March 12, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS

Prodi S-1 Farmasi Unismuh Makassar Kembangkan Keilmuan Herbal dan Kegawatdaruratan

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR —Program Studi S-1 Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar menghadirkan pendidikan farmasi dengan kurikulum komprehensif dan fokus keilmuan yang khas, yakni pengembangan bidang herbal dan kegawatdaruratan farmasi. Program studi ini telah terakreditasi Baik Sekali dan dirancang untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya profesional dalam bidang kefarmasian, tetapi juga memiliki nilai-nilai keislaman dan kemampuan adaptif terhadap perkembangan dunia kesehatan.

Ketua Program Studi S-1 Farmasi Unismuh Makassar menegaskan bahwa kurikulum dan sistem pembelajaran dirancang untuk menjawab kebutuhan tenaga farmasi yang kompeten sekaligus berintegritas.

“Kami menyiapkan lulusan yang tidak hanya memahami ilmu farmasi secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis, kemampuan riset, serta integritas nilai-nilai Islam dalam praktik kefarmasian,” ujarnya saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Kamis 12 Maret 2026

Ia menambahkan, penguatan kompetensi mahasiswa dilakukan melalui perpaduan pembelajaran teori, praktikum laboratorium, serta kegiatan praktik lapangan yang relevan dengan kebutuhan dunia kesehatan.

Secara akademik, Prodi S-1 Farmasi Unismuh Makassar mengembangkan kurikulum dengan total 149 SKS yang ditempuh selama delapan semester. Kurikulum ini dirancang untuk membangun fondasi keilmuan farmasi secara bertahap, mulai dari penguasaan ilmu dasar hingga kemampuan aplikatif dalam praktik kefarmasian.

Mahasiswa juga mendapatkan berbagai pengalaman pembelajaran praktis melalui kegiatan laboratorium serta praktik berbasis lapangan, termasuk praktik belajar lapangan di apotek dan rumah sakit. Selain itu, mahasiswa juga dibekali kemampuan penelitian melalui seminar proposal dan penyusunan skripsi pada tahap akhir studi.

Dalam profil lulusan, program studi ini menekankan sejumlah kompetensi utama. Lulusan diharapkan mampu berperan sebagai educator, yang dapat memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat dan tenaga kesehatan lain, khususnya terkait pemanfaatan herbal dan penanganan kegawatdaruratan farmasi. Selain itu, lulusan juga dibekali kemampuan sebagai communicator yang memiliki keterampilan komunikasi efektif dalam praktik kefarmasian.

Tidak hanya itu, lulusan juga diarahkan menjadi manager yang mampu mengelola pekerjaan kefarmasian, terutama dalam pengelolaan sediaan farmasi. Program studi ini juga menekankan pentingnya kemampuan penelitian dan pembelajaran sepanjang hayat melalui penguatan kapasitas ilmiah dan riset mahasiswa.

Kapasitas kewirausahaan juga menjadi bagian dari kompetensi lulusan. Mahasiswa didorong memiliki jiwa pharmapreneur, yaitu kemampuan mengembangkan usaha berbasis ilmu farmasi, khususnya di bidang herbal dan layanan kefarmasian. Selain itu, nilai-nilai keislaman juga menjadi bagian dari karakter lulusan melalui konsep Islamic pharmacist, yakni tenaga farmasi yang menjalankan profesinya dengan integritas moral dan spiritual.

Pendaftaran mahasiswa baru untuk Program Studi S-1 Farmasi Unismuh Makassar dibuka mulai 28 November 2025 hingga 15 Agustus 2026 melalui sistem penerimaan mahasiswa baru universitas.

Calon mahasiswa dapat mengikuti proses seleksi melalui Computer Based Test (CBT) yang menjadi jalur seleksi utama. Sistem ini dirancang untuk memastikan proses seleksi berlangsung objektif dan transparan.

Setelah menyelesaikan pendidikan, lulusan Prodi S-1 Farmasi memiliki peluang karier yang cukup luas. Mereka dapat berkarier sebagai tenaga kefarmasian di sektor industri farmasi, bidang kesehatan, maupun instansi pemerintahan. Selain itu, lulusan juga memiliki peluang mengembangkan usaha mandiri di bidang farmasi dan herbal.

Struktur kurikulum program studi ini terbagi dalam delapan semester dengan distribusi beban studi yang bertahap. Pada semester awal mahasiswa menempuh sekitar 20 hingga 21 SKS per semester, kemudian meningkat pada tahap penguatan kompetensi di semester pertengahan. Sementara pada semester akhir, beban studi lebih difokuskan pada praktik lapangan, penelitian, serta penyelesaian tugas akhir.

Dari sisi pembiayaan, biaya pendidikan dirancang secara transparan. Pada semester pertama mahasiswa dikenakan biaya SPP sebesar Rp10.000.000, disertai biaya kuliah per semester (BPP) sebesar Rp6.000.000 serta biaya praktikum laboratorium Rp1.000.000.

Baca juga: Kemenag Terbitkan SK S2 Ilmu Syariah, Unismuh Makassar Kini Miliki 73 Prodi

Pada semester berikutnya, mahasiswa membayar BPP sebesar Rp6.000.000 per semester serta biaya praktikum laboratorium sebesar Rp1.000.000. Beberapa semester juga mencakup biaya kegiatan akademik lain seperti praktik belajar lapangan di apotek dan rumah sakit, program KKN, ujian komprehensif, hingga penyelesaian skripsi dan wisuda pada semester akhir.

Bagi calon mahasiswa yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai Program Studi S-1 Farmasi Unismuh Makassar, pendaftaran dapat diakses melalui laman pmb.unismuh.ac.id. Informasi tambahan juga dapat diperoleh melalui kontak ketua Prodi S-1 Farmasi di nomor 0852-5553-3349 atau melalui Lembaga Penerimaan Mahasiswa Baru (LPMB) di nomor 0811-454-259.