanaan ruang yang aman, nyaman, fungsional, dan ramah lingkungan. Menurutnya, seorang arsitek memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan binaan yang mampu memenuhi kebutuhan manusia dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan.

Para siswa juga diperkenalkan pada berbagai tahapan proses perancangan arsitektur, mulai dari pencarian ide, pembuatan sketsa, pengembangan konsep desain, hingga pemanfaatan teknologi modern dalam perencanaan dan pembangunan. Melalui penjelasan tersebut, siswa memperoleh gambaran mengenai proses yang dilalui sebelum sebuah bangunan diwujudkan dan digunakan oleh masyarakat.

Agar materi lebih mudah dipahami, kegiatan dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar profesi arsitek, proses mendesain bangunan, hingga peluang melanjutkan pendidikan pada bidang arsitektur.

Firman mengatakan, kegiatan tersebut dirancang untuk membuka wawasan siswa terhadap berbagai disiplin ilmu yang dapat dipelajari di perguruan tinggi.

“Arsitektur bukan hanya tentang menggambar bangunan, tetapi juga tentang bagaimana menciptakan ruang yang nyaman, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat mengenal lebih dekat dunia arsitektur serta termotivasi untuk terus belajar dan mengembangkan potensi yang mereka miliki,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut didukung oleh Muh. Rusli Unding, mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Unismuh Makassar. Keterlibatan mahasiswa lintas disiplin tersebut menjadi salah satu ciri pelaksanaan KKN Internasional yang mendorong kolaborasi antarkeilmuan dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Ketua Program Studi Teknik Arsitektur Unismuh Makassar, Ar. Hj. Citra Amalia Amal, S.T., M.T., IAI, mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang menghadirkan edukasi arsitektur kepada siswa di lingkungan internasional.

Menurut dia, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa arsitektur mampu berperan sebagai agen edukasi yang memperkenalkan pentingnya desain, ruang, dan lingkungan binaan kepada masyarakat.

“Kami berharap pengalaman internasional seperti ini dapat memperluas perspektif mahasiswa sekaligus memperkuat kemampuan mereka dalam berkomunikasi dan berbagi ilmu kepada masyarakat yang beragam,” katanya.

Ia menambahkan, pengenalan dunia arsitektur kepada generasi muda merupakan langkah positif untuk menumbuhkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran akan pentingnya lingkungan yang dirancang dengan baik.

Apresiasi serupa disampaikan Dekan Fakultas Teknik Unismuh Makassar, Ir. Muhammad Syafaat S. Kuba, S.T., M.T. Menurutnya, KKN Internasional memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan kompetensi akademik yang dimiliki sekaligus memperluas wawasan global mereka.

“Apa yang dilakukan mahasiswa Arsitektur di Thailand Selatan menunjukkan bahwa ilmu teknik tidak hanya diterapkan dalam konteks profesional, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Program KKN Internasional Batch 2 diikuti oleh 30 mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Unismuh Makassar yang ditempatkan di sejumlah sekolah dan komunitas di Provinsi Narathiwat, Pattani, dan Yala, Thailand Selatan. Dari jumlah tersebut, 11 mahasiswa berasal dari Fakultas Teknik yang terdiri atas empat mahasiswa Program Studi Arsitektur, empat mahasiswa Teknik Informatika, dua mahasiswa Teknik Pengairan, dan satu mahasiswa Teknik Elektro.

Melalui kegiatan pengenalan arsitektur di Samanmitwittaya School, mahasiswa Unismuh Makassar tidak hanya berbagi pengetahuan akademik, tetapi juga membangun jembatan pendidikan dan budaya antara Indonesia dan Thailand. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian masyarakat di tingkat internasional dapat memperluas wawasan generasi muda sekaligus mempererat hubungan akademik dan sosial antarbangsa.