March 28, 2026
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
BERITA UTAMA

Syawalan Muhammadiyah Sulsel Bertabur Tokoh: Dihadiri Menteri, Gubernur, Walikota dan Bupati

UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Syawalan 1447 Hijriah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Halaman Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulsel, Sabtu, 28 Maret 2026, berlangsung dalam suasana ramai dan khidmat. Forum itu dihadiri tokoh nasional, pimpinan persyarikatan, kepala daerah, pimpinan amal usaha, serta warga Muhammadiyah dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Dari panggung acara, Syawalan tampak bukan hanya menjadi ajang halalbihalal, tetapi juga pertemuan besar yang memperlihatkan luasnya jejaring sosial Muhammadiyah di Sulawesi Selatan.

Ketua Panitia Dr. Ir. H. Abd Rakhim Nanda, S.T., M.T., IPU, yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, menyebut kegiatan itu bukan acara rutin biasa. Dalam pengantarnya, ia mengatakan, “Alhamdulillah pada kesempatan hari ini syawalan yang rutin kita lakukan setiap tahun, tapi bukan sekadar rutinitas. Karena itu kehadiran bapak-bapak dan ibu-ibu tentu akan sangat memberi nilai pada kesempatan hari ini.”

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh hadirin serta menyebut PWM Sulsel dan Unismuh Makassar sebagai unsur penyelenggara, dengan target acara resmi selesai pukul 11.00 Wita.

Kehadiran tokoh dalam Syawalan itu cukup menonjol. Dari tingkat nasional hadir Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang juga Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Hadir pula Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Irwan Akib, M.Pd., Ketua PWM Sulsel Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., unsur Forkopimda, anggota DPR RI dari kader Muhammadiyah, Dr Ashabul Kahfi.

Dari unsur pemerintah daerah, forum itu juga dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. Selain itu hadir Bupati Gowa Dr Sitti Husniah Talenrang, Bupati Maros Dr H.A.S. Chaidir Syam, Bupati Sidenreng Rappang Dr Syaharuddin Alrif, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Bupati Pangkajene dan Kepulauan Abd Rahman Assagaf, dan Wakil Bupati Sidenreng Rappang Nurkanaah.

Susunan hadirin itu membuat Syawalan Muhammadiyah Sulsel tahun ini tampak sebagai forum yang bertabur tokoh. Dari unsur persyarikatan hadir pimpinan wilayah, daerah, cabang, dan ranting Muhammadiyah, pimpinan ’Aisyiyah, organisasi otonom, serta para pimpinan amal usaha. Dari luar persyarikatan hadir pula unsur pemerintah, lembaga pendidikan tinggi, dan organisasi kemasyarakatan Islam. Di atas panggung yang sama, nama-nama itu dipanggil satu per satu, memberi gambaran bahwa Syawalan telah menjadi titik temu yang memperluas makna silaturahmi Muhammadiyah.

Ketua Panitia, Abd Rakhim Nanda, menyebut bahwa kehadiran para tokoh dan warga persyarikatan memberi nilai tersendiri bagi forum tersebut. Ia mengatakan, “Kesempatan ini saya gunakan untuk menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh hadirin dan hadirat atas kehadiran kita bersama untuk silaturahim di forum syawalan ini.”

Syawalan itu pada akhirnya tampil bukan sekadar sebagai acara pasca-Lebaran. Dari deretan tokoh yang hadir, dari keterlibatan unsur persyarikatan dan pemerintah daerah, serta dari suasana forum yang tertata, Syawalan Muhammadiyah Sulsel memperlihatkan dirinya sebagai pertemuan besar yang menyatukan silaturahmi, dan konsolidasi organisasi dalam satu panggung.