UNISMUH.AC.ID, TAIWAN — Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) memperkuat jejaring internasional dengan National Changhua University of Education (NCUE), Taiwan. Kedua perguruan tinggi membahas pengembangan program pertukaran akademik, pemagangan mahasiswa, riset bersama, hingga peluang beasiswa studi lanjut jenjang magister dan doktor.
Penguatan kerja sama tersebut menjadi agenda utama kunjungan delegasi Unismuh ke NCUE, Taiwan, Selasa, 23 September 2025. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) sebagai landasan pengembangan kolaborasi kedua universitas.
Delegasi Unismuh dipimpin Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh, Prof Dr dr Suryani As’ad, yang dalam pertemuan resmi dengan pimpinan NCUE menyampaikan apresiasi atas keterbukaan universitas tersebut dalam memperluas ruang kolaborasi dengan Unismuh.
Salah satu peluang yang dibahas ialah program pemagangan mahasiswa Unismuh selama satu tahun di NCUE maupun pada industri yang menjadi mitra universitas tersebut.
“Kerja sama ini membuka kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa Unismuh untuk memperoleh pengalaman akademik dan profesional di Taiwan, termasuk melalui program magang di NCUE dan industri mitranya,” ujar Suryani.
Pihak NCUE yang diwakili Dr Huan, dari School of International Relations, menyampaikan kesiapan universitasnya untuk menerima mahasiswa Unismuh dalam program pemagangan. NCUE juga menawarkan peluang optimalisasi beasiswa bagi lulusan Unismuh yang ingin melanjutkan pendidikan pada jenjang S2 maupun S3 di Taiwan.
Selain membicarakan mobilitas mahasiswa, kedua institusi menjajaki pengembangan penelitian bersama dan berbagai program akademik yang dapat mempertemukan dosen serta mahasiswa dari kedua universitas.
Usai pertemuan, delegasi Unismuh berdialog dengan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di NCUE. Mereka terdiri atas peserta Taiwan Experience Education Program (TEEP), program INTENSE, serta mahasiswa yang sedang menyelesaikan pendidikan magister.
Diskusi tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai proses pembelajaran, adaptasi budaya, hingga kehidupan akademik mahasiswa Indonesia selama menempuh pendidikan di Taiwan. Informasi tersebut juga menjadi masukan bagi Unismuh dalam mempersiapkan mahasiswa yang nantinya mengikuti program mobilitas internasional di NCUE.
Delegasi selanjutnya mengikuti tur kampus untuk melihat fasilitas akademik dan pendukung mahasiswa. Sejumlah fasilitas yang dikunjungi antara lain pusat penelitian, laboratorium, masjid di lingkungan kampus, serta kantin yang menyediakan makanan halal.
NCUE memiliki 27 laboratorium yang digunakan untuk mendukung proyek dosen dan mahasiswa, terutama yang berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta pengembangan teknologi. Fasilitas tersebut menjadi salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan riset kolaboratif dengan Unismuh.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kuliah tamu bertajuk “Mental Health and Nutrition for Better Awareness” yang dibawakan Prof Suryani As’ad.
Dalam kuliahnya, Suryani menjelaskan keterkaitan antara pemenuhan nutrisi yang seimbang dan kesehatan mental. Ia mengingatkan mahasiswa bahwa keberhasilan menjalani pendidikan tidak hanya ditentukan kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan menjaga kesehatan fisik dan psikologis.
Menurutnya, mahasiswa yang menempuh pendidikan jauh dari keluarga menghadapi tantangan adaptasi yang lebih kompleks sehingga membutuhkan perhatian terhadap pola makan, aktivitas fisik, istirahat, dan pengelolaan tekanan akademik.
Kunjungan tersebut semakin memperluas agenda internasionalisasi Unismuh, terutama melalui mobilitas mahasiswa, pemagangan internasional, penelitian kolaboratif, dan akses studi lanjut bagi lulusan.
Kolaborasi Unismuh dan NCUE juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui perluasan akses terhadap pengalaman pendidikan internasional serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan jejaring dan kolaborasi antarperguruan tinggi lintas negara.

