UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjadi tuan rumah Workshop Inclusive Publication Camp (In-Camp) Tahun 2026 yang digelar Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, bekerja sama dengan Unismuh Makassar.
Kegiatan pembukaan berlangsung di Ruang I-Gift Lantai 2 Menara Iqra Unismuh Makassar, pada Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti sivitas akademika, peneliti, serta unsur pimpinan universitas. Workshop ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas publikasi ilmiah inklusif, meningkatkan kualitas riset, serta memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam ekosistem akademik nasional dan global.
Rektor Unismuh Makassar, Dr Abd Rakhim Nanda, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Unismuh untuk memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah.
“Unismuh Makassar terus mendorong dosen dan peneliti agar tidak hanya produktif meneliti, tetapi juga mampu memublikasikan karya ilmiah yang bermutu, bereputasi, dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Perwakilan Kemendiktisaintek (nama) dalam sambutannya menekankan bahwa publikasi ilmiah tidak boleh menjadi ruang eksklusif bagi kelompok tertentu. Menurutnya, Inclusive Publication Camp dirancang agar semakin banyak peneliti dari berbagai perguruan tinggi memperoleh akses, pendampingan, dan penguatan kapasitas publikasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa talenta riset di perguruan tinggi memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkembang dan berkontribusi dalam peningkatan daya saing riset nasional,” katanya.
Ketua Divisi Penelitian LP3M Unismuh, Prof Andi Agustan, mengatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen LP3M dalam memperkuat ekosistem penelitian di lingkungan kampus.
“Kami berharap workshop ini melahirkan lebih banyak artikel ilmiah berkualitas dari para dosen dan peneliti Unismuh. Publikasi bukan sekadar luaran administratif, tetapi bagian dari tanggung jawab akademik untuk menyebarkan pengetahuan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama Unismuh Makassar, Prof Andi Sukri Syamsuri, menegaskan bahwa kerja sama dengan Kemendiktisaintek merupakan langkah strategis dalam memperkuat rekognisi akademik Unismuh.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar Unismuh dalam membangun mutu akademik, memperluas jejaring kerja sama, dan meningkatkan kontribusi kampus dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” kata Prof Andis, sapaan akrabnya.
Workshop In-Camp 2026 ini dijadwalkan berlangsung pada 19–22 Mei 2026 di Makassar. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan para peneliti dalam mendorong publikasi ilmiah yang lebih inklusif, berkualitas, dan berdaya saing.

