November 1, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
Berita Utama

SMP Unismuh Makassar Libatkan Orangtua Evaluasi Belajar dan Kedisiplinan Siswa

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Keterlambatan siswa datang ke sekolah masih menjadi salah satu persoalan yang ditemukan dalam evaluasi pembelajaran tengah semester ganjil tahun ajaran 2026/2027 di SMP Unismuh Makassar. Sekolah mengajak orangtua memperkuat pendampingan anak agar kebiasaan disiplin yang dibangun di sekolah juga diterapkan di rumah.

Persoalan itu mengemuka dalam pertemuan silaturahim antara pihak sekolah dan orangtua siswa, Ahad, 1 November 2026. Pertemuan yang dihadiri para guru dan orangtua tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan perkembangan belajar siswa sekaligus mengevaluasi pelayanan pendidikan.

Wakil Kepala SMP Unismuh Makassar Bidang Kesiswaan, Muh Ikbal, S.Pd, M.Pd, Gr, memaparkan perkembangan pembelajaran dan kedisiplinan siswa selama separuh semester berjalan. Berdasarkan data yang disajikan, masih terdapat sejumlah siswa yang terlambat datang ke sekolah.

Menurut Ikbal, ketepatan waktu menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan belajar yang baik. Apalagi, sekolah telah menyusun kegiatan harian yang dimulai sejak pukul 07.00 Wita.

“Kami berharap para murid sudah hadir sebelumnya mengingat kegiatan harian kita sudah terprogram sedemikian rupa sehingga dibutuhkan kedisiplinan yang baik agar kegiatan belajar bisa berjalan lancar,” ujar Ikbal.

Kepala SMP Unismuh Makassar, Dr Husain Abd Rahman, menekankan bahwa pendidikan anak membutuhkan keterlibatan bersama antara guru dan orangtua. Sekolah tidak dapat bekerja sendiri dalam membentuk karakter, kebiasaan, dan tanggung jawab siswa.

Dalam sambutannya, Husain mengutip Surah Al-Hasyr ayat 18 sebagai pengingat pentingnya mengevaluasi apa yang telah dilakukan sekaligus mempersiapkan masa depan. Ia mengajak guru dan orangtua terus memperkuat ikhtiar pendidikan agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang memiliki pengetahuan, karakter, dan kemandirian.

“Silaturahim hari ini adalah bentuk kerja sama kita dalam memikirkan pendidikan anak-anak kita,” kata Husain.

Husain mengingatkan bahwa tanggung jawab orangtua tidak berhenti pada pemenuhan biaya pendidikan. Menurut dia, komunikasi dengan guru, perhatian terhadap perkembangan belajar, serta pembiasaan nilai-nilai positif di rumah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan.

“Kami berharap dapat saling mengisi ruang masing-masing dalam pembinaan ananda secara maksimal,” ujarnya.

Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan dialog antara wali kelas dan orangtua. Mereka bertukar informasi mengenai perkembangan akademik, perilaku, dan kebiasaan belajar siswa, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Guru Tingkatkan Kompetensi

Selain mengevaluasi perkembangan siswa, SMP Unismuh Makassar terus mendorong peningkatan kompetensi guru. Sepanjang separuh semester berjalan, sejumlah guru dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan pengembangan profesional untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Saat ini, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum bersama sejumlah guru mengikuti pelatihan pembelajaran bilingual yang diselenggarakan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari persiapan sekolah untuk mengembangkan kelas dengan penggunaan bahasa asing sebagai bahasa pengantar. Pengembangan ini diharapkan dapat memperluas pengalaman belajar siswa sekaligus meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih beragam.

Orangtua Diajak Evaluasi Layanan Sekolah

Dalam pertemuan itu, SMP Unismuh Makassar juga membuka ruang evaluasi terhadap kualitas layanan pendidikan. Melalui tim informasi dan komunikasi sekolah, orangtua diminta mengisi survei daring mengenai berbagai aspek pelayanan.

Survei tersebut mencakup layanan akademik, pembinaan keagamaan, sarana dan prasarana, pembinaan asrama, serta lingkungan sosial di sekolah. Hasilnya akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk menentukan langkah perbaikan layanan pendidikan.

“Kami meminta kepada orangtua mengisi survei tersebut secara terbuka dan apa adanya agar menjadi bahan refleksi dan perbaikan kami ke depan,” kata Husain.

Melalui evaluasi tengah semester ini, SMP Unismuh Makassar berupaya membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan orangtua. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya membantu mengatasi persoalan kedisiplinan dan pembelajaran, tetapi juga memastikan pembinaan karakter anak berlangsung secara berkesinambungan di sekolah dan di rumah.