June 11, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS

Mahasiswa Teknologi Pendidikan Unismuh Terapkan Pembelajaran Kontekstual di Thailand Sela

UNISMUH.AC.ID, NARATHIWAT, Thailand Selatan — Mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Waliullah Akram Afid Khaerul, mengimplementasikan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam kegiatan pelatihan Bahasa Inggris bagi siswa tingkat menengah di Narawhit Islamic School, Narathiwat, Thailand Selatan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program KKN Internasional Batch 2 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Unismuh Makassar melalui skema International Community Service.

Dalam pelaksanaannya, Waliullah menerapkan pendekatan CTL yang menghubungkan materi pembelajaran dengan pengalaman serta situasi nyata yang dihadapi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Melalui metode ini, siswa tidak hanya mempelajari kosakata dan struktur Bahasa Inggris secara teoritis, tetapi juga memahami penerapannya dalam berbagai konteks komunikasi.

Beragam metode pembelajaran interaktif digunakan selama kegiatan berlangsung, mulai dari diskusi kelompok, permainan edukatif, praktik percakapan sederhana, hingga sesi tanya jawab yang dikaitkan dengan lingkungan dan pengalaman sehari-hari siswa. Materi yang diberikan mencakup perkenalan diri, kosakata sehari-hari, ungkapan sederhana, serta komunikasi dasar dalam Bahasa Inggris.

Waliullah menjelaskan bahwa pendekatan CTL dipilih karena mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan bermakna bagi peserta didik.

“Melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning, siswa tidak hanya menghafal kosakata atau tata bahasa, tetapi juga memahami bagaimana Bahasa Inggris digunakan dalam berbagai situasi sehari-hari. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam berkomunikasi dan memotivasi mereka untuk terus belajar,” ujarnya.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang proses pembelajaran. Mereka aktif mengikuti berbagai aktivitas yang diberikan, berani mencoba menggunakan Bahasa Inggris dalam percakapan sederhana, serta terlibat dalam permainan edukatif yang mendukung proses belajar.

Selain memberikan manfaat bagi siswa Narawhit Islamic School, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan teori dan praktik Teknologi Pendidikan secara langsung dalam lingkungan pembelajaran internasional.

Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Unismuh Makassar, Dr. Nasir, M.Pd., mengapresiasi upaya mahasiswa yang mampu menerapkan model pembelajaran inovatif di lingkungan pendidikan lintas negara.

“Penerapan model Contextual Teaching and Learning menunjukkan bahwa mahasiswa Teknologi Pendidikan tidak hanya memahami teori pembelajaran yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mampu mengadaptasikan dan mengimplementasikannya sesuai kebutuhan peserta didik. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam mengembangkan kompetensi profesional sebagai calon pendidik dan pengembang pembelajaran di masa depan,” katanya.

Menurut Nasir, keterlibatan mahasiswa dalam program KKN Internasional memberikan kesempatan untuk menguji efektivitas berbagai pendekatan pembelajaran dalam konteks budaya dan lingkungan pendidikan yang berbeda.

Senada dengan itu, Dekan FKIP Unismuh Makassar, Dr. Baharullah, M.Pd., menilai program KKN Internasional menjadi wadah strategis untuk memperkuat kompetensi global mahasiswa.

“Kami sangat mendukung keterlibatan mahasiswa FKIP dalam berbagai program internasional. Pengalaman mengajar di lingkungan internasional seperti ini tidak hanya meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, kepemimpinan, serta adaptasi terhadap berbagai karakteristik peserta didik. Ini merupakan bagian penting dalam mempersiapkan lulusan FKIP yang berdaya saing global,” ujarnya.

Ia menambahkan, partisipasi mahasiswa dalam program internasional sejalan dengan komitmen FKIP Unismuh Makassar untuk menghasilkan calon pendidik yang profesional, inovatif, dan mampu berkontribusi pada dunia pendidikan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Program KKN Internasional Batch 2 diikuti oleh 30 mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Unismuh Makassar yang ditempatkan di sejumlah sekolah dan komunitas di Provinsi Narathiwat, Pattani, dan Yala, Thailand Selatan. Enam di antaranya merupakan mahasiswa FKIP yang berasal dari Program Studi Teknologi Pendidikan, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Melalui penerapan model CTL di Narawhit Islamic School, mahasiswa Teknologi Pendidikan FKIP Unismuh Makassar menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkaya pengalaman belajar siswa dalam lingkungan internasional. Kegiatan ini juga menjadi wujud kontribusi mahasiswa dalam mendukung internasionalisasi pendidikan dan pengabdian masyarakat yang dikembangkan oleh Unismuh Makassar.