UNISMUH.AC.ID, DEPOK — Riska Amalia Putri, mahasiswa Program Studi Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, meraih penghargaan Best Solution Design dalam ajang Future Leaders Summit (FLS) 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Penghargaan tersebut diraih melalui inovasi bertajuk Sulawesi Go Export bersama timnya, Membentuk, Berpikir, Generatif (MBG).
Penghargaan itu diberikan pada puncak kegiatan FLS 2026 yang berlangsung pada 7–9 Oktober 2026 di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata, Depok, Jawa Barat. Dalam ajang tersebut, Riska dan timnya bersaing dengan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.
Inovasi Sulawesi Go Export dikembangkan sebagai gagasan strategis untuk mengoptimalkan potensi komoditas ekspor daerah. Melalui pendekatan berbasis solusi, tim ini berupaya menawarkan gagasan yang dapat mendukung pengembangan produk lokal agar memiliki peluang lebih besar menembus pasar internasional.
Tembus 15 Besar Nasional
Perjalanan Riska dan Tim MBG menuju panggung nasional berlangsung melalui proses seleksi yang kompetitif. FLS 2026 membagi peserta ke dalam lima wilayah regional di Indonesia. Setiap regional menyeleksi tim-tim terbaik untuk melanjutkan kompetisi ke tingkat nasional.
Riska dan Tim MBG berhasil melewati tahapan seleksi tersebut hingga masuk dalam 15 besar nasional. Mereka juga menjadi salah satu perwakilan Regional 3 yang mencakup Sulawesi, Papua, dan Maluku.
Riska mengatakan, penghargaan Best Solution Design merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui bersama tim. Menurut dia, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menunjukkan potensi mahasiswa dari kawasan Indonesia timur dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah.
“Alhamdulillah, capaian Best Solution Design ini merupakan buah dari proses panjang, mulai dari seleksi ketat di Regional 3 hingga berhasil menembus 15 besar nasional,” ujar Riska.
Ia menjelaskan, melalui inovasi Sulawesi Go Export, timnya ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia timur mampu menghadirkan gagasan solutif dengan memanfaatkan potensi daerah. Gagasan tersebut diharapkan dapat membantu mendorong produk lokal agar lebih dikenal dan memiliki daya saing di pasar internasional.
“Semoga pencapaian ini bisa menjadi pemantik semangat bagi teman-teman di Unismuh untuk berani mengambil peluang dan berprestasi di tingkat nasional,” kata Riska.
Dorong Inovasi Mahasiswa
Pimpinan Unismuh Makassar mengapresiasi prestasi yang diraih Riska bersama Tim MBG. Capaian tersebut dinilai mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan gagasan inovatif sekaligus membangun daya saing melalui kompetisi tingkat nasional.
Menurut pimpinan kampus, penghargaan itu juga sejalan dengan komitmen Unismuh Makassar untuk mendorong mahasiswa aktif berkolaborasi, mengembangkan kreativitas, dan menghasilkan gagasan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Keberhasilan Riska dan Tim MBG memperlihatkan bahwa pengembangan kompetensi mahasiswa dapat diarahkan pada pemecahan persoalan nyata, termasuk penguatan potensi ekonomi daerah. Dalam konteks tersebut, Sulawesi Go Export menjadi gagasan yang menghubungkan pengembangan inovasi dengan peluang peningkatan nilai ekonomi komoditas lokal.
Prestasi ini juga berkaitan dengan sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Di antaranya, SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui pengembangan kompetensi mahasiswa, SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi melalui gagasan penguatan ekspor daerah, serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi dan wilayah.
Capaian di FLS 2026 tersebut diharapkan dapat mendorong mahasiswa Unismuh Makassar lainnya untuk mengembangkan inovasi yang berangkat dari potensi lokal. Dengan dukungan kolaborasi dan penguatan kompetensi, gagasan mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada kompetisi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi solusi yang bermanfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

