April 23, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA UTAMA

Dosen Pendidikan Sosiologi Unismuh Andi Nursida Raih Doktor, Promosikan Disertasi tentang Modul Ajar Patologi Sosial Berbasis Kearifan Lokal

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Dosen Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Andi Nursida menjalani ujian promosi Doktor di Program Pascasarjana Unismuh Makassar pada Selasa, 14 April 2026 di Aula I-Gift Gedung Menara Iqra Lantai 2, Kampus Unismuh Makassar.

Disertasi yang dipromosikan Nursida berjudul “Pengembangan Modul Ajar Mata Kuliah Patologi Sosial Berbasis Kearifan Lokal bagi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar.” Penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan bahan ajar yang lebih kontekstual, terutama karena pembelajaran Patologi Sosial di perguruan tinggi dinilai masih belum sepenuhnya terhubung dengan realitas sosial dan budaya lokal mahasiswa.

Temuan Penelitian

Penelitian Nursida bertujuan mengembangkan, memvalidasi, dan menguji keefektifan modul ajar berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah Patologi Sosial.

Nursida menempatkan nilai-nilai lokal Bugis, yakni sipakatau, sipakainge, dan sipakalebbi, sebagai landasan penting dalam penyusunan modul. Nilai-nilai tersebut dipandang relevan untuk membantu mahasiswa membaca persoalan penyimpangan sosial bukan semata sebagai gejala individual, melainkan juga sebagai bagian dari realitas sosial yang menuntut pendekatan budaya, etika, dan kemanusiaan. Pendekatan itu sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan tinggi dapat menjadi ruang untuk merawat hubungan antara ilmu pengetahuan dan warisan budaya lokal.

Penelitian dilakukan dengan pendekatan Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE, yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian melibatkan dosen pengampu dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi.

Dari hasil penelitian, modul yang dikembangkan dinyatakan memiliki struktur yang sistematis dan integratif, dinilai valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran, serta cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi Patologi Sosial.

Secara kuantitatif, disertasi ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar mahasiswa setelah modul diterapkan. Rata-rata gain ternormalisasi tercatat 0,77 dan berada pada kategori tinggi. Sementara itu, uji Paired Sample T-Test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai sebelum dan sesudah penerapan modul, dengan p-value 0,001, lebih kecil dari 0,05. Temuan ini memperkuat kesimpulan bahwa penggunaan modul ajar berbasis kearifan lokal memberi dampak nyata terhadap hasil belajar mahasiswa.

Tim Penguji

Dalam ujian promosi itu, Prof. Dr. H. Nursalam, M.Si. bertindak sebagai promotor, sedangkan Prof. Dr. H. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum. menjadi kopromotor. Keduanya mendampingi proses akademik disertasi yang menitikberatkan pada pengembangan bahan ajar sosiologi yang relevan dengan konteks mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar.

Adapun susunan penguji terdiri atas Dr Ihyani Malik, M.Si sebagai Ketua Sidang/Penguji, Prof. Erwin Akib, M.Pd., Ph.D. sebagai Sekretaris Sidang/Penguji, Dr. Sukmawati, M.Pd. sebagai Penguji Utama 1, Dr. Muhammad Akhir, M.Pd. sebagai Penguji Utama 2, Dr. Suardi, M.Pd. sebagai Penguji Utama 3, serta Prof. Dr. Jumadi, M.Si. sebagai Penguji Eksternal.

Kehadiran para penguji itu menegaskan bahwa promosi disertasi bukan sekadar seremoni akademik, melainkan ruang dialog ilmiah untuk menilai orisinalitas gagasan, ketajaman analisis, dan kemanfaatan hasil penelitian.

Rekam Jejak Nursida

Rekam jejak pendidikan Andi Nursida menunjukkan konsistensi di bidang pendidikan dan sosiologi. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri No. 144 Tawaroe pada 1992, melanjutkan ke SMP Negeri 1 Keera dan lulus pada 1996, serta menamatkan pendidikan menengah di SMA Negeri 3 Sengkang pada 1999.

Pada jenjang perguruan tinggi, ia meraih gelar Sarjana Pendidikan Sosiologi di Universitas Muhammadiyah Makassar pada 2011, lalu melanjutkan studi Magister Pendidikan IPS di Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar dan lulus pada 2014. Jejak akademik ini memperlihatkan kesinambungan minatnya pada pengembangan pendidikan sosiologi hingga mencapai tahap promosi doktoral.

Promosi disertasi ini pada akhirnya menegaskan bahwa pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal bukan hanya penting dalam kerangka inovasi pembelajaran, tetapi juga strategis dalam memperkuat identitas sosial-budaya mahasiswa. Di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks, disertasi Andi Nursida menghadirkan tawaran akademik bahwa pembelajaran Patologi Sosial dapat dibuat lebih relevan, lebih membumi, dan lebih dekat dengan pengalaman hidup mahasiswa itu sendiri.