July 4, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS

Pendidikan IPA Unismuh Review Kurikulum Berbasis OBE

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR – Program Studi Pendidikan IPA Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar review kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE).

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat, 2–3 Juli 2026, di Aula Pertemuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran Digital Futuristik (P4-DF) Unismuh Makassar.

Review kurikulum ini digelar sebagai upaya memperkuat kualitas akademik sekaligus menyesuaikan arah pembelajaran dengan perkembangan pendidikan, kebutuhan dunia kerja, dan kebijakan terbaru Kementerian Pendidikan Tinggi.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Asosiasi Physical Society of Indonesia (PSI) Cabang Makassar, Dr Khaeruddin, M.Pd., sebagai narasumber utama.

Dalam forum itu, Khaeruddin memaparkan arah pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pendidikan sains saat ini. Ia menekankan pentingnya penerapan OBE yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan atau CPL.

Menurut dia, kurikulum tidak cukup hanya memuat daftar mata kuliah, tetapi harus dirancang berdasarkan kompetensi yang benar-benar dibutuhkan lulusan ketika memasuki dunia kerja dan masyarakat.

“Pendekatan OBE mendorong kita untuk merancang pembelajaran yang terarah, terukur, dan berorientasi pada hasil yang jelas,” kata Khaeruddin.

Ia menjelaskan, kurikulum yang baik harus mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Karena itu, perguruan tinggi perlu memastikan adanya keterhubungan antara capaian pembelajaran, metode pembelajaran, pengalaman praktik, dan sistem evaluasi.

Khaeruddin juga menyoroti pentingnya integrasi antara teori dan praktik dalam pendidikan sains. Menurut dia, lulusan Pendidikan IPA tidak hanya dituntut siap mengajar, tetapi juga perlu memiliki kemampuan berinovasi dalam pembelajaran sains.

Selain itu, ia mendorong penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pengguna lulusan, dunia kerja, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar kurikulum yang disusun tidak berjarak dari kebutuhan lapangan.

Ketua Prodi IPA Unismuh, Dr Mau’ruf, menyampaikan, review kurikulum ini menjadi langkah strategis untuk memastikan lulusan Pendidikan IPA memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan zaman.

“Kurikulum harus terus diperbarui agar mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan abad ke-21,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti dosen, mahasiswa, stakeholder, serta pengguna lulusan Program Studi Pendidikan IPA. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi ruang untuk menghimpun masukan yang komprehensif bagi penyempurnaan kurikulum.

Selama kegiatan berlangsung, peserta terlibat dalam diskusi aktif terkait profil lulusan, capaian pembelajaran, struktur mata kuliah, serta relevansi kurikulum dengan kebutuhan pendidikan sains di era digital.

Melalui review kurikulum ini, Program Studi Pendidikan IPA Unismuh Makassar berharap dapat menghadirkan kurikulum yang lebih adaptif, fleksibel, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Kurikulum tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, inovatif, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun global.