UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar tak hanya dikenal atas banyaknya prestasi institusi yang diraih, tetapi juga karena Sumber Daya Manusianya (SDM) yang cerdas dan terampil.

Salah satunya, Suardi. Dosen Pendidikan Sosiologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ini dikenal karena berbagai karya tulis yang dihasilkannya.

Sebelumnya, Ia pernah menulis buku berjudul “Bimbingan Konseling di Sekolah”.

Buku ini berdasarkan pengalamannya pada masa sekolah yang akrab dengan ruang Bimbingan Konseling (BK)

Belum lama ini, Suardi mempublikasi jurnal ilmiah berjudul “Model of Strengthening Student’s Intelligent Character in Facing Changes in Society in the Industrial Revolution Era”.

Tahun ini dirinya juga menghasilkan 2 buku, masing masing berjudul “Kajian Penelitian Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar” dan “Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Integratif Moral”.

Sejauh ini sudah ada 10 buku yang ditulis oleh Suardi, dan karya tulisannya dapat dilihat di web sinta.kemendikbud.go.id.

“Saya lebih senang menulis. Menulis adalah salah satu hal yang mengangkat derajat diri saya,” ucapnya saat ditemui di Gedung FKIP lantai 3 Unismuh Makassar. Selasa, 6 Desember 2022.

Suardi menyadari bahwa menulis adalah passionnya. Bahkan, Ia lebih banyak mendapatkan penghasilan melalui tulisan.

“Saya lebih banyak mendapatkan penghasilan lewat tulisan tulisan yang saya buat,” ungkapnya.

Saat ditanya awal mula dirinya menjadi penulis, Suardi berkata, hidup seperti sebuah jalan yang harus mencari suatu keterampilan yang jarang dimiliki orang orang.

Ia merasa sangat sedikit orang yang pmya keterampilan menulis.

“Ada banyak keterampilan yang saya lihat saat berada di kampus Unismuh ini, di antaranya adalah mendengarkan, menyimak, menulis dan membaca. Akan tetapi, yang paling kurang sekali adalah menulis” tuturnya.

Suardi mengungkapkan motivasi menulisnya adalah ketika ia meyakinkan dirinya untuk berkarya dan memberikan konstribusi kepada negara, masyarakat instuisi, serta keluarga.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan waktu terbaiknya untuk menulis adalah ketika suasana sedang tenang dan sejuk.

Dari Pengembala Sapi Hingga Jadi Dosen Terbaik

Sebelum dikenal sebagai penulis serta dosen Sosiologi di FKIP, Suardi telah melalui jalan terjal dengan banyak proses.

Mulai dari menjadi seorang penggembala sapi, hingga pernah tidak lulus tes masuk menjadi abdi negara.

Akan tetapi hal itu tidak menghalangi jalannya untuk meraih mimpi.

Suardi lalu menyelesaikan studi S1 Pendidikan Sosiologi FKIP Unismuh tahun 2011, kemudian mengambil S2 Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar (UNM) tahun 2014, dan S3 Ilmu Sosiologi UNM tahun 2021.

Dengan kegigihan dan semangat pantang menyerah, Suardi lantas menuai berbagai prestasi.

Dirinya pernah menjadi wisudawan terbaik tingkat Prodi, fakultas, dan universitas pada tahun 2012. Kemudian, menjadi dosen terbaik tingkat jurusan tahun 2016, serta menjadi wisudawan terbaik tingkat Pascasarjana UNM 2021.

“Jangan pernah bertanya tentang apa yang diberikan oleh negara, kampus, orang tua dan masyarakat, tapi tanyakan apa yang telah kita berikan kepada mereka,” tandas Suardi.

Leave a Reply