June 16, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS

Mahasiswa Agroteknologi Unismuh Edukasi Budidaya Jagung dan Kangkung kepada Siswa di Thailand Selatan

UNISMUH.AC.ID, NARATHIWAT, THAILAND SELATAN — Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Muh. Rusli Unding, mengenalkan budidaya jagung dan kangkung kepada siswa Samanmitwittaya School, Thailand Selatan. Senin 15 Juni 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program KKN Internasional Batch II yang diselenggarakan oleh LP3M Unismuh Makassar melalui skema International Community Service.

Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada pentingnya tanaman bagi kehidupan manusia dan lingkungan sekaligus diajak memahami peran pertanian dalam mendukung ketahanan pangan. Edukasi dilakukan dengan pendekatan interaktif yang memadukan penyampaian materi dan praktik langsung di lapangan.

Kegiatan diawali dengan sesi pengenalan dan pemaparan materi mengenai fungsi tanaman bagi kehidupan manusia, manfaatnya bagi lingkungan, serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem melalui praktik budidaya yang berkelanjutan.

Rusli kemudian memperkenalkan dua komoditas pangan yang akan ditanam bersama siswa, yakni jagung dan kangkung. Kedua tanaman tersebut dipilih karena mudah dibudidayakan, memiliki nilai gizi yang baik, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Selain mengenal karakteristik tanaman, siswa juga mendapatkan penjelasan mengenai manfaat ekonomi dan kesehatan dari kedua komoditas tersebut. Mereka diperkenalkan pada teknik dasar budidaya yang dapat diterapkan secara sederhana di rumah maupun di lingkungan sekolah.

Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi teknik penanaman, mulai dari persiapan media tanam, pembuatan lubang tanam, penempatan benih, hingga proses penyiraman. Demonstrasi dilakukan secara langsung agar siswa dapat memahami tahapan budidaya secara lebih mudah dan aplikatif.

Antusiasme siswa terlihat saat sesi praktik dimulai. Dengan pendampingan mahasiswa, mereka menanam benih jagung dan kangkung pada media tanam yang telah disiapkan. Pengalaman tersebut memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar secara langsung sekaligus memperkuat pemahaman terhadap materi yang telah diberikan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut melibatkan Firman Ruandi Zafitra, mahasiswa Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Unismuh Makassar. Ia membantu menyiapkan alat dan bahan, mendampingi siswa selama praktik, serta mendukung dokumentasi kegiatan. Kolaborasi lintas program studi tersebut mencerminkan semangat kerja sama multidisiplin yang menjadi salah satu karakteristik pelaksanaan KKN Internasional Unismuh Makassar.

Rusli mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya sederhana untuk memperkenalkan dunia pertanian kepada generasi muda sekaligus membangun kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan.

“Kami ingin siswa memahami bahwa tanaman memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Melalui kegiatan menanam secara langsung, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman yang dapat menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan dan ketahanan pangan di masa depan,” ujarnya.

Ketua Program Studi Agroteknologi Unismuh Makassar, Dr. Ir. Rosanna, M.P., mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang mampu mengimplementasikan kompetensi keilmuan pertanian dalam lingkungan internasional.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya menguasai teori budidaya tanaman di ruang kuliah, tetapi juga mampu menerapkannya melalui edukasi kepada masyarakat. Pengalaman seperti ini dinilai penting untuk membentuk lulusan yang adaptif, inovatif, dan mampu berkontribusi pada pembangunan pertanian berkelanjutan di tingkat global.

Senada dengan itu, Dekan Fakultas Pertanian Unismuh Makassar, Dr. Ir. Hj. Andi Khaeriyah, M.Pd., IPU, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi mahasiswa dalam program KKN Internasional Batch II.

Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa di Thailand Selatan, tetapi juga memperkaya pengalaman mahasiswa dalam memahami praktik pendidikan dan pengabdian masyarakat di lingkungan lintas budaya.

Program KKN Internasional Batch II yang dikelola LP3M Unismuh Makassar diikuti oleh 30 mahasiswa dari berbagai fakultas. Mereka ditempatkan di sejumlah sekolah dan komunitas di Provinsi Narathiwat, Pattani, dan Yala, Thailand Selatan.

Melalui kegiatan edukasi dan praktik penanaman jagung serta kangkung di Samanmitwittaya School, mahasiswa Agroteknologi Unismuh Makassar menunjukkan bahwa ilmu pertanian dapat menjadi sarana efektif untuk membangun kesadaran lingkungan, memperkuat pendidikan berbasis praktik, serta menanamkan nilai-nilai keberlanjutan kepada generasi muda sejak dini.