UNiSMUH.AC.ID, MAKASSAR — Lima mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah), Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, meraih lima gelar juara dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Wajo dan Kabupaten Morowali, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, pada 2026. Prestasi tersebut diraih dalam kategori hafalan Al-Qur’an dan tafsir bahasa Arab.
Dalam MTQ ke-XVI tingkat Kabupaten Wajo, dua mahasiswa Unismuh meraih juara pada kategori hafalan Al-Qur’an. Nuaim memperoleh Juara II kategori Hafalan 30 Juz Putra, sedangkan Syaiqotul Husna Hasan meraih Juara III kategori Hafalan 20 Juz.
Prestasi serupa diraih tiga mahasiswa lainnya dalam MTQ tingkat Kabupaten Morowali. Mohammad Fadhil meraih Juara II kategori Tafsir Bahasa Arab, HL. Anjar Ma’rufin memperoleh Juara II kategori Hafalan 20 Juz, dan Arhamni Atma Bayu Samudra meraih Juara III kategori Tafsir Bahasa Arab.
Ketua Program Studi Hukum Keluarga Unismuh Makassar, Dr. Muktashim Billah, Lc., M.H., mengapresiasi capaian kelima mahasiswa tersebut. Menurut dia, prestasi itu merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, dan konsistensi mahasiswa dalam mempelajari serta mendalami Al-Qur’an di tengah aktivitas perkuliahan.
“Alhamdulillah, kami atas nama pimpinan dan seluruh sivitas akademika Prodi Hukum Keluarga mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anak-anak kami. Prestasi ini adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan keistiqamahan mereka dalam menjaga, menghafal, serta mendalami Al-Qur’an di tengah padatnya jadwal perkuliahan,” kata Muktashim.
Ia menilai, capaian tersebut sejalan dengan bidang keilmuan yang dikembangkan Program Studi Hukum Keluarga. Kemampuan menghafal Al-Qur’an dan memahami tafsir, khususnya dalam bahasa Arab, menjadi bekal penting bagi mahasiswa yang mendalami hukum Islam.
Menurut Muktashim, prestasi mahasiswa tidak hanya diukur dari keberhasilan akademik di ruang kuliah, tetapi juga dari kemampuan mengembangkan potensi keilmuan dan keagamaan melalui berbagai kompetisi. Keikutsertaan dalam MTQ menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan sekaligus memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an.
Ia berharap, capaian tersebut dapat mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas hafalan dan pemahaman keagamaan. Prestasi yang diraih juga diharapkan menjadi motivasi untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Jajaran Idarah Program Studi Hukum Keluarga Unismuh Makassar turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kelima mahasiswa tersebut. Mereka berharap, prestasi itu tidak membuat para mahasiswa berpuas diri, tetapi menjadi dorongan untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih pencapaian yang lebih tinggi.
Keberhasilan di Wajo dan Morowali sekaligus menunjukkan potensi mahasiswa Hukum Keluarga Unismuh Makassar dalam bidang hafalan dan tafsir Al-Qur’an. Capaian tersebut diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk mengembangkan kompetensi keagamaan, meningkatkan prestasi, dan membawa nama baik almamater di tingkat daerah maupun nasional.

