January 21, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS KEGIATAN

FKIK Unismuh Gelar Yudisium 82 Lulusan, 50 Ikuti Penyumpahan Dokter

Unismuh Makassar Lepas 82 Lulusan FKIK, Perkuat Layanan Kesehatan Kawasan Timur

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar yudisium lintas jenjang di Hotel Claro, Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan ini menandai berakhirnya proses akademik sekaligus kesiapan lulusan untuk memasuki dunia profesi dan pengabdian di bidang kesehatan.

Sebanyak 82 lulusan mengikuti yudisium tersebut, terdiri atas 50 lulusan Profesi Dokter, 10 lulusan Sarjana Kedokteran, 11 lulusan Sarjana Farmasi, dan 11 lulusan Keperawatan. Para lulusan dinyatakan telah menuntaskan tahapan akademik maupun praktik sesuai kurikulum masing-masing sebagai bekal memasuki dunia kerja dan pelayanan kesehatan.

Lulusan Profesi Dokter menjadi yang terbanyak. Para dokter muda tersebut telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan profesi, termasuk kepaniteraan klinik di berbagai wahana pendidikan, serta dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti prosesi Sumpah Dokter.

Kehadiran dokter baru ini diharapkan memperkuat layanan kesehatan, khususnya di Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur, dengan tetap menjunjung etika, profesionalisme, dan nilai-nilai keislaman.

Sementara itu, lulusan Sarjana Kedokteran telah menuntaskan tahap akademik sebagai fondasi pendidikan kedokteran sebelum melanjutkan ke jenjang profesi dokter. Bekal ilmu dasar dan keterampilan akademik selama masa studi di FKIK diharapkan menjadi modal untuk menempuh tahap pendidikan berikutnya.

Pada Program Studi Sarjana Farmasi, para lulusan dipersiapkan untuk berperan dalam pengembangan dan pelayanan kefarmasian, baik di bidang industri, distribusi, maupun layanan kesehatan. FKIK menekankan pentingnya pemahaman etika profesi dan kontribusi dalam mendorong penggunaan obat yang aman serta rasional di masyarakat.

Adapun lulusan Keperawatan diproyeksikan menjadi tenaga kesehatan yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan. Keterampilan klinik yang ditempa selama masa pendidikan diharapkan membuat para lulusan siap bekerja di berbagai fasilitas kesehatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengajian oleh Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Dr. Husain Abd. Rahman. Dalam pengajiannya, ia menekankan integritas, keikhlasan, dan nilai-nilai keislaman sebagai landasan moral dalam menjalankan profesi kesehatan.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unismuh Makassar, Prof. Dr. Gagang Pagalung, M.Si., AK., CA, menyampaikan dua arah strategis pengembangan FKIK ke depan. Pertama, FKIK disebut tengah menuju pembukaan program studi spesialis, yakni Spesialis Ilmu Anestesi, Spesialis Bedah, serta Spesialis Dermatologi dan Venereologi. Kedua, ia menegaskan digitalisasi Rumah Sakit Pendidikan FKIK sebagai kebutuhan mendesak untuk meningkatkan mutu layanan, pendidikan, dan riset kedokteran.

Dekan FKIK Unismuh Makassar, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K), menyampaikan apresiasi kepada para lulusan dan orang tua mahasiswa. Ia menegaskan capaian kelulusan merupakan buah dari doa, pengorbanan, dan kepercayaan keluarga kepada FKIK Unismuh Makassar.

Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof. Dr. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum, turut menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Unismuh Makassar. Ia menegaskan komitmen kampus untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas dan berkarakter Islami.

Kegiatan yudisium juga mendapat sambutan dari Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Makassar, dr. Muhammad Ihsan Kitta, M.Kes., Sp.Oat(K). Ia menyampaikan ucapan selamat dan menyambut para lulusan Profesi Dokter sebagai bagian dari keluarga besar profesi kedokteran, dengan harapan para dokter muda menjaga etika, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui yudisium ini, FKIK Unismuh Makassar menegaskan komitmennya mencetak tenaga kesehatan yang unggul, berakhlak, dan siap menjawab tantangan layanan kesehatan pada tingkat lokal, nasional, hingga global.