UNISMUH.AC.ID, MAROS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Sosialisasi Keamanan dan Ketahanan Masyarakat di Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Senin, 21 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Tanralili tersebut mengusung tema “Kenali, Waspadai, Cegah: Bersama Membangun Masyarakat Tanralili yang Aman dan Tangguh.”
Sosialisasi menghadirkan tiga narasumber dari unsur pemerintah dan keamanan, yakni Kapolsek Tanralili IPDA Romi Sunggara, S.K.M., M.H., CPHR., CBA., Camat Tanralili Sudarmin, S.E., M.Si., serta Danramil Tanralili Kapten Inf Ruben Jony.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja KKN-DIK Unismuh Makassar yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta ketahanan lingkungan secara bersama-sama.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai sejumlah persoalan yang berkaitan langsung dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Materi pertama membahas peran pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan tertib. Materi ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.
Selain itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pencegahan narkotika, penipuan, dan berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Materi lainnya membahas pentingnya membangun kewaspadaan, persatuan, dan kepedulian masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Melalui materi tersebut, masyarakat tidak hanya diarahkan untuk mengenali berbagai potensi gangguan keamanan, tetapi juga didorong untuk mengambil peran dalam melakukan pencegahan sejak dini.
Camat Tanralili, Sudarmin, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa menciptakan lingkungan yang aman dan tertib membutuhkan keterlibatan bersama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, masyarakat perlu memiliki kesadaran dan kepedulian untuk menjaga lingkungan serta mencegah berbagai hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujar Sudarmin.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi menjadi salah satu ruang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat terjadi di lingkungan sekitar.
Ia juga mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi turut mengambil peran dalam menjaga kondisi lingkungan agar tetap aman, tertib, dan kondusif.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap narkotika, penipuan, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Dengan adanya kepedulian dan kerja sama antara masyarakat, pemerintah, serta aparat keamanan, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh,” lanjutnya.
Libatkan Unsur Pemerintah dan Keamanan
Kehadiran narasumber dari unsur pemerintah, kepolisian, dan TNI memberikan perspektif yang berbeda dalam membahas upaya menjaga keamanan dan ketahanan masyarakat.
Kapolsek Tanralili IPDA Romi Sunggara menyampaikan materi mengenai pencegahan narkotika, penipuan, serta berbagai gangguan kamtibmas yang berpotensi terjadi di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, Camat Tanralili memberikan materi mengenai peran pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan tertib.
Adapun Danramil Tanralili Kapten Inf Ruben Jony memberikan penguatan mengenai pentingnya kewaspadaan, persatuan, dan kepedulian masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan.
Kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan lingkungan yang tidak hanya mengandalkan aparat keamanan, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-DIK Unismuh berharap masyarakat semakin memiliki kesadaran untuk mengenali berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Pesan utama yang dibangun dalam kegiatan tersebut adalah pentingnya mengenali, mewaspadai, dan mencegah berbagai ancaman yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi masyarakat.
Kegiatan sosialisasi ini sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa KKN-DIK Unismuh untuk berkontribusi melalui kegiatan edukatif yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-DIK Unismuh berharap dapat mendorong terbentuknya masyarakat yang semakin peduli, waspada, dan tangguh dalam menjaga lingkungan.
Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam mendukung terciptanya Kecamatan Tanralili yang aman, tertib, dan memiliki ketahanan masyarakat yang kuat melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

