UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Hukum Keluarga Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) bersama Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Al-Syakhsiyyah) menggelar ajang penghargaan bertajuk IKA AHWAL Award 2026, Senin 15 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap capaian akademik, prestasi nonakademik, serta kontribusi organisasi mahasiswa dan alumni dalam mendukung pengembangan program studi.
Penghargaan diberikan kepada mahasiswa angkatan 2022 serta mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) angkatan pertama. Kolaborasi antara IKA dan program studi tersebut merupakan bagian dari upaya bersama membangun budaya akademik yang unggul dan berkelanjutan di lingkungan Hukum Keluarga Unismuh.
Sejumlah pimpinan fakultas dan lembaga di lingkungan Unismuh Makassar turut menghadiri kegiatan tersebut. Hadir di antaranya Wakil Dekan I Fakultas Agama Islam (FAI) Dr M Ilham Muchtar, Wakil Dekan III FAI Elly Oschar, Direktur Ma’had Al-Birr KH Lukman Abd Shamad, Wakil Direktur Ma’had Al-Birr Dr Muh Ali Bakri, Direktur Pusat Pengembangan Tahfiz (PUT) KH Abbas Baco Miro, Ketua Program Studi Hukum Keluarga Dr Muktashim Billah, serta jajaran pengurus IKA Hukum Keluarga.
Ketua Panitia, Ruslan Hasbullah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terselenggara berkat sinergi alumni dan program studi. Ia berharap para alumni terus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Hukum Keluarga Unismuh di masa mendatang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi visi dan misi Program Studi Hukum Keluarga Islam. Sosialisasi ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh sivitas akademika dan alumni dalam mendukung arah pengembangan program studi.
Dalam sambutannya, Ketua Prodi Hukum Keluarga Dr Muktashim Billah mendorong para mahasiswa dan lulusan untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan lanjutan dan penguatan kompetensi profesional.
Wakil Dekan I FAI, Dr M Ilham Muchtar, menekankan pentingnya regenerasi mahasiswa sebagai bagian dari keberlanjutan program studi. Sementara itu, Direktur Ma’had Al-Birr KH Lukman Abd Shamad mengingatkan pentingnya menjaga akhlak dan etika dalam kehidupan bermasyarakat.
Wakil Direktur Ma’had Al-Birr, Dr Muh Ali Bakri, menyampaikan peluang karier yang terbuka di berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bagi lulusan yang memiliki kompetensi dan integritas. Adapun Direktur PUT Unismuh, KH Abbas Baco Miro, berpesan agar alumni mampu beradaptasi dengan dinamika sosial dan perkembangan masyarakat dalam memberikan pandangan hukum maupun pelayanan keagamaan.
Puncak acara ditandai dengan pemberian penghargaan kepada mahasiswa terbaik dan berprestasi. Penghargaan Mahasiswa Terbaik diraih oleh A. Shadiqah Muamlah yang mencatatkan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,92 dengan masa studi 3 tahun 8 bulan. Selain unggul secara akademik, ia juga aktif dalam kaderisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan berbagai kegiatan kemahasiswaan.
Pada kategori Mahasiswa Berprestasi, penghargaan diberikan kepada Laode Sabara, M. Ikhsan Lajiba, dan A. Israeni Nurfaizah. Ketiganya dinilai berhasil mengukir prestasi di bidang Musabaqah Tilawatil Quran, karya tulis ilmiah, serta kompetisi tingkat nasional.
Sementara itu, kategori Mahasiswa Organisator Terbaik diberikan kepada Roza Damara, Anita Pitra, dan Ninik Komariah atas kontribusi dan kepemimpinan mereka dalam berbagai organisasi kemahasiswaan. Ketiganya dinilai aktif menggerakkan program kaderisasi, pemberdayaan mahasiswa, serta kegiatan sosial dan keagamaan.
Apresiasi juga diberikan kepada mahasiswa dengan karya ilmiah terbaik melalui kategori Skripsi Terbaik. Penghargaan tersebut diraih oleh Armila Sari dengan nilai skripsi 96,8, disusul Mutmainnah dengan nilai 95,8 dan Tri Aprilia Mopi dengan nilai 95,3.
Khusus bagi mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) angkatan pertama, penghargaan diberikan kepada Reski Amalia, Dwi Sartika, Nadia Hamkan, Anindita Cahyani, dan Yusiana Said sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kegigihan mereka menyelesaikan studi melalui jalur rekognisi.
Selain itu, penghargaan Dosen Terbaik Program Studi Hukum Keluarga diserahkan kepada Dr Mukhlis Bakri atas dedikasi dan kontribusinya dalam proses pembelajaran.
Suasana haru mewarnai penutupan kegiatan ketika perwakilan alumni secara simbolis menyerahkan bantuan fasilitas pendingin ruangan (AC) kepada Program Studi Hukum Keluarga. Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan alumni dalam meningkatkan kenyamanan dan kualitas layanan pembelajaran bagi mahasiswa.
Melalui AHWAL Award 2026, sinergi antara alumni dan program studi diharapkan semakin kuat dalam menciptakan lingkungan akademik yang kompetitif, berkarakter, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia yang unggul.

