October 26, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
Berita Kampus Kemahasiswaan dan Prestasi

ICOMFEST Unismuh Didorong Perluas Cabang Lomba dan Jangkauan Peserta

Kaprodi KPI dorong ICOMFEST V untuk memperluas kategori perlombaan dan menjangkau lebih banyak peserta.

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Islamic Communication Festival (ICOMFEST) yang diselenggarakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar didorong untuk memperluas kategori perlombaan dan menjangkau lebih banyak peserta. Pengembangan tersebut dinilai penting agar kompetisi tahunan ini semakin relevan dengan minat dan kemampuan pelajar serta mahasiswa.

Gagasan itu disampaikan Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Unismuh Makassar, Dr Aliman, saat memantau pelaksanaan ICOMFEST V di lantai 4 Fakultas Agama Islam (FAI), Gedung Iqra, Makassar, Sabtu, 24 Oktober 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) KPI Unismuh.

Aliman menilai, penyelenggaraan ICOMFEST perlu terus dievaluasi agar tidak hanya menjadi kegiatan rutin organisasi mahasiswa. Penambahan cabang lomba yang sesuai dengan perkembangan minat generasi muda menjadi salah satu langkah yang dapat dipertimbangkan.

“ICOMFEST harus terus dikembangkan agar semakin menarik dan mampu menjangkau lebih banyak peserta. Panitia perlu mempertimbangkan penambahan kategori lomba yang sesuai dengan minat dan potensi pelajar maupun mahasiswa,” ujar Aliman.

Perluasan Cabang Lomba

Menurut Aliman, pengembangan ICOMFEST dapat dilakukan dengan mempelajari berbagai model kompetisi yang telah diselenggarakan pada tingkat nasional. Salah satu rujukan yang dapat digunakan ialah kategori perlombaan yang dikembangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Rujukan tersebut diharapkan membantu panitia merancang kompetisi yang lebih beragam dan sesuai dengan kebutuhan peserta. Dengan demikian, ICOMFEST dapat membuka kesempatan lebih luas bagi pelajar sekolah menengah atas dan sederajat maupun mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Baca Juga: ICOMFEST 4 Hadirkan Seminar Nasional, Bangun Generasi Muda Tangguh dan Berakhlak di Era Digital

Pengembangan kategori lomba juga dinilai penting untuk menjaga daya tarik kegiatan dari tahun ke tahun. Selain memberikan ruang bagi peserta untuk berkompetisi, ICOMFEST diharapkan dapat mendorong lahirnya kreativitas baru dalam bidang komunikasi dan penyiaran Islam.

Wadah Pembelajaran Mahasiswa

Selain menyoroti pengembangan kompetisi, Aliman mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam penyelenggaraan ICOMFEST V. Menurut dia, pengalaman mengelola kegiatan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan kemampuan berorganisasi di luar ruang kuliah.

“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh panitia yang telah mempersiapkan dan menjalankan kegiatan ini. Semoga pengalaman yang diperoleh menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam berorganisasi, bekerja sama, dan menyelenggarakan kegiatan yang lebih baik ke depannya,” katanya.

Keterlibatan mahasiswa dalam kepanitiaan menjadi bagian dari proses pembelajaran yang menuntut kemampuan merencanakan kegiatan, membangun koordinasi, dan menyelesaikan persoalan teknis. Pengalaman tersebut juga melatih tanggung jawab serta kerja sama dalam menjalankan program organisasi.

Bagi mahasiswa KPI, penyelenggaraan festival komunikasi memiliki keterkaitan dengan bidang keilmuan yang mereka pelajari. Kegiatan ini menyediakan ruang untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, pengelolaan acara, dan interaksi dengan peserta dari berbagai lembaga pendidikan.

Aliman berharap pengalaman penyelenggaraan ICOMFEST V menjadi bahan evaluasi bagi kepengurusan mahasiswa berikutnya. Evaluasi terutama diperlukan dalam menentukan kategori perlombaan, memperluas jangkauan peserta, dan meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan.

Dengan pengembangan yang berkelanjutan, ICOMFEST diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan organisasi mahasiswa. Festival ini berpeluang menjadi ruang kompetisi sekaligus pembelajaran yang mempertemukan kreativitas pelajar dan mahasiswa dalam bidang komunikasi dan penyiaran Islam.