June 23, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA KAMPUS

Mahasiswa Teknik Informatika Unismuh Gelar Lomba Desain Canva Bertema Lingkungan di Thailand

UNISMUH.AC.ID, Narathiwat, Thailand Selatan — Empat mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Batch 2 menggelar lomba desain poster digital menggunakan Canva bagi siswa Mattayom Sungaipadi School, Provinsi Narathiwat, Thailand Selatan, Ahad 21 Juni 2026. Kegiatan yang mengangkat tema lingkungan tersebut dilaksanakan di laboratorium komputer sekolah setempat sebagai upaya meningkatkan kreativitas siswa sekaligus memperkuat literasi digital mereka.

Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan itu adalah Nurdian, Wafiq Azizah, Al Hizra, dan Andi Hilyatul Mar’ah. Meski ditempatkan di sekolah berbeda selama program KKN Internasional, mereka berkolaborasi menghadirkan kegiatan edukatif yang mengintegrasikan keterampilan teknologi, komunikasi visual, dan kepedulian lingkungan.

Sebelum lomba dimulai, para mahasiswa memberikan pelatihan singkat mengenai penggunaan aplikasi Canva. Peserta diperkenalkan dengan berbagai fitur dasar desain grafis, mulai dari pemilihan warna, pengaturan tata letak, penggunaan elemen visual, hingga teknik menyampaikan pesan secara efektif melalui poster digital.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan melibatkan siswa secara langsung dalam praktik desain. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengembangkan karya mereka sendiri berdasarkan tema yang telah ditentukan oleh panitia.

Tema “Environment” atau lingkungan dipilih untuk mendorong siswa menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kebersihan, mengurangi sampah, melestarikan alam, serta mendukung berbagai upaya keberlanjutan lingkungan hidup. Melalui pendekatan kreatif tersebut, siswa diajak memanfaatkan teknologi sebagai sarana kampanye sosial yang positif.

“Kami ingin siswa tidak hanya belajar menggunakan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk menyampaikan pesan-pesan yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui desain poster digital, siswa dapat mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap isu lingkungan,” ujar Wafiq Azizah.

Menurut Wafiq, kegiatan tersebut dirancang untuk mengintegrasikan literasi digital dengan kesadaran sosial dan lingkungan. Ia menilai keterampilan digital perlu diarahkan pada aktivitas yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Nurdian menambahkan bahwa lomba desain poster menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kreatif dan komunikasi visual. Menurut dia, keterampilan desain grafis kini menjadi salah satu kompetensi yang semakin dibutuhkan di era digital.

“Desain grafis merupakan salah satu keterampilan yang sangat relevan di era digital saat ini. Kami berharap siswa dapat memahami bahwa teknologi tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga dapat menjadi media untuk menyampaikan ide, gagasan, dan solusi terhadap berbagai persoalan yang ada di sekitar mereka,” kata Nurdian.

Proses penilaian lomba dilakukan oleh Nurisyan A-Lee, guru Mattayom Sungaipadi School yang bertindak sebagai dewan juri. Penilaian mencakup aspek kreativitas, kesesuaian tema, kerapian desain, pemanfaatan fitur Canva, serta kemampuan peserta menyampaikan pesan lingkungan melalui karya yang dibuat.

Setelah melalui proses penjurian, panitia menetapkan empat karya terbaik sebagai Juara 1, Juara 2, Juara 3, dan Juara Favorit. Para pemenang memperoleh hadiah dan sertifikat penghargaan, sedangkan seluruh peserta menerima sertifikat partisipasi sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan mereka dalam kegiatan tersebut.

Pihak Mattayom Sungaipadi School memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa Unismuh Makassar yang menghadirkan pembelajaran berbasis teknologi. Guru-guru sekolah menilai kegiatan semacam itu relevan dengan kebutuhan peserta didik dalam menghadapi perkembangan dunia digital yang terus berubah.

Ketua Program Studi Teknik Informatika Unismuh Makassar, Rizki Yusliana Bakti, S.T., M.T., mengatakan kolaborasi mahasiswa dalam kegiatan tersebut menunjukkan kemampuan mereka mengimplementasikan kompetensi digital untuk kepentingan masyarakat. Ia menilai program itu tidak hanya meningkatkan keterampilan teknologi siswa, tetapi juga mengajarkan kreativitas dan komunikasi visual.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Teknik Informatika mampu mengimplementasikan kompetensi digital yang dimiliki untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Selain meningkatkan keterampilan teknologi siswa, kegiatan ini juga mengajarkan kreativitas, komunikasi visual, dan kepedulian terhadap lingkungan. Inilah bentuk nyata pengabdian berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.

Dekan Fakultas Teknik Unismuh Makassar, Ir. Muhammad Syafaat S. Kuba, S.T., M.T., turut mengapresiasi program yang digagas mahasiswa tersebut. Ia menilai kegiatan itu mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan teknologi dengan isu pembangunan berkelanjutan yang menjadi perhatian global.

“Kami sangat mengapresiasi mahasiswa yang mampu menghadirkan program kreatif dan inovatif selama KKN Internasional. Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan keterampilan digital kepada siswa, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan melalui pendekatan yang menarik dan sesuai dengan karakter generasi muda saat ini,” kata Syafaat.

Program KKN Internasional Batch 2 yang dikelola Lembaga Pengembangan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Unismuh Makassar diikuti oleh 30 mahasiswa dari berbagai fakultas yang ditempatkan di sejumlah sekolah dan komunitas di Provinsi Narathiwat, Pattani, dan Yala, Thailand Selatan. Sebanyak 11 peserta berasal dari Fakultas Teknik, termasuk empat mahasiswa Teknik Informatika yang aktif mengembangkan program berbasis teknologi dan literasi digital.

Melalui lomba desain Canva bertema lingkungan tersebut, mahasiswa Unismuh Makassar tidak hanya memperkenalkan keterampilan digital kepada siswa Thailand Selatan, tetapi juga menanamkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup. Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari penguatan kerja sama pendidikan internasional sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, melek teknologi, dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.