UNISMUH.AC.ID, MAROS, — Warga Desa Lekopancing, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Sabtu 26 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Lekopancing itu melayani pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, asam urat, dan gula darah. Layanan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa KKN-DIK yang melibatkan sejumlah pihak untuk mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.
Sejak pagi, warga terlihat mengantre untuk mendapatkan pemeriksaan. Bagi masyarakat setempat, kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara lebih menyeluruh tanpa harus mendatangi fasilitas kesehatan di tingkat kecamatan.
Selama ini, pemeriksaan kesehatan yang dapat diakses warga di lingkungan desa relatif terbatas, terutama untuk pengecekan tekanan darah dan gula darah. Kehadiran layanan pemeriksaan kolesterol dan asam urat menjadi tambahan layanan yang dinilai bermanfaat bagi warga.
Kolaborasi lintas sektor
Kepala Desa Lekopancing Kaluddin Rapi mengatakan, kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi mahasiswa KKN-DIK Unismuh Makassar dengan Lazismu Maros, Dinas Kesehatan Maros, dan UPTD Puskesmas Tanralili.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN-DIK Unismuh Makassar serta seluruh instansi yang terlibat,” ujar Kaluddin.
Menurut dia, layanan kesehatan dengan pendekatan jemput bola membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai kondisi kesehatan mereka secara lebih mudah. Pemeriksaan tersebut juga diharapkan mendorong warga untuk lebih memperhatikan kesehatan secara berkala.
Salah seorang warga, Daeng Rasyid, mengaku terbantu dengan adanya pemeriksaan gratis tersebut. Ia dapat mengetahui kadar kolesterol dan gula darah tanpa harus mengeluarkan biaya untuk pemeriksaan di puskesmas kecamatan.
“Senang sekali ada pemeriksaan gratis ini, apalagi bisa cek kolesterol dan gula darah sekaligus. Jadi kami tahu kondisi kesehatan badan,” kata Rasyid.
Menyentuh lingkungan dan pendidikan agama
Program mahasiswa KKN-DIK Unismuh Makassar di Lekopancing tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan program lingkungan dan pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Berkolaborasi dengan Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) Wilayah II Makassar, mahasiswa membagikan bibit tanaman produktif kepada warga. Bibit tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menghijaukan pekarangan rumah sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Selain itu, mahasiswa menggandeng Lazismu untuk menyalurkan wakaf buku Iqra kepada sejumlah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di berbagai dusun di Desa Lekopancing. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung ketersediaan bahan belajar bagi anak-anak yang mengikuti pendidikan Al-Qur’an.
Pengajar TPQ Sentosa menyambut bantuan buku tersebut dengan rasa syukur. Ia mengapresiasi kepedulian mahasiswa yang turut memperhatikan kebutuhan pendidikan agama anak-anak di desa.
“Makasih banyak bantuannya, Nak. Semoga jadi amal jariah bagi kalian semua karena sudah…” ujarnya.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa program KKN-DIK Unismuh Makassar di Desa Lekopancing diarahkan tidak hanya pada satu bidang pengabdian. Layanan kesehatan, penghijauan lingkungan, dan dukungan terhadap pendidikan Al-Qur’an dipadukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

