UNISMUH.AC.ID, KANAZAWA, JEPANG — Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar), Dr. Ir. H. Abd. Rakhim Nanda, ST., MT., IPU, menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam pembukaan Sakura Science Program 2026 di Kanazawa Institute of Technology (KIT), Jepang, Senin 12 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Unismuh memperkuat kerja sama internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, teknologi, dan inovasi, sekaligus memperluas pengalaman akademik mahasiswa di tingkat global.
Dalam kegiatan tersebut, Unismuh Makassar mengirimkan tiga mahasiswa Fakultas Teknik dari program studi berbeda, yakni Ahmad Riyadi dari Program Studi Informatika, Baso Ichwan Chasir dari Program Studi Teknik Pengairan, dan Ayu Andini dari Program Studi Teknik Elektro. Ketiganya memperoleh kesempatan mengikuti pembelajaran ilmiah dan teknologi di Jepang melalui program yang didukung Japan Science and Technology Agency (JST).
Dalam sambutannya, Rakhim Nanda menyampaikan apresiasi kepada Kanazawa Institute of Technology dan JST atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa Unismuh Makassar untuk memperoleh pengalaman belajar di lingkungan akademik internasional.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Professor Sakamoto atas kontribusinya dalam penyelenggaraan program tersebut. Apresiasi turut diberikan kepada Kazunori Kugo, Shizu Fujimura, dan Yugo Ishida atas dukungan serta koordinasi selama persiapan kegiatan.
Mendorong Pembelajaran Lintas Disiplin
Rakhim mendorong ketiga mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, dan membangun jejaring akademik dengan mahasiswa maupun peneliti dari lingkungan internasional.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk memperluas pengetahuan, mengembangkan kemampuan berinovasi, dan membangun persahabatan lintas budaya. Pengalaman yang diperoleh selama program ini diharapkan dapat dibagikan kepada mahasiswa lainnya ketika kembali ke Unismuh Makassar,” ujar Rakhim dalam sambutannya.
Menurut dia, pengalaman belajar di luar negeri tidak hanya memberikan pengayaan pengetahuan teknis, tetapi juga membentuk pola pikir terbuka, kemampuan beradaptasi, dan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sakura Science Program memberikan kesempatan kepada peserta internasional untuk mengenal perkembangan sains dan teknologi di Jepang melalui kegiatan pembelajaran dan interaksi akademik. Pada pelaksanaan tahun ini, mahasiswa Unismuh dijadwalkan mempelajari sejumlah bidang, antara lain analisis lingkungan, teknologi informasi, instrumentasi praktis, dan pengembangan prototipe.
Keterlibatan mahasiswa dari tiga disiplin ilmu tersebut juga membuka ruang pembelajaran interdisipliner. Melalui pendekatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menghubungkan pengetahuan dari bidang masing-masing, mengembangkan kemampuan bekerja dalam tim, serta merumuskan gagasan inovatif untuk menjawab persoalan di masyarakat.
Perkuat Kemitraan Unismuh dan KIT
Pembukaan Sakura Science Program 2026 menjadi bagian dari rangkaian kunjungan resmi pimpinan dan delegasi Unismuh Makassar ke Kanazawa Institute of Technology pada 12–13 Oktober 2026. Kunjungan ini diarahkan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menjajaki pengembangan kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan.
Hubungan akademik kedua perguruan tinggi tersebut sebelumnya juga berkembang melalui kunjungan delegasi KIT ke Unismuh Makassar pada pertengahan 2026. Pertemuan itu membuka peluang kolaborasi dalam bidang penelitian, inovasi, dan pertukaran akademik.
Bagi Unismuh Makassar, kemitraan dengan perguruan tinggi di Jepang merupakan salah satu langkah untuk memperluas akses mahasiswa terhadap pengalaman pembelajaran global. Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas dosen dan mahasiswa dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.
Melalui partisipasi dalam Sakura Science Program 2026, Unismuh berharap semakin banyak mahasiswa memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan akademik internasional. Pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan kompetensi individu, tetapi juga menjadi bekal untuk mengembangkan inovasi dan berbagi pengetahuan di lingkungan kampus.
Ke depan, Unismuh Makassar berharap hubungan dengan Kanazawa Institute of Technology dapat berkembang menjadi kolaborasi berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi. Dengan demikian, kemitraan internasional tidak hanya memperkuat jejaring kelembagaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sumber daya manusia dan masyarakat.

