UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menorehkan capaian penting di bidang riset. Sejumlah dosen kampus ini dinyatakan lolos sebagai penerima pendanaan Program BIMA Tahun Anggaran 2026, meliputi skema penelitian disertasi doktor, penelitian dosen pemula, penelitian fundamental reguler, penelitian terapan luaran model, tesis magister, dan prototipe. Hibah BIMA juga mencakup program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
Kabar tersebut diterima pada Kamis, 9 April 2026, bertepatan dengan terbitnya pengumuman resmi Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dalam pengumuman itu disebutkan bahwa status pendanaan proposal dapat diakses melalui akun masing-masing pengusul pada sistem BIMA dan Hiliriset mulai Kamis, 9 April 2026 pukul 16.00 WIB.
Ketua Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Unismuh Makassar Dr Muh Arief Muhsin menilai capaian tersebut merupakan hasil dari kerja pendampingan yang dilakukan secara serius dan bertahap sejak awal. Menurut dia, LP3M tidak hanya menunggu proposal masuk, melainkan aktif menggenjot kualitas usulan para dosen melalui skema pembinaan yang lebih intensif.
Arief menjelaskan, salah satu langkah yang ditempuh ialah menggelar workshop penyusunan proposal penelitian dan PKM yang melibatkan para dosen dan tim penelaah internal kampus. Forum itu, katanya, bukan sekadar ruang sosialisasi teknis, tetapi menjadi arena untuk membaca arah kebijakan pendanaan nasional, memetakan kekuatan tema riset dosen, sekaligus membedah kelemahan proposal sejak dini.
“Jadi, ini memang bukan kerja instan. Kami di LP3M berupaya serius mendampingi dosen, mulai dari workshop penguatan proposal, lalu dilanjutkan dengan pendampingan yang lebih mandiri dan lebih dekat di ruang rapat LP3M. Di situ proposal-proposal dibaca lagi, dicermati lagi, diperbaiki lagi, sampai benar-benar lebih siap untuk diajukan,” ujar Arief.
Ia menambahkan, pendampingan di ruang rapat LP3M itu berlangsung dalam suasana yang lebih cair, tetapi tetap terarah. Para dosen, menurut dia, diberi ruang untuk mendiskusikan judul, rumusan masalah, kebaruan penelitian, metodologi, hingga kemungkinan luaran yang paling relevan. Dengan cara itu, LP3M berupaya memastikan bahwa setiap proposal tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga memiliki bobot akademik dan daya saing yang lebih kuat.
Bagi Arief, pola pendampingan semacam itu penting karena kompetisi hibah nasional kian ketat. Karena itu, kampus tidak cukup hanya mendorong dosen untuk mengusulkan proposal, tetapi juga perlu hadir sebagai mitra akademik yang membantu memperkuat mutu naskah usulan. “Kami ingin dosen merasakan bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Ada ikhtiar kelembagaan yang sungguh-sungguh untuk membersamai proses itu,” katanya.
Ia menambahkan, capaian Unismuh tahun ini patut dibaca lebih luas karena tidak hanya muncul pada skema penelitian, tetapi juga pada Program Pengabdian kepada Masyarakat. Hal itu, menurut dia, menunjukkan bahwa penguatan tridarma di Unismuh berjalan beriringan: riset tumbuh, pengabdian pun bergerak menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof Andi Sukri Syamsuri. Ia menilai keberhasilan dosen-dosen Unismuh memperoleh hibah BIMA 2026 memperlihatkan bahwa arah penguatan akademik kampus berada di jalur yang tepat.
Menurut Prof Andis, sapaan akrab Warek I Unismuh Makassar itu, capaian tersebut bukan hanya membanggakan dari sisi jumlah penerima, tetapi juga penting untuk memperkuat tradisi ilmiah di kampus. Hibah itu, kata dia, akan memperkaya iklim penelitian, memperdalam proses pembelajaran, dan memperluas kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat.
Sementara itu, Rektor Unismuh Makassar Dr Abd Rakhim Nanda menegaskan bahwa pencapaian ini sejalan dengan arah besar pengembangan institusi sebagaimana termuat dalam Road Map Unismuh 2024-2028 Menuju Universitas Riset dan Bereputasi Internasional. Karena itu, keberhasilan para dosen memperoleh hibah BIMA dipandang sebagai bagian dari kerja kolektif untuk memperkuat fondasi universitas berbasis riset.
Menurut Rakhim, perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi harus tampil sebagai pusat produksi pengetahuan, inovasi, dan solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Dalam kerangka itulah, capaian hibah BIMA menjadi penting, sebab riset yang didukung secara baik akan menjadi penopang utama bagi peningkatan reputasi akademik universitas.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pada skema Pengabdian kepada Masyarakat merupakan bagian tak terpisahkan dari peta jalan tersebut. Universitas riset, kata dia, bukan hanya menghasilkan pengetahuan di ruang akademik, tetapi juga memastikan pengetahuan itu hadir, bekerja, dan memberi manfaat di tengah masyarakat. “Ini bukan semata keberhasilan individu, melainkan bagian dari ikhtiar bersama untuk membawa Unismuh Makassar melangkah lebih kokoh menuju universitas riset yang bereputasi internasional,” ujarnya.
Di tengah kompetisi yang makin ketat dalam pendanaan riset nasional, capaian Unismuh Makassar memperlihatkan bahwa kerja akademik yang dirawat secara konsisten akan menemukan momentumnya. Dari ruang-ruang proposal yang disusun dengan cermat, kampus ini menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang terus menumbuhkan tradisi riset secara serius, sekaligus memperluas pengabdian yang berdampak bagi masyarakat.
Daftar penerima hibah BIMA 2026 dari Unismuh Makassar
Penelitian Disertasi Doktor
Akhmad
Jusmaliah
Irma Hakim
Abdul Kholik
Nurinaya
Penelitian Dosen Pemula
Asni Anwar
Penelitian Fundamental Reguler
Yusri Handayani
Darmawati
Amrullah M
Suardi
Andi Risfan Rizaldi
Syahrul Nur
Baharullah
Lismayana
Linda Arisany Razak
Alamsyah
Hasruddin I
Mursyid Ikfan
Zakiah Thahir
Sudarsono
Muhammad Yahya
Agustan S
Ihyani Malik
Dewi Sartika
Jamaluddin Arifin
Sitti Musyarah
Ramly
Ilmiah
Muhlis M
A Luhur Prianto
Burhanuddin
Jaelan Usman
Jg. Makassa
Jumiati
Penelitian Terapan Luaran Model
Hartono Bancong
Nuryanti Mustari
Penelitian Tesis Magister
Sulfasyah
Aliem Bahri
Agustan S
St. Asriati. Am
Rahmawati
Jamaluddin Arifin
Suardi
Rahmawati
Suardi
Agustan S
Andi Mappatompoto
Agustan S
Rahmawati
Rahmawati
Suardi
A Ifayani Haruna
Prototipe
Andi Rustam
Darmawati
Muhammad Muzaini
Syamsia
Penerima Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Unismuh Makassar
Arniati
Harmawati
Rahmi
Siti Walida Mustamin
Muhammad Yahya
Nursaleh Hartaman
Edy Kurniawan
Indah Pratiwi Mangg…
Abdul Wahid
Muh. Arief Muhsin
Nurlina Subair
Lismayana
Dr Ir Irwan Mado M…
Ramly
Burhanuddin
Dian Safitri
Wildhan Burhanuddin
Akbar

